1. Karasuno

✧ ཻུ۪۪' ⃟  ❀Welcome ཻུ۪۪' ⃟  ❀
𖣓
𖣓
𖣓

ཻུ۪۪' ⃟  ❀ System are scanning ✧ ཻུ۪۪' ⃟  ❀
☓  〚 10% 〛
☓  〚 27% 〛
☓  〚 45% 〛
☓  〚 69% 〛
☓  〚 82 %〛
✓〚 100% ...〛

ཻུ۪۪' ⃟  ❀ Scanning complete ཻུ۪۪' ⃟  ❀


ཻུ۪۪' ⃟  ❀ About this book ཻུ۪۪' ⃟  ❀

Attention
╰► Buku ini hanya tulisan gabut penulis semata
╰► Nama pemain tambahan ada yang benar dan ada yang tidak
╰► Husbu x OC!
╰► WSP GENG
╰►DON'T PLAGIARISM OR SOMETHING ELSE
╰► PLEASE ENJOY THIS BOOK AND STORY

ཻུ۪۪' ⃟  ❀ Let's get started✧ ཻུ۪۪' ⃟  ❀

⊊ Manager of Karasuno School ⊋

Character unlocked

➤ Tika.

Visuals

Strengh
98%

Responsibility
72%

Intelligence
62%

Agility
97%

〘Sense of humor〙
꒰ Broken ꒱

Husbu Locked〙

Yamaguchi Tadashi.

Type

Moodboster

〘 Fun fact 〙

⎙ Saya orangnya gampang marah dan sring main tangan
Walau muka saya just like bitch bu inside aku baik.
Saya kalo liat orng baru biasanya diem diem ngejudgle

Typing in Monday, Januari 10 2022 (20.09)

Qoutes
❐.  "Gaboleh gitu sama anjing dasar kau anjing anjing. Cih anjing"
❐. " Aku memang kasar namun dibalik sifat kasar ku pasti ada sifat kalem ku "

。゚☆° 。 Happy Reading and don't forget to vote, comment dan enjoy ^^

Hujan.

Air yang turun dalam jumlah yang cukup banyak itu membasahi daerah Miyagi sore itu. Suara rintik khas hujan ditambah dengan aroma Petrichor yang menyebar kemana-mana membuat suasana tenang di dekat gymnasium sekolah Karasuno.

Suara langkah kaki yang melewati jalan sementara menuju gymnasium terdengar nyaring. Dua gadis dengan tinggi sama berjalan beriringan ke gymnasium tersebut dengan membawa beberapa botol minum yang baru saja mereka isi.

"Osu!"

Beberapa anak laki-laki yang sedang beristirahat menoleh ke arah keduanya. Pelatihan segera di hentikan lalu mereka semua mendekati dua manager mereka tersebut.

"Otsukare"

"Yoi masama btw dah sampe mana nih latihan kalian?" Yang bersurai pendek bertanya antusias.

Gadis dengan nama lengkap Shiba Tika itu melihat beberapa kawannya yang bercucuran keringat dengan semangat.

Seolah ingin mendapatkan jawaban yang menurutnya memuaskan.

"Sudah berkembang cukup bagus! Ditambah Kageyama dan Hinata sepertinya sudah bisa menyelaraskan permainan mereka lagi" Ujar Daichi seraya melirik ke arah dou maut yang mereka miliki.

Kageyama mengangguk, lantas kembali meminum minumannya dan beranjak pergi.

"Hee sepertinya itu kabar baik!" Tika bersorak kegirangan.

Semua yang disana hanya bisa tersenyum maklum, mereka paham bagaimana antusiasnya manager mereka saat diberitahu akan bertemu dengan sahabatnya yang lain.

Maklum saja, mereka sudah lama tak bertemu. Terakhir mungkin adalah saat mereka akan di acara perpisahan SMP mereka.

