Q&A Answer!

Di sebuah ruangan gelap tanpa penerangan, tujuh kursi berjajar, tujuh orang berbeda duduk diatasnya dengan raut wajah nano-nano.

Hi, Minna-san!!!

Waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba!!

Pertanyaan yang masuk telah dimuat disini yeay!

So, it's show time!

"Tapi juga ga usah diiket juga kali" -Kagami.

"HWAAA GELAP -SSU!!! LEPAS -SSU!! DASAR FANS FANATIK!!" -Kise.

BRUAK!

Kun-- Kise terbogem.

"Sapa yang lu sebut fans fanatik tadi hah?" -Akai.

"GA TAU -SSU!! LEPASIN DULU!!! GELAP!" -Kise

Srug!

"Tu, wa, ga, pat, ma, nam... Eh, kurang satu" -Akai.

"Paling juga Aomine nanodayo" -Midorima

*Ambil senter, senterin seluruh ruangan.*

"Oh, iya. Ini si Aomine" -Akai.

"Sip! Lengkap ya berarti" -Akai.

"Oke! Kita langsung mulai aj--" -Akai.

"Lepasin kita dulu, woe!" -All

"Ga ah, ntar klean pada kabur" -Akai.

"Ga, ga akan kabur" -Kagami.

*Mikir*

"Okashi o tabetai~" -Murasakibara.

"Oke!" -Akai.

Klik

Klak! Klak! Klak!

"Gua diculik tadi, ga elite banget sumpah. Baru buka pintu gua disemprot gas kentut sigung" -Kagami.

"Njer! Mantap!" -Aomine.

"Lu lebih ga elite tau, dikirimin sepaket lebah aja udah pingsan" -Akai.

"Anj--"

"Tahan, tahan, ga boleh toxic" -Akai.

"Daiki anak Soleh :)" -A(h)omine.

"Kenapa kita tidak langsung mulai saja. Itu yang disana sudah berapi-api" -Tetsuya.

*Noleh*

"Whut?! Woe Akashi! Itu api matiin woe! Kebakaran nanti!" -Akai.

"Beraninya kau--"

"PERTANYAAN PERTAMA DARI... ETTO... akane_akari05-san! Kita sama-sama Akane hoho~" -Akai.

"Pertanyaan pertama akan dibacakan oleh babang cebol merah kita! Akashi Seijuurou!" -Akai.

'sumpah, ini makhluk satu jago banget bikin orang emosi' -All

"Makasih loh, nih, baca tu" -Akai.

~•~ Untuk Kuroko : kenapa kamu suka milkshake trus kenapa mau jadi bayangan Kagami? ~•~

"Karena vanilla shake itu manis dan sehat, aku tidak bisa minum cola ataupun minuman berkarbonasi lain. Kalau untuk kagami-kun, aku juga tidak tahu, mungkin karena  cahaya baruku ini lebih pintar dibanding cahaya lamaku yang *kacang keberuntungan* " -Tetsuya.

"Toxic dengan sopan" -Aomine.

"Tet, kekurangan cabe ya? Kurang pedes" -Akai.

"Aku lebih suka vanilla shake, Akai-san" -Tetsuya.

"Next, Kagami" -Akai.

~•~ Untuk Kagami : kenapa kamu suka makan banyak? ~•~

"Banyak? Banyak dari mananya? Ini normal. Kalian aja yang makannya kedikitan" -Kagami.

"Kagami itu kalau perutnya bukan terbuat dari karet ya paling perutnya lebih dari satu" -Akai.

"Giliran ku 'kan -ssu... Etto..." -Kise.

~•~ Untuk Kise : sejak kapan kamu jadi model? ~•~

"Sejak kakak-kakakku mengusulkannya -ssu! Aku jadi model tertampan 'kan -ssu! Wajahku ada dimana-mana bukankah itu hebat?!" -Kise.

"Iya, sih hebat. Sampe di kali dan di jamban juga ada" -Akai.

"Hidoii-ssu!" -Kise.

"Kau tidak boleh seperti itu nanodayo" -Midorima.

"*Terharu* Midorimacchi..." -Kise.

"Kemarin aku melihatnya di toilet umum nanodayo, menggelikan" -Midorima.

Pundung.

"Apa sih sebenernya salahku -ssu" -Kise.

