Harum
Bau semerbak bunga mawar tiba-tiba tercium di hidungku, padahal di lorong ini tidak ada yang menanam bunga. Waktu itu aku sedang berkeliling desa untuk membeli makanan sahur.
Lampu rumah-rumah masih menyalah, tapi hawa dingin langsung menyelinap di sela-sela jaket hangatku. Harumnya bunga mawar semakin kuat, seolah langkahku semakin mendekatinya. Pikiranku sudah kacau, tanpa pikir panjang aku langsung lari dari sana.
Keesokan harinya, aku kembali melewati gang itu, rasa penasaranku tentang semalam masih menggebu-gebu. Kemudian terlihat tetangga yang menggantung bunga mawar di terasnya. Namun, harumnya tidak seperti semalam.
Apakah benar itu adalah aroma mawar yang kurasakan semalam?
🍁🍁🍁
By Duwixc
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top