Prolog
Fantasia, sebuah dunia yang teridiri dari banyak ras.
Dunia tak damai. Perang banyak terjadi akibat ego semua ras.
Tepat di tahun 900 Fantasia, saat perang terbesar sepanjang sejarah berakhir, dunia telah benar-benar berubah, menjadi dunia di mana banyak orang yang diperbudak.
Ras yang menang adalah ras manusia, mereka menang walau sudah mendapatkan serangan dari ras-ras lain dan juga saat ras-ras lain membentuk aliansi.
Tentu saja itu membuat mereka yang paling berkuasa di Fantasia. Dan nama Kerajaan Babel, tak butuh waktu yang lama untuk disebarluaskan.
"Tolak perbudakan!"
"Jangan tindas yang lemah!"
"Kalah bukan berarti kehilangan segalanya!"
Suara dari kaum minoritas manusia yang menentang perbudakan, melakukan aksi demo di depan istana Kerajaan Babel yang berbentuk seperti menara.
Akan tetapi, betapa kejinya, semua orang yang melakukan demo itu, langsung dipenggal kepalanya, untuk mengintimidasi pendemo lainnya. Tentu saja, itu berhasil menyempitkan aksi berontak terang-terangan seperti demo itu.
Akan tetapi... itu membuat beberapa orang yang menolak perbudakan, mencari cara lain yang tidak terang-terangan.
Sepuluh orang berarmor berkumpul melingkar dalam satu ruangan yang hanya diterangi oleh sebuah lilin besar. Mereka saling menyembunyikan identitas mereka dengan menutupi seluruh tubuh dan juga nama mereka.
Orang pertama menghantamkan kedua tangannya.
"#1, Fist."
Orang kedua menggambar salib di depannya.
"#2 Creed."
Orang ketiga menekuk badannya ke bawah dan melihatkan badannya yang besar.
"#3 Tortoise."
Orang keempat mengayunkan sabit.
"#4 Death God."
Orang kelima menggunakan sihir cahaya dan memproyeksikan langit malam yang berbintang.
"#5 Orion."
Orang keenam melayang-layangkan sebuah roda yang berpedang.
"#6 Fortuna."
Orang ketujuh menyandang pedangnya di depannya layaknya ksatria yang sedang latihan baris-berbaris.
"#7 Knight."
Orang kedelapan menusuk udara kosong di depannya dengan rapier.
"#8 Fencer."
Orang kesembilan mengatakan sesuatu dengan suara kecil. Sebuah lingkaran sihir warna hijau muncul, lalu angin kencang tiba-tiba memutari bagian dalam ruangan itu dan membuat api lilin pun membara.
"#9 Tempester."
Orang kesepuluh juga mengatakan sesuatu. Sebuah lingkaran sihir biru muncul, dan membekukan api yang mulai membara itu.
"#10 Freezer."
Ketika orang kesepuluh menyelesaikan perkenalannya, api beku itu pecah dan menjadi partikel-partikel kecil di udara.
Semuanya telah mengenalkan identitas samaran mereka. Semuanya memiliki keunikan masing-masing, dan kekuatan yang cukup bisa diandalkan.
Dan sepuluh orang inilah... pendiri awal sebuah organisasi bayangan penentang perbudakan tertentu... dan nama organisasi itu adalah...
Catatan:
Ini adalah ceritaku yang ke... entah berapa. Tapi ini adalah pertama kali aku menulis Fantasi Petualangan.
Terinspirasi dari:
No Game No Life(adanya ras, dan kebalikannya, di sini manusia meraja lele-eh, lela.)
Akame ga Kill!(menentang pemerintahan dan dunia yang kejam)
Re: Zero(sihir-sihir yang ga pake banyak cingcong)
Rokudenashi Majutsu Koushi(Lingkaran sihir), dll.
Fairy Tail(presentase kelahiran yang bisa punya sihir di tiap ras)
Dan sumber religi yang mungkin bisa diterima bagi khalayak umum.
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top