Dan sampai saat ini mereka belum bertemu kembali. Mungkin yang paling sengsara adalah tertua di antara mereka. Yang harus sangat jauh berpisah. Sementara yang dua lagi masih bisa bertemu walau berbeda sekolah di Tokyo.

"Ne Tika-chan, apa semua sudah siap?" Kiyoko bertanya, manager kelas 3 itu memperhatikan buku catatan milik adik kelasnya tersebut.

"Tentu! Serahkan semuanya padaku niscaya semua pekerjaan kelar!" Sombongnya seraya memasang wajah bangga.

Tak tahu jika Tsukishima yang ada di belakangnya justru menertawakan ucapannya tadi.

"Pft.. Apa si bodoh ini lupa dengan apa yang baru kemarin dia lakukan dengan ember sekolah?" Sinis nya tak lupa dengan wajah menyebalkan yang sangat menyebalkan.

"Heh tiang! Jaga mulut ya! Lagian yang kemarin nggak sengaja juga" Sanggah Tika dengan wajah memerah.

Merutuki kembali kebodohannya saat kemarin dengan bodohnya membawa banyak ember di tangannya sampai membuat salah satunya melayang ke kepala kepala sekolah karena terpleset.

"Tugas mudah seperti itu saja tak bisa, malah mau tugas berat lain yang ada hancur sudah" Tambah Tsukishima lagi. Kali ini dirinya menatap rendah ke arah Tika seolah gadis itu adalah makhluk paling hina di dunia ini.

"Tsukki!"

"Urusai Yamaguchi"

"Gomen Tsukki"

Tika memutar bola matanya, lantas mengambil begitu saja botol air minum milik Tsukishima dan berlalu begitu saja.

"Hei!"

"Kembali berlatih kau Titan jadi-jadian"

"Kau saja yang terlalu pendek! Bahkan lebih pendek daripada si bodoh orange itu"

"HEY!"

Dua teriakan tak terima terdengar, nampak Tika yang sudah siap menggulung lengan jaketnya sementara Hinata yang mencak-mencak marah di tempat karena di ejek.

Puk

"Erkh!"

Keduanya merinding kalau merasakan sebuah tangan yang kini ada di bahu mereka. Tubuh keduanya bergemetar kala merasakan hawa mengancam dari balik punggung mereka.

"Hm?"

Sebuah senyum mengancam terlihat, jelas Sugawara saat itu sedang dalam kondisi kurang baik sampai turun tangan dan membuat kedua orang yang sering bertengkar itu diam.

"Gomen.. Suga-san"

"Gomen"

Sugawara segera melepaskan tangannya dari bahu Tika dan Tsukishima, dia lantas berjalan menjauh dengan sebuah senyum yang amat manis menghiasi wajahnya.

"Lain kali jangan begitu ya"

"Waterpark men"

Tika mengangguk kaku, dan dengan segera melarikan diri menuju belakang Kiyoko yang masih sibuk mencatat di notes miliknya.

"Btw Tika-san apa sahabat-sahabat Tika-san juga tahu? Terlebih umh- itu Ku-Kulaven-san?"

Tika menoleh, mendapatj Hinata dan Nishinoya mendekat ke arahnya. Dia segera menjauhkan diri dari Kiyoko dan mengangguk dengan bersemangat.

"Yap! Aku sudah mengabari mereka semua! Lagipula acara ini bertepatan dengan latihan kalian! Jadi kami bisa reunian sambil membantu pelatihan kalian" Ujarnya.

"Apa tak menganggu?" Kali ini Yachi yang bertanya, manager selain Kiyoko dan Tika itu memandang cemas ke arah salah satu sahabat perempuannya.

"Tentu tidak! Untuk apa menganggu? Malahan mereka semua pasti akan senang"

Manik mata Hinata dan Nishinoya berbinar, sepertinya mereka sangat penasaran dengan rupa sahabat manager mereka yang kadang akan di ceritakan Tika saat mereka istirahat.

