2
(Name) terbangun kala tubuhnya merasa agak kedinginan. (Name) mengucek matanya dan ingin melihat melihat Satomi dsebelahnya, tapi tidak ada.
(Name) turun kebawah sambil terkantuk kantuk.
" oh ? (Name) chan ? "
(Name) melihat Satomi sedang berada diruang tengah.
" Sato chan ohayou "
" ini masih sore loh "
" hmhm "
(Name) menghampiri Satomi dan memeluknya. Satomi yang lagi mode peka langsung mengelus kepala (Name)
" masih ngantuk ? "
" hm... "
" tidur lagi sana "
" males "
Tiba tiba hidung (Name) mencium aroma aroma yang agak familiar. Ia menoleh kearah meja yang tak jauh dari sana dan cemberut.
" Sato chan makan shortcake lagi ? "
" habis enak "
" kok suka sih ? Padahal kan terlalu manis rasanya ? Gak takut diabetes ? Kamu kan dah tua "
Mendengar kata tua dari (Name), Satomi teringat kalau dirinya lebih tua 7 tahun dari (Name)
" (Name) chan tadi sakit banget loh... "
Menyadari hal itu, (Name) terbelalak dan langsung meminta maaf.
" iya iya, aduh kalau sama kamu aku tak bisa marah lama lama "
" nyeh "
Satomi kembali memeluk (Name) dan mengelus kepala kekasihnya itu.
" Sato chan "
" hm ? "
" kenapa kau suka sekali dengan shortcake ? "
" apa kau mau tahu alasannya ? "
" hmhm "
" kalau itu... himitsu da yo"
(Name) speechless, lalu ia melihat kearah Satomi yang masih memakan shortcake itu.
Ia turun dari pangkuan Satomi dan kembali kekamar.
Satomi terkekeh kecil melihat reaksi kekasihnya yang lebih manis dibandingkan kue yang sedang dimakannya.
" (Name) kau sadar tadi diwajahmu sedikit berantakan dengan air liur kering dipipimu ? "
Dari atas sama (Name) melempar nintendo switch milik Satomi
" URUSAI YO OSSAN !! "
Satomi terkekeh
(Name) mungkin alasan aku suka shortcake karena kau.
Tak lama kemudian Satomi baru menyadari kalau benda yang dilempar kekasihnya tadi adalah nintendo miliknya.
Lantas Satomi berteriak frustasi sambil meratapi nintendonya yang tergeletak dilantai bawah.
Satomi mengambil nintendo nya dengan penuh dramatis
" (Name) kau jah-- "
Dan ketika dibalik, itu hanya casingnya yang dilempar (Name).
Si pelaku hanya terkikik geli melihat kekasihnya tertipu.
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top