Diam
Aku memang meragu dengan keputusan ini.
Tak sebaiknya aku berbicara langsung padamu.
Katakan aku tidak punya keberanian.
Pengecut? Bisa saja.
Kenapa?
Aku hanya ingin menyimpan seluruh rasa ini dalam palung hatiku saja.
Dalam eloknya senja aku diam-diam merindu.
Lewat angin yang embusannya kencang, aku berteriak rindu.
Meskipun begitu, aku akan terus menjaga.
Menjaga perasaan itu dalam diam.
Brebes, 3 Januari 2017.
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top