Epilog
Hayo siapa yang suka picturenya? ^_^.
Reader POV
Hitam.
Semuanya memakai pakaian hitam.
Bahkan langit pun meneteskan air mata. Ah ya, sekarang merupakan pemakaman dari Akaashi Keiji mantan pacarku.
Tak kurasa waktu berlalu begitu cepat, orang-orang sudah pulang. Orangtuaku berpesan agar tidak terlalu lama disini, tapi kurasa aku tidak bisa melakukannya.
Orangtua Keiji bahkan tidak marah padaku, mereka hanya mengatakan semuanya sudah diatur Kami-sama.
Dan yang jelas aku yang paling merasa... tidak aku penyebab kematian Keiji.
"Eto, (f/n) aku tau kau sedih tapi um tidak baik jika sampai kau sakit." Saran Bokuto kemudian memberikanku payungnya. Jangan lupakan sekarang ini sedang hujan.
"Aku pulang dulu (f/n), aku tau sekarang kau sedang sangat sedih. Tapi, berada di tempat ini, tidak akan memperbaiki segalanya." Kata Bokuto-san kemudian pergi menyisakanku sendiri di sini.
Mungkin yang dikatakannya benar, tapi tetap saja aku yang mengajaknya pergi. Dan aku yang membuatnya seperti ini.
Tes tes tes
Biarlah air mataku jatuh seperti hujan ini.
Aku membuka payungku kemudian mengambil handycam, pemberian terakhir Keiji.
Setelah jatuh dari ketinggian 4 lantai, polisi menemukanku dan membawaku ke rumah sakit.
Para dokter yang memeriksaku cukup terkejut karena lukaku hanya sebatas lecet-lecet saja. Tidak ada yang tulang yang patah atau retak.
Polisi meminta penjelasan padaku, dan keterangan yang kuberikan pada mereka cukup untuk membuat mereka percaya padaku.
Aku juga menanyakan apa yang terjadi. Mereka bilang setelah aku jatuh, mereka mendengar suara ledakan yang sangat keras.
Aku memeriksa, apakah ada rekaman yang penting di handycam ini. Dan yah aku menemukan satu. Langsung saja kutekan tombol play.
Ehm eto...
Tes tes tes *uhum*
Halo (f/n) [muka datar].
Bagaimana ya? Um (f/n) kalau kau melihat video ini, sekarang aku sudah mati.
(F/n) aku sudah menyukaimu sejak lama dan aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Jadi kalau kau melihat video ini, setidaknya kau tau perasaanku yang sebenarnya padamu.
Dan pasti kau sekarang merasa sedih kan?
(F/n) jangan menangis ya, kau akan membuatku marah padamu.
Carilah seseorang yang lebih baik dariku
(f/n), masih banyak diluar sana.
(F/n) izinkan aku mengatakannya sekali lagi
Aishiteru.
"Keiji Baka!!" Seruku pelan.
Entah dia mendengarnya atau tidak.
I still remember the look on your face
Lit through the darkness at 1:58
The words that you whispered
For just us to know
You told me you loved me
So why did you go
Away
Away
Wajah datar, membuat gadis-gadis sulit mendekatimu. Setidaknya apa yang kau katakan padaku benar kan?. Kau yang menyatakan perasaan duluan, tetapi kenapa kau yang duluan pergi ke tempat yang tak bisa kugapai? Sungguh tempat itu tak bisa kugapai.
I do recall now
The smell of the rain
Fresh on the pavement
I ran off the plane
That October thirty first
The beat of your heart
It jumps through your shirt
I can still feel your arms
Biarlah hujan ini menjadi temanku untuk sementara. Membayangkan bau hujan ini seperti baumu. Halloween ini tidak akan kulupakan sungguh.
Saat kau menggendongku bridal style, tidak akan kulupakan detak jantungmu dan detak jantungku yang berpacu begitu cepat. Dekapanmu yang begitu hangat, membuatku ingin merasakannya lagi.
But now I'll go sit on the floor
Wearing your clothes
All that I know is
I don't know how to be something you missed
Never thought we'd have a last kiss
Never imagined we'd end like this
Your name, forever the name on my lips
Tidak ada lagi setter sebaikmu yang memberikan toss pada Bokuto-san. Tidak ada lagi yang akan meminjamkan mantel yang bertuliskan Fukurodani padaku.
Walaupun kau telah bahagia disana...
Setidaknya, ingatlah aku ya?
Ciuman terakhir yang kau berikan padaku...
'Maaf dan sayonara.'
Kenapa hubungan kita berakhir seperti ini Keiji-kun?
Tidak tahukah kau, kalau sekarang aku sedang sangat rapuh?
Tapi namamu yang kan selalu terukir di bibirku.
'Aishiteru.'
'Keiji-kun...
Melepasmu, rasa sakitnya sampai menusuk jantung.'
**Owari**
Akhirnya cerita ini selesai juga...
Jangan membunuhku karena sad ending -_-. Kita kan berjumpa di cerita lainnya #eeeeaaaaa.
Aku tidak berharap untuk menang, tapi semoga kalian menikmati ceritaku.
Jaa ne
Minggu 30 Oktober 2016
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top