"Kise, ada cacing itu, di depan lu!" -Akai.

"HUA?! MANA -SSU?!" -Kise mundur, nabrak kursi yang isinya...

Brug

"Wow" -Aomine.

"Rest in Jamb-- Peace, Kise" -Akai.

"Itu tadi Akaicchi mau bilang jamban ya -ssu!" -Kise.

"Nggak kok" -Akai.

"Ryouta" -Akashi, selaku korban yang ditabrak dan jatuh muka duluan mulai panas.

"A-a-akashic-chi... SUMIMASEN! GOMENNASAI! MAAFKAN HAMBA -SSU!!" -Kise sujud.

Dan terjadilah hujan gunting dadakan disertai badai jeritan Kise.

#RIPKise.

"Gua ga peduli, gua ga denger, bodo amat..." -Akai nutup kuping.

"Next Midorima!"

~•~ Untuk Midorima : kenapa kamu tsundere dan kenapa kamu suka bawa benda aneh? ~•~

"Kapan aku tsundere nanodayo? Aku bukan seorang tsundere nanodayo. Benda aneh? Itu lucky item nanodayo, aku bisa sial jika tidak membawanya nanodayo" -Midorima.

"Hm... Apa lu sepeduli itu sama orang lain makanya sering kasih lucky item?" -Akai.

"Kapan nanodayo? Emangnya aku kasih lucky item ke siapa nanodayo?" -Midorima.

"Takao" -Akai.

"Pfft--" -All.

"Midorimacchi out, saingan buat dapetin (Y/n)cchi berkurang -ssu" -Kise.

"Itu cuma supaya aku nggak kena sial nanodayo!" -Midorima.

"Ho~ souka~ ga ada tujuan lain gitu, hm~" -Akai.

"Hentikan nada anehmu itu nanodayo, dasar fujoshi" -Midorima.

"Tehe~" -Akai.

*Muntah* -All.

:')

"Next! Malah ngomongin apa ini. Aomine!"

~•~ Untuk Aomine : Kenapa kamu itam? ~•~

"Itam? Apanya? Warna rambut sama mata gue emang gelap" -Aomine.

"..."

"Ga sadar diri -ssu" -Kise.

"Perlu cermin?" -Akai.

"Yang itam itu maksudnya kulitmu, Aomine-kun" -Tetsuya.

"Emang sejak kapan gue itam? Eksotis begini dibilang itam" -Aomine.

"Huek!" -All.

"Paling juga kecemplung di arang nanodayo" -Midorima.

"Eh? Bukan gara-gara habis dibakar terus disiram air -ssu?" -Kise.

"Bukan gara-gara mandi di kubangan ya?" -Kagami.

'kenapa gue punya anak buah otaknya geser semua ya lord' -Akashi

"Salah, kalian semua. Aomine itu item gara-gara..." -Akai.

"Gara-gara..."




"Gara-gara..."









"Gara-gara..."














"Gara-gar--"

"CEPETAN SYALAND!" -All.

"Gara-gara..." -Akai.

"Bilang gara-gara sekali lagi gua shoot ke ring Lo  Kai" -Midorima.

"Midorima serem" -Aomine.

"... Ya mana gua tau lah, ogeb😂😂 klean kira gua tau" -Akai.

"(Semua kosa kata kebun binatang yang kalian tau)"

*Ignite pass kai*

*Emperor eye*

*Meteor jam*

*Smackdown*

*Dorong dari atas gedung*

*Injek*

*Long shoot*

*Pingsan*

"Ada ternyata makhluk jejadian kek dia di dunia ini" -Kagami.

"Tekanan darah gua naik nanodayo" -Midorima.

"GILA, SAKIT WOE!" -Akai.

"Fix, Akai bukan manusia" -Aomine.

"Lah?! Gua manusia!" -Akai.

"Mana ada manusia masih bisa bertahan habis diserang telak gitu" -Kagami.

"Ada, gue buktinya" -Akai.

Inilah yang dinamakan pelangi demon version, aura berapi-api, nafsu membunuh, dan emosi yang meluap.

"Woaaa, stop stop stop!!! Kenapa ga tanya orangnya langsung aja?!" -Akai.

"?! Dilempar?!" -Aomine.

" *Menghela napas* Gua item karena..." -Aomine.

"Karena..."

"Bilang karena sekali lagi..." -All.

