Prolog
Sepuluh tahun yang lalu, anomali terjadi di seluruh dunia. Aurora yang seharusnya hanya ada di kutub memunculkan pesonanya disetiap langit belahan dunia.
Semua orang awam kagum, tetapi para ilmuwan menganggap bahwa ini adalah akhir dunia. Seluruh awak media gencar mengumbar fakta yang dilebih-lebihkan, berniat mencari sensasi namun malah menimbulkan makin banyak kecemasan.
Seakan tak puas dengan anomali tersebut, sesuatu yang aneh mulai menimpa manusia. Beberapa diantara milyaran manusia mengalami waktu berhenti pada tubuhnya. Semuanya baru diketahui setahun kemudian
Seorang ibu yang cemas karena anaknya tak menunjukkan perubahan apapun pada tubuhnya akhirnya membawa anak tersebut ke dokter, kemudian berlanjut hingga ke pusat penelitian.
Pada akhirnya, anak perempuan itu menjadi kelinci percobaan untuk mengetahui fenomena tak lazim tersebut. Setelah gadis cilik itu berada di pusat penelitian, tak ada yang boleh menemuinya lagi.
Hal tersebut menyebabkan sang ibu merasa putus asa, hanya gadis itulah pegangan hidupnya dan sekarang ia tak dapat bertemu dengannya lagi. Ironinya, semua karena sang ibu.
Tak lama dari kejadian anak perempuan tersebut, beberapa orang ditemukan dapat mengendalikan seluruh benda sesuai keinginannya, ada juga yang bisa menggunakan kekuatan alam ataupun berbicara dengan para hewan seakan-akan mereka bisa mengucapkan kata-kata manusia.
Fenomena aneh semakin merajalela, para manusia berkekuatan di luar nalar manusia semakin banyak, dan acap kali beberapa diantara mereka akan melakukan tindak kejahatan.
Tataan dunia pada akhirnya menjadi kacau, kedamaian direngut oleh para manusia berkekuatan super. Namun, walau kuat, jumlah mereka sangat sedikit —dan karena hal tersebut kendati korban jiwa dari para manusia biasa cukup banyak—mereka bisa meringkus para manusia sinting tersebut.
Dengan para pembelot yang tertangkap, kedamaian kembali. Seluruh dunia mulai damai kala manusia sinting di seluruh dunia tertangkap. Seluruh dunia akhirnya sepakat membentuk pasukan khusus yang bernama Crinon untuk menangkap setiap manusia berkekuatan super di luar sana.
Kemudian, stigma tentang Cridle yang membawa petaka kepada manusia, telah merajalela.
Cridle, makhluk berkekuatan super dengan penuaan yang sangat lama. Setahun terasa bagai sebulan untuk mereka—atau mungkin hanya seminggu. Mereka disamakan dengan vampire walau kebiasaannya menyerupai manusia. Yang berbeda, hanya umur mereka dikatakan panjang karena penuaan yang lambat.
Segala elemen di bumi serta benda apapun yang ada di sekitar bisa mereka gerakkan. Bahkan, menciptakan sebuah lubang hitam yang tak memiliki dasar. Ada pula yang bisa menciptakan cahaya seperti matahari. Mereka kuat, dan karena hal tersebut banyak diantara mereka pongah akan kemampuan sendiri. Menyebabkan petakan bagi para Cridle yang tak ingin menimbulkan masalah.
Setiap manusia yang penuaannya sangat lama, akan ditangkap. Tak ada yang tahu mereka akan mengalami hal apa di pusat penelitian yang menjadi tempat bernaung para Cridle dan sebenarnya, tak ada yang mau tahu. Cridle adalah penjahat, dan mereka pantas dihukum dengan cara yang kejam.
Manusia yang kejam dan naïf. Cridle yang terbagi menjadi naïf dan kejam. Tak ada yang berbeda dari mereka selain kekuatan. Lantas, kenapa mereka saling menyakiti dengan dalih demi kedamaian? Tak bisakah mereka saling melempar ego dan berjabat tangan dengan hati lapang dada?
Jika pada akhirnya Cridle dan manusia biasa tak bisa hidup damai, apa tujuan sebenarnya dari kehadiran Cridle diantara para manusia?
TR, 27 Mei 2xxx
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top