Bekerja sebagai sekretaris seorang Mahesa Pradana memang sangat menguras energi; tepatnya energi raga dan jiwa. Tapi walau bekerja dengan Mahesa membuat Sukma Aulia lelah luar biasa, ia tetap bertahan di sisi bosnya yang super dingin itu. Bukan karena cinta atau karena bosnya itu mirip Josh Harnett, tapi karena bekerja sebagai sekretaris Mahesa membuat dompetnya selalu tebal. Lagi pula-Mahesa si Josh Harnett KW itu, memang betulan bos yang baik walau kadang permintaannya menyebalkan. Jadi, walau bekerja dengan Mahesa membuatnya jadi jomlo menahun karena ia tidak punya waktu untuk berkencan, Sukma akan tetap bertahan. Pengalaman hidup memberinya satu pelajaran berharga; hidupnya bisa baik-baik saja tanpa laki-laki tapi akan langsung blangsak jika tanpa uang. Lagi pula, sepertinya cupid juga sedang tidak tertarik dengan kehidupan percitaannya yang membosankan. Hingga panah-panah asmara si cupid tidak pernah ia terbangkan padanya. Lalu entah cupid sedang mabuk atau sedang hilang akal, tiba-tiba jantung Sukma selalu berdebar jika di dekat Mahesa. Atau mungkin bosnya yang sudah gila, karena... kenapa Mahesa yang biasa dingin seperti beruang kutub itu jadi perhatian begini?…
Luna dan Bagaskara adalah minyak dan air. Mereka tidak akan pernah bisa menyatu walau di tempatkan di wadah yang sama. Mereka adalah kutub utara dan kutub utara. Dua kutub magnet yang akan saling tolak menolak jika didekatkan.Semua dimulai dari tatap yang memikat di malam penuh bintang itu. Debar yang seharusnya jadi cinta pertama. Namun, jika ini cinta ...Kenapa ada kebencian yang menyala-nyala? Namun, jika ini cinta mengapa ada begitu banyak rahasia?…
Sejak kecil Maya Hanggini suka pesta pernikahan. Ia suka dekorasinya yang cantik, bunga-bunga yang ditata dengan menawan, gaun pengantin yang seperti baju putri di negeri dongeng, dan kecupan di altar yang seperti sebuah happy ending di kisah fairytale. Oleh karena itu, sejak umur sepuluh tahun Maya becita-cita menjadi seorang wedding organizer.Dari Senin sampai Minggu gadis itu selalu mengurus pesta pernikahan. Namun, ia sama sekali tidak tertarik untuk menikah. Hatinya sudah lama hancur. Hatinya sudah lama beku, ia mati rasa. Sejak Leo meninggalkannya dan memutuskan untuk menikahi sahabatnya, ia memutuskan untuk berhenti jatuh cinta.Bukan karena ia masih mencintai mantannya, tapi hatinya begitu terluka sampai sakitnya-membuat ia memutuskan untuk membunuh perasaannya sendiri.Namun, katanya; dua hati yang terluka bisa saling menyembuhkan satu sama lain.Selama sepuluh tahun terakhir Sergio Darmawan hanya mencintai seorang wanita. Ia hanya pernah sekali jatuh cinta, lalu juga harus membunuh sendiri perasaannya.Ia begitu terluka, hingga tidak tahu apakah ia bisa jatuh cinta lagi.Takdir membuat dua orang yang terluka ini berjumpa. Nggak ada yang namanya kebetulan. Semua terjadi karena sebuah alasan.Namun, ternyata luka dan trauma masih menang dan tak mau kalah.Ada cinta yang menyala-nyala, namun harus mati saat itu juga.Karena luka masa lalu terus menggerogoti seperti kulit kedua.…
Saat umurnya 7 tahun, Mama menikah lagi. Sehingga Gadis punya Kakak dan Ayah baru. Dan nama belakang baru. Kini namanya menjadi Gadis Hutomo. Lalu, inilah bagian tergilanya. Gadis mencintai kakak tirinya sendiri. Sejak pertama kali mengenal yang namanya cinta. Gadis langsung mencintai Edgar Hutomo. Edgar Hutomo adalah cinta pertamanya, dan ada di dekat laki-laki itu membuat perasaannya semakin berkembang setiap harinya. Dan itu benar-benar menyiksanya. Oleh karena itu, setelah lulus kuliah Gadis memutuskan untuk tinggal di kampung halamannya di Yogyakarta. Sejauh mungkin ia menghindar dari Jakarta dan cinta terlarangnya yang semakin menggila. Tapi katanya; kalau kamu benar-benar menginginkan sesuatu, seluruh jagad raya akan bersatu padu membantumu untuk mewujudkannya. Itulah yang namanya takdir, dan kita tidak bisa lari dari takdir yang sudah tertulis sebelum kita lahir. Karena sejauh apapun Gadis berlari, pada akhirnya ada saja yang membuatnya harus kembali ke Jakarta. Seolah semesta memang suka bercanda. Padahal cintanya terlarang, tapi kenapa selalu ada jalan pulang?…
'Musim Kawin'Nyatanya musim kawin tidak hanya berlaku pada hewan. Tapi pada manusia juga. Biasanya undangan pernikahan akan datang berbondong-bondong setelah lebaran, atau Sasmitha Jayadi biasa menyebutnya sebagai 'musim kawin'.Dan di setiap waktu itulah Mitha akan didera oleh migrain tak berkesudahan. Bukan karena ia jadi iri ingin menikah juga, tapi karena ia benci ditanya kapan nyusul melulu. Apalagi Mama juga terus mengungkit hal yang sama, membuat kepala Sasmitha makin pening saja. Sehingga akhirnya ia memutuskan untuk membuat keputusan gila yang akhirnya meremukkan hatinya sendiri. Karena perasaan yang seharusnya pura-pura itu, malah berkembang menjadi nyata. Padahal sejak awal ia tahu, jika Wisnu Jatmiko, bukan seseorang yang bisa ia tahan di sisinya untuk selamanya.…