"Ngomong-ngomong Tika, bagaimana bisa kau mengajak sekolah bergengsi seperti Inarizaki ikut?" Sugawara bertanya, sebenarnya itu adalah pertanyaan yang sangat ingin ia tanyakan dari saat mereka akan melakukan training camp dengan sekolah-sekolah elit tersebut.

"Loh aku belum cerita kah?"

Semua menggeleng, dan Tika sontak menghela nafas.

"Jadi tuh aku punya sahabat juga disana yang namanya Craven itu! Dia ada di Inarizaki"

"HEEEE?! BENARKAH?"

Tika mengangguk.

"Yap! Dia ada di Inarizaki juga karena lewat jalur undangan langsung terus juga jadi manager bola volly disana juga makanya aku bisa nyuruh dia buat nyetujuin training camp bareng kita"

Beberapa ada yang mengangguk paham, kagum sejenak karena cerita barusan.

Tika yang memandang semua rekannya nampak terkesan segera berdecih, "Nggak usah di bayangin, kesenengan ntar dia"

"Lah kenapa?"

"Ntar malah nyombong ke aku"

Tika nyengir dan langsung di balas sorakan dari yang lain.

Setelahnya Daichi segera menurut semua berkemas, karena hujan sudah mulai reda mereka memutuskan untuk segera pulang agar tak terjebak hujan nanti.

🐾🐾🐾

WSP
(Wild, Solid, Pleasure)

Tika
P

Punten mang
PPP

Qiran
HALO GESSSS BTW DISANA HUJAN KAGAK SIH?

Tika
iya coi
Sini ujan deres

Amel
Muehehehe untung tadi sama Nekomata-sensei disuruh pulang naik bus sekolah jadi aman~

Qiran
KOK ENAK WOYY
Gw disini masih nunggu ujan berenti

Tika
Biasa sekolah elite
Apalah sekolah gw

Ardhan
Pft-

Tika
DIEM G L RUBAH

Ardhan
AWOKWOWKWOWKWOK MAMPUS UJAN-UJAN PULSEK
KEK DISINI DONG TERANG BENDERANG KEK SENYUM KAK KITA

Ardhan
Apalagi kalo ujan, beuhh langsung dianterin make-

Tika kick Ardhan from the grup

Qiran
HAHAHAHAHAH DI KICK

Tika
Mampus

Tika added Ardhan to the grup

Ardhan
Maksud kamu apa ya
Btw cieee besok lusa ketemu saya uhuy

Tika

G sy cma mau ktmu sama Amel & Qiran

Ardhan
Saya sabar kok :)

Amel
Enak school shamming mulu sih sama Karasuno makanya di kik

Tika
Mentang-mentang Inarizaki banyak duit

Ardhan
Yeeeu yang banyak duit mah sekolahnya, saya tetep makan sehari dua kali malemnya dikasih neneknya kak Kita alias saya melarat coret merakyat 👍

Qiran
Nasib anak kost ya mak

Ardhan
Iy- KITA SEMUA ANAK KOST ASTAGHFIRULLAH 😭😭

Amel
B

tw mak bawain lah besok


Ardhan
Bawain naon?

Amel
Rubah
Katanya di Hyogo banyak rubah

Ardhan
Si kembar mau? Rubah tuh mereka

Tika
Salah pengertian Dhan

Ardhan
Awokwok ntar saya tanya Coach dulu saya boleh bawa Muffin apa enggak

Tika
Lusa saya bawa Mio
NTAR KITA KAWININ SAMA BULET MEL

Qiran
Saya bawa burhan 👍

Amel
Gas saya bawa bulet, ntar Muffin sama Burhan jadi penghulu yg lain bantu siapin pernikahan mereka

Ardhan
Saya lagi ngebayangin, altar pernikahan mereka kek gimana ya.
















Hello guys! I hope y'll enjoy this book and like it :D

Don't forget to vote and comment for more stories!

See ya

Monday, 10 January 2022

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top