Chap 1


Kise Ryouta x Doll Reader
(Slight Aka x Reader)

Desclaimer : Tadotoshi Fujimaki.

Genre : Romance, Fantasy, Hurt/Comfort (Tambahin Sendiri).

Cast : Kise Ryouta & Reader + Pemain Pendukung KnB.

(Terinspirasi dari lagu Vocaloid - Kurikaesu Hitotsubu)

Tsugou yoku utsusareteta sakkaku
Imi wo ushinatta kotoba to jikaku
Pokkari aita kono ana wa nido to
Kaeshite to naki mayotta rotou
Mou iranai no koko ni irarenai no
Torikaerarenai kowareta hon no PEEJI
Ura mo omote mo kirei na toge yureugoku...

Aku selalu memandanginya, yah ..., dialah Master ku, saat ini ia sedang tertidur wajahnya sangat damai dan tenang, entah sudah menjadi yang keberapa kalinya aku tersenyum pagi ini, namun sungguh dilihat dari mana pun Master sangat tampan, meskipun teman-teman basket SMP Teiko nya selalu membully nya wajah cantiknya.

Ku lihat jam weeker yang semakin mendekati angka 8,

"Gawat", Pikir ku, aku harus membangunkan nya sebelum ia terlambat sekolah,

Aku menaiki ranjang Master dan menindih nya, sudah jadi kebiasaan ku membangunkannya dengan cara ini, mengingat dia sulit bangun pagi.

"Master .... Master", Bisikku padanya,

"Enghhh....", Ku lihat ia menggeliat malas lalu menutupi kepalanya dengan bantal kamarnya,

aku terkekeh kecil, Umurnya kini telah 17 lebih dan dia masih berprilaku seperti anak kecil berumur 5 tahun saat di bangunkan Ibunya.

"Master Kise Ryouta kun...., kau harus bangun atau kau akan telat dan di hukum di hari pertama kelas mu", Ku singkirkan bantal yang menutupinya lalu ku gelitik pipinya dengan jariku,

"Master.... , Akashi kun akan mengguntingmu menjadi potongan-potongan kecil jika kau terkena masalah di hari pertama kelas 3 mu dan menghabiskan waktu di kantor guru menggantikan latihan", Matanya kuning emasnya langsung terbuka lebar dan dirinya terduduk.

Tentu saja diriku yang tau Master ku akan bangun secara tiba-tiba, sudah meloncat menyingkir dan duduk menatapnya yang masih dengan bed hair dan wajah bangun tidurnya, Aku ingin mencubit pipi tembemnya namun,

"Halusinasi lagi kah .... , setiap pagi dan jika ada acara penting aku rasa seseorang membangunkan ku ssu", Ku hentikan gerakan tangannku lalu menatap Master masih dengan senyum palsu.

"Huwaaa ... shimatta, aku telat... Sensei akan menghukumku ssu", Kulihat Master meloncat dari ranjang dan melempar Jam weeker yang sempat ia pegang ke sembarang tempat,

"Hupppp... ", Ku tangkap jam itu dan sekali lagi aku terkekeh pelan melihat sifatnya yang masih saja ceroboh.

Zutto zutto tsuzukeba ii na
Susumu saki no amai gensou
GARASU goshi no kasuka na hikari
Karamatte tokeru toiki...

Ku lihat dari lantai 2, Master pergi dengan menggigit sebuah roti bakar, Ibu Master meneriakinya untuk memakan sarapan nya, dan Master hanya membalas berteriak,

"Iya ... aku akan makan di sekolah, Okaa san", Master bohong, ia takkan sempat melakukan hal itu saat sampai di sekolah ia akan sibuk dengan Kegiatan nya,
Basket dan fans-fans nya.

Ayah Master juga menyusul keluar dari Rumah, begitu pula dengan ke dua kakak Master lalu di akhiri dengan Ibu Master yang juga ikut keluar rumah,

"Hufttt ..", aku menghela nafas lalu turun dari kamar Master dan membuka kulkas.

