Prolog

consolation (n): a person or thing that makes you feel better when you are unhappy or disappointed

#Now Playing: Urban Zakapa - I Don't Love You

Setiap orang punya impian menikah dengan seseorang yang mereka cintai. Hidup bahagia dan mengarungi bahtera rumah tangga dengan berjuang bersama-sama. Tidak ada satu pun yang ingin diabaikan oleh pasangan mereka. Tidak ada. Sayangnya, India termasuk salah satu yang tidak beruntung soal pernikahan.

India menikahi seseorang yang tidak pernah mencintai dan mengenalnya dengan baik. India terpaksa memenuhi permintaan mendiang temannya, yang sebelum ini menikah dengan suaminya. India diminta menjaga dan menemani Jondas, laki-laki yang ditinggal dalam duka.

Seperti hari kemarin, Jondas mengabaikan India. Lagi dan lagi. Setiap hari tanpa mengenal waktu dalam dua tahun ini.

"Mas, nanti mau...." Kata-kata India tertahan sesaat melihat suaminya bangun dari tempat duduk seusai sarapan dan berbalik badan tanpa pamit.

"Papa, kok, main pergi gitu aja? Kenapa nggak pamit?" celetuk Joantra.

"Lupa." Jondas menjawab datar. Kembali mundur, lalu mengusap satu per satu kepala anaknya. "Papa berangkat, ya. Jangan aneh-aneh di sekolah."

"Papa nggak pamit sama Bunda?" sela Jowan.

Tidak menjawab apa-apa, Jondas hanya mengusap kepala kedua anaknya sekali lagi sebelum berbalik badan dan pergi berlalu.

India cuma bisa memaksakan senyum saat dua anak tirinya menoleh padanya dan memasang wajah sedih seakan-akan sedang mengkasihani. Satu hal yang menjadi kekuatan India untuk bertahan sampai detik ini adalah dua anak kembar berumur tujuh tahun itu. Sisanya tidak ada. Sikap Jondas padanya seperti itu. Selalu tidak peduli dan mengganggapnya tidak ada.

"Yuk, yuk, kita berangkat sekolah." India menghampiri anak-anak tirinya dengan senyum lebar. Walau dia sedih, anak-anak tirinya tidak boleh tahu. "Kalian mau dibawain apa nanti pas pulang sekolah? Biar Bunda bawain."

"Bunda..."

Joantra dengan tiba-tiba memeluk India. Erat. Detik berikutnya disusul Jowan yang turut memeluk India.

"Makasih Bunda selalu baik sama kami," ucap Joantra.

"Kami sayang Bunda," sambung Jowan.

Kedua sudut bibir India tertarik sedikit demi sedikit. Walau kehadirannya tidak pernah dianggap ada oleh Jondas, paling tidak ada Joantra dan Jowan yang kerap menunjukkan kasih sayang dan menerimanya dengan tangan terbuka.

India mengusap kepala Joantra dan Jowan bergantian. "Bunda juga sayang kalian."

Entah sejauh mana India bisa menghadapi Jondas. Kesabarannya mulai menipis pelan-pelan.

❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹

Yuk tinggalkan vote dan komen kalian🤗

Sebelumnya cerita ini ku publish di akun sebelah heytashleen cuma balik lagi ke sini dah ye🤗 Sebenarnya cerita ini ada prekuelnya, tapi aku lebih suka versi ini jadi ini dulu yang aku republish :3 (prekuelnya tentang apa? ya tentang Jondas sama istri pertamanya, bukan si India hehehehe)

Cerita ini pertama kali aku publish tahun 2023. Jadi udah 3 tahun cerita ini aku unpub hehe btw, enjoy! Semoga suka genre agak angst ini wkwkwkwk XD

Follow IG: anothermissjo & heyjoandtash

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top