Chapter 11 "Deuz"
"SIALAN APA YANG KALIAN PERBUAT DISINI, KAMPRETTTT...., APAPUN ITU LAKUKAN DI TEMPAT LAIN ATAU KUBUNUH KALIAN!!"
Dazai Osamu x Reader
Bungo Stray Dogs (文豪ストレイドッグス, Bungō Sutorei Doggusu; lit. Literary Stray Dogs) is a manga written by Kafka Asagiri and illustrated by Sango Harukawa.
Genre : Tentukan Sendiri
Rate : T
Bibir mu yang tadinya masih membuka lebar karna berteriak kini telah terkatup rapat menjaga Image mu sebisa mungkin, walaupun itu telah terlampau tak mungkin.
"K kk ke Kenji kun"
"Ah.... Ternyata benar, (Name) san apa kabar?" tanya nya tersenyum ramah sementara ia sendiri telah duduk di tumpukan mayat yang setengah hidup,
"Ah... Apa yang kau lakukan disini?" tanya mu basa-basi meskipun kau telah melihat langsung dengan mata kepala mu apa yang ia lakukan disini.
"Bekerja" Jawab nya singkat, membuat mood mu semakin hancur,
"Kurasa aku tak buta untuk melihat apa yang kau lakukan disini, Kenji" Balas mu sarkas, terlihat raut kebingungan dari wajah Kenji.
"(Name) san, barusan kau-"
"Ha?, apa kau mau protes" Tanya mu lagi, Kenji menggeleng tak ada yang bisa ia lakukan melihat mu menjadi Dark(Name) seperti ini, toh ia tak tau apa yang membuat mu seperti ini.
"Yoh.... (Name) kah, sebuah kebetulan yang manis melihat mu ada disini" kau melirik arah lain, terdapat seorang dengan tingi rata-rata(?), berjalan kearah mu sambil menenteng sejumlah kantong kreseknya.
"Ah... Rampo san, sedang bertugas bersama Kenji kun?"
"Yah.., kali ini kami di tugas kan untuk meringkus tikus-tikus itu"
"Tikus-tikus?" Tanya mu sedikit menyingkirkan salah satu orang yang tengah pingsan di depan pintu apartemenmu.
"Kau pasti sudah mendengar dari Haruno bukan?"
"Yang satu kantor diribut kan oleh satu kasus yang sama" kata mu mempersilahkan mereka masuk.
"100 untuk mu" Puji Rampo tanpa diminta sudah berada di dekat toples-toples camilan mu,
"Kau tau, banyak kasus yang terjadi bersamaan dengan kasus lainnya, mereka meniru pelaku itu ah bagaimana yah menjelaskannya!" .
"Deuz maksud mu?" Tanya mu memastikan,
"Eh.... Bagaimana kau tau hal itu?" Tanya Rampo selidik,
"Kurasa seluruh jepang sudah tau, bukan? Ia seorang pembunuh berantai yang hanya mengicar wanita, kusaran kan Ranpo san harus sering-sering menonton televisi" Kau meletakkan gelas berisi es susu menyegarkan.
"Mouu... Aku sudah membaca surat kabar lhoo (Name)" ia merajuk imut, pipinya menggembung sebal jika saja kau tak sedang bad mood kau sudah pasti akan mencupit kedua pipinya itu,
"kau hanya membaca bagian komik nya bukan?" Nyata mu, tanpa tawa geli yang biasanya kau tunjukan itu.
"(Name) san, sepertinya kau tak dalam keadaan yang baik" nyata Kenji,
"Ah..., terimakasih kau pengertian sekali Kenji kun" Senyum mu bisa dibilang mengerikan(?).
"Tapi (Name), kau harus hati-hati ada banyak orang yang menjadi Deuz dengan berbagai kedok, beberapa bilang mereka pengikut Deuz, beberapa hanya karna ingin coba-coba, beberapa lagi malah menjadikan tragedi ini sebagai tambang emas dengan menculik dan menjual korban entah itu organ atau memang utuh, ditambah lagi polisi maupun Detektif Yokohama tak ada yang bisa menyelesaikan kasus ini, Ah.... Aku kadi penasaran bagaimana kota ini tanpa Aku dan kemampuan Dedukasi Ultra ku" cerocos Rampo tanpa henti.
"Setahuku menurut mitologi Zeuz atau yang kita sebut Deuz itu memang dewa Rampo san, seorng pemimpin dintara dewa-dewa lainnya dan desas-desus mengatakan ia dewa ruang dan waktu, lagipula jika memang kemampuan mu itu sungguh sangat hebat dari pada menangkap tikus-tikus yang terus berkembang biak itu mengapa tak menangkap momok dari semua ini?, Deuz yang asli" Pernyataan mu sungguh menusuk Rampo membuatnya cemberut dan membuang pandangan.