"Oke oke, karena... Guesukamaindigunungwaktukecil" -Aomine.

"Ha? Apaan? Cepet banget" -Akai.

"Gua suka main di gunung waktu kecil! Puas?!" -Aomine.

"Puas" -All.

"Next! Murasakibara!"

~•~ Untuk murasakibara: boleh bagi tinggi nya gak? ~•~

"Hm~ mendokusai~"

"Boleh aja tapi nanti aku ga bisa jadi center lagi, Aiko-chin. Kalo bisa bagi tinggi, Akai-chin udah aku bagi dari dulu, kasian tenggelam" -Murasakibara.

"GUE MASIH BISA TUMBUH!" -Akai.

"Yah... Lagian lu pendek banget sih" -Kagami.

"Umur segini normal tau!" -Akai.

"Mang tinggi sama umur lu berapa sekarang?" -Aomine.

"..."

"Dih, ga sopan" -Akai.

"Kek lu sopan aja" -Kagami.

"Gue sopan tau..." -Akai.

"... cuma bar-bar" -Kagami.

"NEXT! AKASHI!"

~•~ Untuk Akashi : kapan tinggi? ~•~

"Jawab dulu yang tadi oi!" -All.

"Akashi silahkan dijawab, pfft--" -Akai.

"Pernah disuapin gunting rumput gak?" -Akashi.

"Nggaklah! Dikira gunting rumput makanan? Baginda yang katanya sempurna kok bisa ogeb sih" -Akai.

'Alarm bahayaku bunyi / -ssu/ -nanodayo' -All.

"Oho~ begitu?" -Akashi.

Glek!

"Jawab buruan napa, bang?" -Akai.

"Ketika saatnya tiba" -Akashi.

"Berarti lu ngaku kalo lu pendek?" -Akai.

"Gua ngga pendek klean aja yang ketinggian" -Akashi.

"Tenang masih ada Tetsuya!" -Akai.

"Kenapa aku dibawa-bawa?" -Tetsuya.

"Kerena lu lebih pen-- hmph!" -Akai.

"Lu kebanyakan mengundang bahaya" -Aomine.

"Pokoknya jangan bikin Kurokocchi marah -ssu" -Kise.

"Pertanyaan selanjutnya dibacakan oleh... Murasakibara, dari... YUI_OJOU_SAMA-san!" -Akai.

"He~ mendokusai~" -Murasakibara.

note : Ga kebanyakan ko^^

~•~ Aomine kamu kapan putihnya? ~•~

"Gue ga perlu putih karena gue udah eksotis bin sexy" -Aomine.

"Lu membuat jari gue ternodai :')" -Akai.

"Ada kantong muntah ga -ssu?" -Kise.

"Aku malu pada mantan cahayaku sendiri" -Kuroko.

"Gua malu punya anak buah kek lu, Daiki" -Akashi.

"Jangan membuat kemabukan massal disini nanodayo" -Midorima.

"Najis" -Kagami.

"Mine-chin boleh PeDe, tapi jangan kepedean. Ntar malunya balik ke diri sendiri~" -Murasakibara.

"Kalian kok pada jahat sich sama aqoeh :)?" -Aomine.

"FIX! JARI GUE TERNODAI!" -Akai.

*Muntah*

"Sayonara, Kono utsukushii sekai" -Tetsuya.

"KUROKOOOOOOO!!!"

*Rajaman gunting Baginda*

*Aomine tewas*

"Next!!! Gua ga mau ternoda lebih jauh lagi :')"

~•~ Akashi kenapa kamu selalu bawa gunting kemana-mana? ~•~

"Kenapa ya... Mungkin karena gunting adalah rekanku yang profesional? Jauh lebih berguna dari rainbow cake itu" -Akashi.

"Kasian amat ga punya temen, makanya jan sombong lu, saking ngenesnya sampe benda mati dianggap temen" -Akai.

'dikasihani...' -All.

"Akaicchi, keknya sumbunya Akashicchi udah pendek deh -ssu" -Kise.

"Iya, bentar lagi meledak tuh" -Aomine.

"Hoo~ Akashi petasan ya?" -Akai.

"Aku tidak ikut-ikutan" -Tetsuya.

"Ga denger, ga liat, ga peduli" -Kagami.

"Gua suci dan ga bersalah" -Aomine.

