Tim D : Dear A
Judul cerita: Dear A - TIM D
Genre : Teenfiction
Jumlah part yang dibaca: Semua
Author: Dafa
Pembaca: Dafa
-----
Preview:
Bulan Ariana Edelweis, gadis SMA yang menjalani hari-hari tanpa teman di sekolah akibat kasus yang menjerat ayahnya. Hal itu membuat Bulan kehilangan hampir semuanya. Dari teman, sahabat, dan Antariksa selaku kekasihnya.
Bab 1: AWAL
Pada pembukaan cerita memberikan cuplikan tentang berita yang membuat Bulan dijauhi, yaitu kasus ayahnya. Bab yang terbilang tidak pendek dan tidak panjang ini konflik utama telah dimulai.
Bab 2: MENJAUH
Bab yang mendapat tema aplikasi hits ini membahas tentang kehidupan Bulan setelah kejadian yang mengalami gunjingan di dunia nyata maupun dunia maya-media sosial.
Bab 3: TANTANGAN
Bab 3 adalah sebuah bab dengan tema kesepakatan. Dalam bab ini Bulan tak banyak muncul. Kesepakatan yang dimaksud adalah sesuatu yang terjadi pada Antariksa. Selain melakukan kesepakatan dengan Venus, Antariksa sepakat atau menyetujui perjanjian dengan Langit melalui balapan liar.
Bab 4: KEJUTAN
Pada bab ini dibuka dengan acara balapan antara Antariksa dan Langit (walau ada sebuah kesalahan yang sempat mendapat kritik). Bab bertema cahaya ini adalah sesuatu yang Bulan dapatkan dari keluarga paman dan bibinya-orang tua Langit.
Bab 5: SIAL
Di bab dengan tema hari sial tentu saja terfokus pada Bulan yang mendapat kesialan sepanjang waktu sekolahnya. Dimulai dari keterlambatan sekolah yang disebabkan oleh Langit, dilanjut dengan hukuman dan beberapa kesialan lagi.
Bab 6: DAHULU
Bab dengan tema masa lalu ini tentu saja menceritakan sekilas tentang masa lalu antara Bulan dan Antariksa. Awal mula di mana kejadian tentang penangkapan ayah Bulan belum terjadi. Pengungkapan masa lalunya berupa dialog antara Bulan dan Langit.
Bab 7: BERKUNJUNG
Bab ini menceritakan tentang hari libur Bulan yang digunakan untuk mengunjungi Cakra di sel tahanan bersama Langit. Bulan bertemu dengan Antariksa saat hendak pulang. Tak ada sapaan atau kata-kata yang terlontar. Hanya tatapan.
Bab 8: KESEMPATAN
Seorang murid baru bernama Alex muncul. Para guru yang tengah melakukan rapat hanya memberi tugas pada seluruh siswa-siswinya. Hal yang buruk bagi Bulan, karena Angel yang merupakan teman Mentari mengganggunya. Tetapi, di balik itu Antariksa masih peduli. Lelaki itu membawanya ke taman belakang dan meminta Bulan untuk memberinya sebuah kesempatan.
Bab 9: INTEROGASI
Untuk pertama kalinya aksi Mentari diketahui oleh guru sekolah. Bulan yang awalnya pasrah diseret langsung merasa lega saat Bu Ardira membantunya. Selain itu, Bu Ardira melakukan interogasi yang hampir 100% Bulan jawab bohong.
Bab 10: BEBAN
Bulan menanggung beban yang semakin berat setiap harinya. Dia menceritakan pada Bi Nara. Tema beban cuma sekilas numpang lewat.
Bab 11: KENYATAAN
Bulan harus menerima kenyataan bahwa Alex hanya memanfaatkan dia untuk menghancurkan Antariksa dan Langit dalam waktu bersamaan.
Bab 12: PERTARUNGAN
Langit dan Antariksa kembali tawuran karena memang rutinitas. Hal itu sering mereka lakukan. Namun, kali ini Alex ikut andil saat Langit berhasil mengalahkan Antariksa. Laki-laki itu tiba-tiba menyerang.