"Ku rasa mendekati (Name) chan saat ini adalah ide yang buruk" Cicit Kenji menepuk-nepuk punggung Rampo,
"Aku akan menangkap Deuz yang asli, aku pastikan itu" sembur Rampo yang telah bangkit dari keterpurukannya menggebu-gebu, sungguh kekanak-kanakan,
"Yah... Yah terserah, aku akan melihat bagaimana kerasnya kalian mencoba" Ucapmu kembali sedikit terkikik mengaduk es susu.
"Ah... Sudah waktunya kami kembali, akan sangat tidak adil jika kami menghabiskan waktu bersantai-santai disini sementara yang lainnya sibuk memutar otak mereka di kantor" Rampo berdiri kembali menggunakan topinya,
"Sasuga, Detektif terhebat di dunia Edogawa Rampo san" Puji mu, ia menuju pintu...
Sebelum...
"Tapi kalau mau pergi sebaiknya kembali kan dulu Toples-Toples camilan ku yah, sebagai gantinya kau boleh membawa isinya dengan kantung plastik" Pernyataan mu sukses membuatnya kembali cemberut dan mengobrak-abrik dapur mu, mencari kantung plastik yang kau katakan.
.
.
.
2 Hari semenjak pertemuan mu dengan Kenji dan Rampo berlalu, kau berdiri disini,
Di satu-satunya tempat dimana kau berharap tempat ini dapat menghilangkan rasa bosan mu yang tengah melanda selama beberapa hari ini.
"Armed Detective Agency" kau tak salah mengeja, bahkan bahasa inggris mu sangat baik untuk mengeja nya,
Disinilah tempat dimana kau berharap dapat menghilangkan rasa bosan mu, Tempat ini tentu saja bukan tempat pariwisata untuk menghilangkan kebosanan atau menghabiskan waktu.
Kau tidak suka kebisingan, namun perpustakaan juga bukan tempat yang tepat untuk masalah yang kau dera saat ini,
"Ohayou Gozaimasu" Sapa mu setelah mengetuk pintu dan masuk.
Kau takkan melupakan moment dimana Atshushi menyemburkan minumannya, Kunikida yang berhenti mengetik laporannya, dua Tanizaki bersaudara yang berhenti saling menggoda dan Rampo yang menganggkat kepalanya.
"Sebegitu terkejutnya kah kalian melihat ku disini, biasanya bukan masalah besar ketika aku datang" Tanya mu, masalah nya kal i ini kedatangan mu dengan maksud yang berbeda,
"N n Name) san, k k kenapa menggunakan seragam itu ?" tanya Atshushi.
Yah dia benar, tujuan mu kali ini adalah bekerja disini, bekerja paruh waktu menjadi sekertaris di Agensi ini,
"Aku bekerja paruh waktu disini Atshushi kun" jawab mu senang, beberapa hari yang lalu kau dapatkan ide gila di kepala mu, kau bertanya pada Haruno apakah Agensi menerima pekerja paruh waktu atau tidak.
"Tak disangka-sangka ternyata ada, Haruno san bilang ia harus bekerja ekstra mengorek informasi dari manapun tentang kasus kali ini dan memungkinkan untuk mengambil cuti, aku di tunjuknya untuk menjadi penggantinya, tentu saja dalam bagian pekerjaan mudah" jelasmu panjang lebar pada mereka, tak ingin mereka bertanya-tanya lebih jauh mengapa kau bisa ada disini.
"Pekerjaan mudah macam apa yang ia berikan padamu?" tanya Kunikida curiga,
"Mmm..., dia bilang soal menjadi sekertaris para Staff atau apa lah, karna Ketua sudah memiliki lebih dari cukup sekertaris" Jawab mu, ternyata benar dugaan Kunikida, Haruno menitipkan mereka semua padamu, sebenarnya tak ada masalah pada mereka semua lagipula mereka bukan bayi, Hanya saja Rampo...
"Ne ... Ne, (Name), (Name) bisa kau buatkan aku Snowcake dengan softcream yang tebal lagi?, lalu puding caramel dengan ekstra saus caramel diatasnya lalu-lalu Es krim pandan buatan mu sendiri dengan taburan Jely sebagai topping nya?" Tanya Rampo menggebu-gebu, dari semua staff agensi terlihat ia yang paling antusias.
"Tentu saja" Jawab mu mengiyakan seluruh keinginan Rampo,
Kunikida mengusap kasar wajahnya, sudah cukup hidupnya dengan kejutan bahwa ia di pasangkan bersama Dazai si maniak bunuh diri #ciee cieeee plaakkk, ia juga harus ikut menghadapi kasus rumit yang bahkan Rampo sendiri sampai sekarang belum dapat memecahkannya dan terakhir ia melihat mu bekerja sampingan menuruti semua keinginan ke kanak-kanakan Rampo.
"Hidup memang penuh dengan kejutan" pasrahnya membiarkan mu melakukan tugas mu, Toh kau memang sangat membantu dalam hal suport-mensuport, memangnya hal buruk apa yang bisa terjadi nantinya....
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top