"Aku adalah model tertampan!!" -Kise.

BOOOM!!!

~•~ Kise sampai kapan kamu alay terus? ~•~

"Hidoii -ssu! Emangnya kapan aku alay?" -Kise.

"Sedetik yang lalu, setiap detik" -Akai.

"Aku ga alay -ssu! Emang sifatku aja yang cerah seperti matahari di musim panas -ssu!" -Kise nangis buaya sambil lari-lari kek b*nc* dikejar satpol PP.

"Kek gitu ga alay ya?" -Akai.

"Jelas banget alay /-nanodayo" -All.

~•~ Midorima sejak kapan kamu suka oha asa? ~•~

"Sudah lama sekali nanodayo, aku tidak ingat waktu pasnya. Tapi aku sudah menontonnya dari kecil nanodayo" -Midorima.

"Penikmat ramalan sejati" -Akai.

"No comment" -Kagami.

"Dahlah..."

~•~ Murasakibara kamu jadi tinggi gt makannya apa sih? ~•~

"Hm... Maiubou, Pocky, camilan yang banyak~" -Murasakibara.

"... Itu nanti bakal tumbuh ke atas apa ke samping?" -Akai.

"Ke atas (?)" -Murasakibara.

"Lu pengecualian, Titan janda :')" -Akai.

"Terus apa? Makananku memang itu~" -Murasakibara.

"Ga ada ilmu yang bisa dipetik dari sini. Next!"

~•~ Kuroko sejak kapan tatapan wajahmu jadi datar gt? ~•~

"Kembarannya papan triplek, tembok, balok es, dll" -Akai.

"Sejak kapan? Aku juga tidak tahu. Mungkin sejak aku masuk sekolah, saat aku tidak disadari dan lebih memilih diam, tau tau wajahku sudah datar secara alami" -Tetsuya.

"..."

"Kasus unik ini. Ajarin gimana caranya punya wajah datar dong Tet," -Akai.

"Aku... Tidak ada saran, Akai-san. Bersikap saja seperti biasa" -Tetsuya.

*Inget-inget tingkah lakunya Akai* -all.

"Mustahil/-ssu/-nanodayo" -All.

"Ga ada harapan buat gua gitu? Hiks :')" -Akai.

~•~ Momoi kenapa kamu suka sama Kuroko? ~•~

"Bintang tamu pertama kita..." -Akai.

*Drum roll

"Momoi Satsuki!!! Douzo douzo!" -Akai.

"Eh? Aku dapat pertanyaan?" -Momoi.

*Baca pertanyaan.

"So-sore wa... " -Momoi tersipu.

"I-itu karena Tetsu-kun... " -Momoi.

"Aaah, muri da yo, aku tidak bisa menjelaskannya~" -Momoi kabur.

"..."

"O-oke? Next?" -Akai.

"Next!"

~•~ Kagami itu alismu bisa bercabang gt, kenapa kok bisa? ~•~

"Unik kan? *Sibak poni" -Kagami.

"Anj-! Bhaks, bercabang nya makin jelas njer" -Akai.

"Eh bentar-bentar -ssu, mirip sesuatu" -Kise.

"Sosis! Kan?" -Akai.

"Iya bener!" -Kise.

"Boleh dimakan?~" -Murasakibara.

"Eh, dulu siapa ya yang nyabut alisnya Kagami?" -Akai.

"Awokawokwok iya, ada, siapa ya?" -Aomine.

"Murasakibara bukan sih?" -Akai.

"Kok gue malah jadi dinistain sih?" -Kagami.

"Takdir" -All.

"Balik lagi, jadi kenapa bisa bercabang gitu?" -Akai.

"Ya mana gue tau. Bawaan lahir kali" -Kagami.

"Mau dirapiin ga? Kebetulan lucky item nya Midorima hari ini serba-serbi perapi alis" -Akai.

"Rasanya percuma aku bawa lucky item nanodayo. Tetep aja kena sial" -Midorima.

"Ya makanya jangan percaya ramalan, wortel" -Akai.

"Wortel?!" -Midorima.

"Ekhem!" -Akashi.

"Next!!"

"Pertanyaan selanjutnya dari  Yuuki_Shiro-Sato-san! Akan dibacakan oleh... Habis Murasakibara siapa? Gue lupa" -Akai.

"Aomine nanodayo" -Midorima.

