Chapter 2 : Strange Message
(B/fn) = Best Friend Name
"HEI HEI HEI!" seru Bokuto yang baru saja menghancurkan acara melamun (f/n).
"Hei? Hei? Hei? Bokuto-San." (f/n) membalas sapaan Bokuto dengan nada bertanya.
"Bukan begitu, tapi HEI HEI HEI!" seru Bokuto antusias.
"Hei? He... ah sudahlah lupakan." kau menggembungkan pipimu.
"Hm pantas saja Akaashi menyukaimu, sudah cantik, kawaii pula." Niatnya sih mau mencubit pipimu tapi tangan Bokuto udah ditepis duluan.
"A-apa? Keiji-san me-menyukaiku?" Pipimu merona merah layaknya kepiting rebus.
"Mhuahahhahaha tuh kan? Jelas kamu menyukai Akaashi." Bokuto berkata sambil tertawa kencang, membuat semua orang di kelasmu memandang kalian heran, terutama perempuan.
"Ngomong-ngomong, sebentar aku pinjam Akaashi ya? Biasalah latihan spike." kata Bokuto sambil mengedipkan sebelah matanya.
"Eh? Pinjam? Bo-boleh." jawab (f/n) sambil terbata-bata.
TING TONG TING TONG
"Dadah (f/n)." kata Bokuto sambil melambaikan tangan dan membuat seluruh perempuan di kelas menatap tajam pada (f/n).
~~~~
"(F/n)." panggil seseorang.
Toh, kau terlalu sibuk dengan acara mengkhayalmu sehingga orang yang memanggilmu diabaikan.
Sepertinya kau terlalu banyak memikirkan tentang pembicaraanmu dengan Bokuto tadi.
"(F/n) Hidoi!"
Kau pun menengok ke asal suara dan kau mendapati temanmu yang bernama (b/fn) yang memasang wajah kesalnya, karena diabaikan olehmu tadi.
(Stella sarankan (b/fn) readers namanya laki - laki karena ... *evil smirk*)
"Gomenasai (b/fn)."
"Oklah aku maafkan." gerutunya.
"Oh ya, tumben kau datang kesini ada apa (b/fn)-senpai?" Kau pun heran dengan kelakuan senpaimu ini.
"Ketua osis menyuruhku."
"Eh? tapi aku tidak melakukan sesuatu yang salah kan?" Katamu sambil mengingat - ingat hal apa yang membuatmu harus berurusan dengan ketua osis Fukurodani itu.
"Oh tenang saja, kau tidak membuat masalah kok."
Kau speechless saat melihat senpaimu mengacungkan jempolnya.
"Terus ada apa?"
"Kau diminta untuk menyelidiki sebuah rumah kosong." Jawabnya.
"APAA?!" Serumu.
Dan sekali lagi semua orang di kelas menatapmu dengan tatapan heran.
Maaf yang sebesar - besarnya readers.
Chapter 2 cuma pendek, sekali lagi maaf.
Tugas sangat SANGAT sangat banyak, aku nggak bohong lho.
Sampai jumpa lagi!
Senin 10 Oktober 2016
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top