Melihat-lihat isinya, lalu mengambil beberapa bahan untuk membuat makanan kesukaan Master, Gratin Bawang Sup (Di profil KiseDai Kise suka nih makanan :v), Sebenarnya aku bisa saja memasak dari tadi pagi, mengetahui kebiasaan Master yang suka pergi tanpa sarapan, hanya saja akan menggegerkan seluruh isi Rumah jika, alat-alat dapur & bahan makanan berterbangan dengan sendirinya.

Entah kenapa saat memotong bahan-bahan makanan yang akan ku buat untuk Master, senyum mengembang dengan sendirinya di bibir ku,

"Ku harap ini bisa berlangsung selamanya, ", Yah... benar, kuharap ini bisa berlangsung selamanya,

takkan ada yang berubah, tidak dengan ku tidak dengan Master juga, seperti ilusi manis yang kuimpikan.

Fukai fukai nemuri ni ochita
Ude no naka de egaki tsuzuketa
Kore ga saisho de saigo no yume
Naku natta watashi no basho datte...

Aku pergi ke sekolah Master untuk menaruh bekal yang sengaja ku buat untuknya, dan seperti biasa, saat ia melihat lokernya nanti ia akan menemukan Bekal yang ku buat untuknya,

Jujur saja Master itu sedikit Aho, ia bahkan tak berpikir panjang bagaimana sebuah bekal berada di lokernya ketika hanya dirinya yang memiliki kunci lokernya.

Tapi syukurlah ... , dengan begitu ia takkan kebanyakan bertanya.

------------*-------------

sudah lewat 30 menit jam Istirahat Teiko, namun Master tak menunjukkan batang hidungnya sama sekali,

"Mungkin Master sedang ada di suatu tempat atau terkena masalah", Pikirku lalu mencoba mencarinya di Gym,

namun nihil, aku tak menemukannya di Gym,

"Apa Master, terlambat dan kena hukuman lagi ?", Aku melangkah dan menemukan sosok kuning (spongebob kaleee :v), yang tengah melangkah dengan seorang gadis bersurai coklat dengan warna mata coklat muda.

"Ma-", Aku ingin mengampirinya, namun ia terlihat sedang bercanda ria dengan gadis, tak hanya itu Master juga merangkul bahu gadis itu dan mencium pipinya, melewati ku begitu saja membawa kotak bekal yang ku tebak adalah buatan gadis itu.

"Master....", Mata ku terasa panas, seolah-olah ada sesuatu yang memaksa keluar,

Posisi ku telah tergantikan... , rasanya seperti tidak mungkin namun inilah kenyataannya

Shinjitetan da honki de utagau nante iya de
Hanarete iku you na ki ga shitan da dakedo
Hajime kara zenbu uso chikazuite nanka nai
Konnani maiagatte baka mitai...

Hari-Hari telah berlalu, dan aku tetap berpikiran positive tentang master, aku benar-benar percaya Master takkan menggantikan posisi ku dan wanita yang kemarin ku lihat, mungkin dia hanya teman biasa Master.

Namun ada yang aneh dengan Master, Master tak lagi seperti Master yang dulu, Akhir-akhir ini Master sering pulang malam dan ia tak lagi menempatkan diriku di meja sebelah ranjangnya,

Ia mengubah desain aja Kamarnya semuanya jadi terlihat seperti Master yang dewasa.

Aku bukannya membenci Master yang sekarang ini, hanya saja aku rasa kami menjauh, Master tumbuh dan semakin jauh dari ku berbeda dengan ku, yang tetap seperti ini dan tetap mencintai Master.

"Haaa... yang ini juga tampak usang ", Aku mengelus salah satu pesawat mainan Master sama seperti ku dia adalah Mainan yang paling disayangi Master,

namun sekarang Master singkirkan, di biarkan begitu saja di dalam kotak mainan dan tak tersentuh lagi untuk waktu yang lama.

"Master Juga pernah dekat dengan mu bukan ?", aku mengelusnya lagi,

"apa yang di lakukan Master pada kita hanya sebuah kebohongan belaka ?", tanya ku lalu ikut masuk ke kotak mainan.

TBC~

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top