"Thanks bang lobak" -Akai.

'tadi wortel, sekarang lobak, nanti apa nanodayo?' -Midorima.

"Ogah gue, lu aja, Kai. Lu ngapain ga kerja?" -Aomine.

"Ya suka-suka gue dong, gue authornya. Baca gih! Cuma buat Kagami sama Himuro doang, ntar sisanya banyakin aja nistain Kagami" 'sama elu'

~•~ Buat Kagami—

"Ciaaaaa, AOKAGA!!" -Akai.

"Berisik!" -Akashi.

"Santuy bang, kek setan PMS aja" -Akai.

"Akai-san," -Tetsuya.

"Iya tau"

~•~ Bagaimana Perasaanmu Saat Alex Nyium Didepan Teman 1 Tim :v ~•~

"Rasanya? Rasanya..." -Kagami.

"... Biasa aja sih" -Kagami.

"Udah jadi semacam salam wajib gitu ya... Kalo disini udah gempar kali ya" -Akai.

"Kai, Jan coba-coba ya lu" -Kagami.

"Ga makasih, gue ga tertarik sama begituan" -Akai.

"Bilang aja jomblo" -Kagami.

"Emang. Tapi gue jomblo terhormat" -Akai.

"Akai-chin, kudengar kau banyak ditembak tapi nolak semua, kenapa?" -Murasakibara.
(Maap, temen Akai yg minta bagian ini dimasukin☺)

"Kenapa ya?" -Akai.

"Mungkin karena yg deketin gua berandalan semua. Mending sama Dazai" -Akai.

'bedanya apa/-ssu/-nanodayo' -All.

"Konversi dulu jadi 2D" -Kagami.

"OC gua di 2D udah ada ehe~😀" -Akai.

Muka-muka ga percaya terpasang jelas di tampang rainbow cake pemain basket.

"Ga percaya? Nih" -Akai.

"Itu udah dibikin semirip mungkin sama di real" -Akai.

"Keknya gua kenal sama art kek gini deh" -Kagami.

"Emang, itu dari PV 1 BSD Wan! Gua ga jago gambar, tapi kalo mencontoh sih... Lain cerita" -Akai.

"Udah! Next!" -Akai.

~•~ Tiap Makan 20 Burger... Berat Lu Naik? Habis Itu Lu Bawa Maen Basket Turun Kek Semula, Gk? ~•~

"Tiap gua baca, gue ngakak😂😂😂" -Akai.

"Ya mana gua tau, emang sempet timbang badan?" -Kagami.

"Anime logic nanodayo" -Midorima.

"Loh loh, Aomine bukannya lu sama aja ya😂😂" -Akai.

"Hah?" -Aomine.

"Lu 'kan se-spesies sama Kagami😂" -Akai.

"AOKAGA IS REA--" -Akai.

"Next desu!" Tetsuya.

~•~ Mau Jadi Koki (Khusus) Aku Pas Masa Depan Nanti, Gk? :v ~•~

"Boleh, digaji berapa?" -Kagami.

"Bakagami" -Akai.

"Bakagami-kun wa baka desu ne" -Tetsuya.

"Aku tidak menyangka kau sebodoh ini nanodayo" -Midorima.

"Hah?" -Kagami.

"Bukannya Papa lu di Amerika nungguin ya" -Akai.

"Yang dari bayi kalo nangis ditunggangin ke kuda dulu baru diem :v" -Akai.

"Akashi sama Kagami tajir mana ya?" -Aomine.

"Gua manusia biasa. Yang tajir bokap gue, gue cuma anaknya" -Kagami.

"Sip, rendah hati kali anda. Beda sama..." -Akai ngelirik setan merah yang diem sok dingin (baca:cool).

"Apaan lirik-lirik? Minta dicolok gunting?" -Akashi.

"CHUUYA!!! SUAPIN GEDUNG DONG INI SETAN SATU! Greget gue dari tadi" -Akai.

"Next desu!" -Tetsuya.

~•~ Untuk Himuro Tatsuya ~•~

~•~ Rambut Yg Nutupin Mata Knp Gk Dipotong? ~•~

Hening.

"Bintang tamu kedua kita!! Mari kita sambut..." -Akai.

*Drum roll

"... Himuro Tatsuya!!" -Akai.

