Time

S.Natsume x Shirou

✧༺🌕༻∞
Wajah damai dalam lelap menghapus semua emosi mengganti nya dengan perasaan hangat dengan senyum yang merekah.
✧༺🌕༻∞

Seorang pemuda dengan Surai merah dengan sedikit perpaduan warna putih sedang fokus mengerjakan rangkaian elektronik yang tersebar didepannya, netra emas nya tampak serius merangkai setiap komponen agar menjadi sebuah kesatuan yang berarti.

Atensinya terfokus kan pada benda tersebut tanpa menyadari seorang gadis yang berjinjit mendekati nya, meredam bunyi langkah kakinya, wajah jahilnya menjelaskan apa yang sedang ia rencanakan.

"NATSUME!!!!"

'bruk!!! Pranggg!!!'

".....!?"

Namun ternyata rencana gadis itu berbuah petaka, rangkaian elektronik yang sedari tadi sedang dikerjakan oleh Natsume tak sengaja terlempar dari tangannya, dan berakhir secara mengenaskan dilantai keramik tempat rahasia yang menjadi basecamp member switch.

"Na....natsume.....," Dengan suara gemetar karena takut gadis yang kerap dipanggil shirou itu memanggil Natsume yang sedari tadi terdiam tanpa merespon apapun.

"..." Diluar dugaan Shirou yang membayangkan Natsume akan mengamuk padanya, Natsume malah meninggalkan nya tanpa berkata sepatah katapun.

Itu membuat shirou semakin merasa tak enak, ia hanya bisa memandang punggung Natsume yang bisa ia pastikan sudah marah besar padanya.

Setelah Natsume sudah keluar dari ruangan itu, shirou hanya bisa menunduk melihat benda yang tadi sedang dikerjakan oleh Natsume— setidaknya sebelum benda itu berakhir membentur lantai dan setengah hancur.

Ia mulai memunguti komponen-komponen yang berserakan itu kemudian mengumpulkan nya diatas meja, ia benar-benar bingung apa yang harus ia lakukan, bahkan ia tak memiliki pengetahuan untuk merakit alat elektronik— atau mungkin bagian dasar nya pernah diajarkan namun sayang nya ia sudah melupakan sebagian besar yang sudah ia pelajari dikelas.

Untuk beberapa lama ia hanya bisa  menatap bingung pada komponen listrik didepannya, kemudian tanpa sengaja netra nya menemukan sebuah kertas yang berisi panduan untuk merangkai benda-benda yang ada didepannya itu.

Netra nya yang sudah pasrah itu kembali mendapatkan harapan, setidaknya walaupun masih kurang paham tentang merakit barang elektronik, ia masih bisa mengikuti panduan tersebut karena panduan itu terdapat contoh bergambar, dengan begitu ia bisa mencocokan komponen yang ada digambar kemudian merangkainya sesuai panduan itu.

Berjam-jam telah berlalu namun fokus Shirou masih tetap tertuju pada benda didepannya, sesekali wajahnya kebingungan karena ada beberapa gambar yang kurang jelas, namun entah bagaimana semuanya masih bisa diatasi.

✧༺🌸༻∞

Sang mentari telah tenggelam, langit oranye khas sore hari kian menghilang, namun itu sama sekali tidak mempengaruhi ruangan yang terdapat dibawah tanah perpustakaan sekolah yumenosaki itu.

'cklek'

Seorang pemuda ber-surai merah dengan strip putih baru saja memasuki ruang itu sembari menghela nafas berat nya.

"Haah...., HaRi yang beRAt..., ShirOU— hmm ?" Netra emas nya menangkap seorang gadis ber-surai putih tertidur lelap dengan posisi duduk dan kepalanya ia tumpukan di kedua tangannya yang terlipat diatas meja itu, didepannya terdapat benda yang tadi tak sempat ia perbaiki sudah setengah jadi.

Wajah pemuda itu menunjukkan keterkejutan, namun detik selanjutnya ia tersenyum kemudian mengambil sebuah selimut di sofa yang berada tak jauh darinya.

Pemuda itu merentangkan selimut  diatas gadis yang sedang tertidur itu kemudian duduk disampingnya.

Netra emas nya memperhatikan wajah damai gadis itu.

"Natsume maaf kan aku" racun gadis itu dalam tidur nya membuat senyum Natsume merekah tanpa ia sadari.

"KaU benAR-benAR koneKO-chAN yaNG merepOTKAN, seharUSNYa akU laH yang menyihirMU, taPI sepeRTI nya jusTRu akU laH yaNG terkeNA siHIR mu~" ucap Natsume sembari mengelus lembut Surai putih sang gadis dengan senyuman manisnya.

544 word
❒Yuki Supriadi❒

Culik orang lagi Seadetester127
Muehehe
LUPAKAN UTANG MARI NULIS KEGABUTAN 🤩🤩🤩🤳

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top

Tags: #random