"Yah, tidak kusangka aku dapat pertanyaan" -Himuro.

"Silakan dijawab, Tatsuya" -Akai.

"Tatsuya Tetsuya! Kitakore!" -Senpai nyas-- Izuki.

"Izuki-senpai kok bisa masuk?!" -Akai.

*Lirik Tetsuya.

"Tet?" -Akai.

"Bukan aku" -Tetsuya.

Ganti lirik Kagami.

"Kagami?" -Akai.

"Gua ga punya kuncinya njir" -Kagami.

"Lah trus siapa?" -Akai.

"Nembus tembok kali" -Kagami.

"O-oh..."

"Jadi?"

"Kenapa ya? Aku juga tidak tahu, lebih nyaman seperti ini" -Himuro.

"Wait, gue mau ikut jawab dong. Coba kita lihat, Tatsuya ini matanya keliatan sebelah aja udah ganteng jir! Ikemen! Gimana kalo dua-duanya keliatan coba?! Akashi kalah!" -Akai.

"Itu apaan tadi yang terakhir? Ga kedengaran" -Akashi.

"Ga, ga apa" -Akai.

"Karena pertanyaan tadi ga kejawab, gimana kalo kita tanya tipe cewenya Tatsuya ini? Persiapkan diri kalian Reader-tachi. Memenuhi? Or no? Let's see" -Akai.

"Aku suka perempuan yang kuat" -Himuro.

"Memenuhi?" -Akai.

"Gua? Jelas ngg--" -Akai.

"Memenuhi kok" -All.

"Ga ga ga! Gua mo Ama Dazai aja!!" -Akai.

"Kesian ntar dia dikira pedo" -Kagami.

"Iya tau, tapi gue dah terlanjur oleng ke dia :') " -Akai.

"Apa ini alasan kami ditelantarkan?" -Tetsuya + bola basket.

"Kapan gue menelantarkan kalian?! Gue cuma agak kesusahan manage waktu aja kok, bentar lagi juga terbiasa" -Akai.

"Oh, yokatta desu ne" -Tetsuya kalem mode on.

"Next -ssu!!"

~•~ Gk Repot Nyogok Murasakibara Cemilan Mulu? ~•~

"Atsushi? Tidak sama sekali, dia penurut" -Himuro.

"Dengan catatan ada cemilan" -Akai.

"Dia suka semua cemilan, jadi aku tidak kerepotan" -Himuro.

"Sampe sekarang gue bingung ama relasi kalian *sweatdrop" -Akai.

"Next -ssu!!"

~•~ Pertanyaan Terakhir Sama Dgn Pertanyaan Ku Dgn Taiga... ~•~

"Koki khusus? Bisa dipertimbangkan *smile" -Himuro.

*Pingsan

*Mimisan

*Melayang

Akai dropped out of the game.

"Next ga -ssu? Akaicchi kelihatan mengenaskan" -Kise.

"Next!!" -Akai.

"HWAA!"

"Pertanyaan selanjutnya sekaligus yang terakhir berasal dari yappleich-san! akan dibacakan brokoli kita, Midorima Shintarou!!"

note : Ga kebanyakan hehe^^

"Wortel, lobak, brokoli. Itu semua lucky item Akashi nanodayo" -Midorima.

"MIDOAKAAAAA!!!" -Akai.

"Shut up!" -Wortel dan setan.

"I'm Sorry, carrot and demon" -Akai.

~•~ Untuk kuroko : kok bisa hawa keberadaanmu tipis? Kasih tau caranya dong :" ~•~

"Tanya saja Ibuku, ini menurun dari ibuku" -Tetsuya.

"Tapi bukannya si Akai..." -Aomine.

Lirik Akai.

"Gue bukan sodaranya Tetsuya, okey. Gini nih ya... Gue kasih tips, simak baik-baik" -Akai.

"Abaikan nanodayo, tipsnya udah jelas ga bener ini" -Midorima.

"Skip skip!" -Kagami.

"Jangan percaya -ssu!" -Kise.

"Aku tidak menyarankan untuk mempercayainya" -Tetsuya.

"Jadi..." -Akai.







"Tipsnya cuma satu," -Akai.







"Jangan napas. Udah" -Akai.

" 'kan... Dibilangin ini orang ga pernah ada benernya" -Kagami.

"Eh? Beneran loh! Ntar kan kalo ga napas--" -Akai.

"Jangan diterusin" -All.

"Ga seru ih"

"Next desu!"

~•~ Untuk kise : ki itu kan artinya kuning, apakah semua hal berwarna kuning itu adalah kerabatmu kise? ~•~

"Untuk beberapa hal itu benar -ssu!" -Kise.

"Yang ngambang itu juga termasuk 'kan😂" -Akai.

"Emas ga ngambang -ssu" -Kise.

"Jan bikin gue ngetik t41 disini" -Akai.

"Lah itu udah" -Aomine.

"Oh iya, ya udah sih" -Akai

"Yang jelas kerabat Kise tuh lebih banyak dari yang pernah kita duga, Minna-san😂😂" -Akai

"Next -ssu..."

~•~ Untuk midorima : kamu takut kucing yha? Tapi kalo misal orang yang kamu suka, suka kucing dan enggak bisa lepas dari kucing, apa kmu bakal ngejauhin orang yang kamu suka itu?:') ~•~

"Kasih dare buat Midorima yuk!" -Akai.

"Dia ga boleh tsundere! Vote!" -Akai.

"Gua setuju"

"Aku setuju"

"Boleh juga"

"Serah deh"

"Ikut~"

"Apa-apaan kalian nanodayo?!" -Midorima.

"Batsu game nya?" -Tetsuya.

"Panggilin Takao!!" -Akai.

"Ntap!"

"Saa, Midorima! Douzo douzo" -Akai.

"Aku tidak ikut--" -Midorima.

"Ga bisa dong, semua dukung kok" -Akai.

"Lagian kalian semua ngapain nanodayo?!" -Midorima.

"Jangan tanya, kita lagi sibuk napas" -Akai.

"Jawab buruan napa?" -Akai.

"Ck, yang aku ga suka itu kucingnya nanodayo, bukan penyukanya" -Midorima.

"Apaan apaan? Ga denger gua" -Akai.

"Aku hanya akan mengatakannya sekali, baka" -Midorima.

"Kebetulan aku tadi dengar dengan jelas Akai-san"

"No no! Gua mau Shincarrot yang ngomong langsung" -Akai.

"Tidak" -Midorima.

"Ya udah kuncinya gua buang" -Akai.

"Lu juga ikut kejebak disini berarti," -Kagami.

"Ga dong, gua kan bisa manjat tembok" -Akai.

"Emangnya Cicak?!" -All.

"Tokek" -Akai.

"Finally, gua ga akan ubah keputusan" -Akai.

Intimidation aura for Midorima.

"M-I-D-O-R-I-M-A~"

Glek

"Aku ada pemotretan nanti -ssu!" -Kise.

"Lu mau kasih makan gua?!" -Kagami + Aomine.

"Shintarou, kuperintahkan menuruti apa katanya" -Akashi.

"Kurasa Midorima-kun tidak memerlukan Ignite pass Kai ku, bukan?" -Tetsuya.

Bingung.

'makin panas nih' -Akai.

"Tiga" -Akai.

"Woi!" -Kagami.

"Jan ngadi-ngadi lu, Kai!" -Aomine.

"Du-a~" -Akai.

"Saa--" -Akai.

" *Menghela nafas* Yang aku ga suka itu kucingnya nanodayo, bukan penyukanya" -Midorima.

"Yeay! Kuncinya ga jadi dibuang!!" -Akai.

Semua ngelirik Midorima dengan tatapan... U know lah :)

"Next nanodayo!"

~•~ Untuk akashi : uang dalam dompetmu ada berapa sekarang? ~•~

"..."

"Emang Akashi punya uang?" -Akai.

"Hah?!"

"Ga, maksud gue, emang Akashi punya duit cash? Bukannya dalem dompetnya isinya black card sama kartu kredit n debit ya?" -Akai.

"..."

*Cool mode on

"Situ minta ditonjok ya? Mukanya ngeselin bet" -Akai.

"Holkay mah bebas nanodayo" -Midorima.

"Sultan Amerika aja ga sombong" -Akai.

"Jan bawa-bawa gue njer!" -Kagami.

"Kenapa? Takut dirajam gunting?" -Tetsuya.

"Kuroko teme" -Kagami.

"Tetsu! *Oper bola basket" -Aomine.

*Ignite pass Kai

Kena Kagami

* Kagami Pingsan

"Terimakasih duhai wan-kawan" -Akai.

"Dengan ini, Q&A selesai, yeaaaa--" -Akai.

"Chotto matte kudasai, rasanya kita dari tadi ngelewatin beberapa pertanyaan dan pernyataan buat satu orang" -Tetsuya

*Glek

"Ah! Ini -ssu! Ketemu!! Akaicchi curang -ssu!" -Kise.

"Hah? Apaan gue--" -Akai.

~•~ Untuk akaicchi : gimana caranya bikin chapter yang panjang sampai beribu-ribu kata? Kasih tau rahasianya dong^^ ~•~

"Ga ada rahasianya sih, ngalir aja gitu, tapi karena gue ikutin alur anime aslinya ya jadinya begitu, panjang" -Akai.

"Keknya itu ga menjawab pertanyaannya deh nanodayo" -Midorima.

"Hm, gimana ya? Gue nulis tergantung mood sih, kalo mood gue lagi baik, ya jadinya banyak banget komedi garingnya, kalo lagi labil ga menentu gitu ya jadinya serius. Kalo panjang atau ga nya sih ngalir aja. Tau-tau pas diliat eh udah 2000+ atau malah kadang keterusan sampe 5000+ jadinya dipecah jadi 2 part" -Akai.

"Terus Napa nistain gua mulu nyet?" -Kagami.

"Suka aja gitu, lagian yang seneng baca lu dinistain ga sedikit disini" -Akai.

"Trus kapan gua nongol?" -Aomine.

"Kapan ya~? Ntar kalo gue sebutin jadi spoiler heheh" -Akai.

"Bagaimana dengan special birthday?" -Tetsuya.

"Oh itu, itu bakal gue buatin meski Chara yang ultah harusnya belum nongol" -Akai.

"Berarti selanjutnya yang kena Akashi ya" -Aomine.

"Yup!"

"Biodata, Kai" -Aomine.

"Hah?"

"Biodata lu" -Aomine.

"Ga makasih, ga ada yang minta n penasaran" -Akai.

"Udah kan? Kelar? Yeaaa--" -Akai.

"Akaicchi, masih banyak lho -ssu!"







"Yah, Pertama-tama Arigatou buat kalian yang udah mau setia dan rela mengorbankan waktu buat baca book Akai yang... Dibawah standar ini" -Akai.

"Dan buat update selanjutnya... Ini kan yang kalian tunggu-tunggu? Ngaku aja, sip" -Akai.

"Akai sebelumnya bilang kalau laptop Akai error kan. Nah! Jadi setelah cek seluruh software, pasang antivirus, cari virus, dst. Ternyata nih ya, ternyata... Keyboardnya lagi yang bermasalah bgst! Kzl gua, alhasil cukup pakai keyboard eksternal, udah, itu doang. Iya maapkeun Akai" -Akai.

"Btw, Akai bukan anak teknik ataupun Ilmu komputer. Loh terus itu laptop... Virus...? Kalo itu Akai belajarnya otodidak, udah kan terjawab semua" -Akai.

"Jadi mau publish kapan?" -Akashi.

"Hm... Gua udah mulai PAS nih, mungkin sekitar hari Minggu setelah PAS selesai, pantengin terus ya!" -Akai.

"Lama"

"Osoi desu"

"Lelet"

"Keburu pada kabur"

"Ga konsisten"

"Ga ada niat ngerjain ini book ya?"

":) Iya, gue tau gue ga konsisten, lelet, lama, dsb. Tapi Akai bakal terus lanjutin book ini sampai tamat" -Akai.

"Untuk para Readers yang masih betah disini, hontouni Arigatou gozaimasu, tanpa kalian book ini ga akan bertahan lama"

"Ah, info tambahan. Untuk Second book KnB nya, hontouni Gomennasai... Akai takut malah ga keurus kalo nekat buat di publish, jadi... Akai Locked dulu ya, heheh"

"Yah, mungkin sampai sini dulu Q&A kali ini..."

Thanks for Reading, Enjoy and Thank you very much~

Don't forget to Vote and Comment~

If you like it then continue to support this story~

Share please, Recommend to your friends ~

See in the next Chapter~

Bye bye~

Ttd,

Image from pinterest

Kiseki no Sedai

Kok bisa jadi sepanjang ini ya?

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top