Bab 13: ASAL-USUL
Mengisahkan awal mula Langit dan Antariksa menjadi rival. Diawali dengan prank yang diniatkan mengatakan Marina pingsan, Langit koma hingga beberapa hari.
Bab 14: SEJARAH
Bulan mulai akrab semenjak diminta mengambil buku tugas di kantor bersama Antariksa. Berada dalam satu kelompok presentasi Sejarah, dan berakhir jadian di lapangan seusai olahraga.
Bab 15: KENANGAN
Sebuah miniatur big ben adalah benda yang pernah Antariksa berikan sebagai hadiah ulang tahun Bulan membuatnya teringat akan kenangan indah bersama laki-laki itu.
Bab 16: PEMBUKTIAN
Antariksa berusaha membuktikan tentang kepeduliannya. Saat Mentari berniat memotong rambut Bulan secara diam-diam dari guru, Antariksa melaporkannya. Selain itu, Antariksa meminta Bulan menjauhi Langit. Di sinilah Antariksa mengetahui fakta tentang hubungan Bulan dan Langit.
Bab 17: MENTARI
Mentari meminta maaf pada Bulan karena jera setelah dilaporkan oleh kepala sekolah pada ayahnya dan mendapat peringatan langsung dari Langit.
Bab 18: ALEX
Bulan yang menemani Venus di perpustakaan harus kabur-kaburan saat melihat Alex. Setelah berhasil keluar dari perpustakaan, Bulan tak menyangka bahwa Alex masih mengikutinya.
Bab 19: HILANG
Bulan hilang semenjak izin pergi ke Indoapril. Di sini konflik antara Langit dan Antariksa terselesaikan.
Bab 20: DICULIK
Bulan diculik oleh Alex. Dalam bab ini Alex menantang Langit berduel di atas ring melalui sebuah perjanjian dan Langit menerimanya.
Bab 21: KOMPETISI
Menuju akhir cerita, Langit dan Alex bertarung secara resmi di atas ring. Alex selalu unggul di beberapa ronde berturut-turut. Namun, di ronde akhir dia kalah.
Bab 22: ENDING
Alex koma dua hari di rumah sakit. Langit menjenguknya dan di sana mereka menjalin pertemanan setelah bertahun-tahun berselisih.
Ide cerita:
Kalau menurutku, ide ini memang terkesan biasa. Dari sebuah bullyan akibat kejadian, itu memang terbilang mainstream. Selain itu, dalam cerita ini menyajikan konflik hati Antariksa yang terhalang oleh gengsi.
Karakter:
Bulan karakternya tak putus asa. Walau selalu digunjing, dia tetap berani ke sekolah dengan embel-embel belum 100% warga sekolah yang menjauhinya.
Karakter Antariksa mementingkan harga diri. Karena kabar miring tentang keluarga Bulan, Antariksa pergi begitu saja tanpa mengucapkan putus. Terbilang sangat labil.
Sementara Langit, karakter dia sombong, angkuh, cukup dingin, namun pandai. Matanya sangat jeli pada hal sekitar dan pintar mengelabui serta menjatuhkan orang lain.
Setting:
Settingnya menurutku terlalu banyak dan sering berpindah-pindah. Menurutku juga penjabarannya sudah cukup detail disertai suasana sekitar.
Plot:
Plot menurutku sederhana dan gak terlalu menonjolkan konflik. Konflik di mana Bulan dijauhi jarang dibahas sejauh ini. Bahkan, ada beberapa yang salah akibat kurang riset.
Gaya bahasa:
Gaya bahasa lebih mengutamakan hal yang modern. Ada beberapa kata tidak baku di tengah narasi dan cara penulisannya menurutku masih sedikit bertele-tele.
Kelebihan dan kelemahan:
Kelebihan cerita pada penjabaran yang detail. Dari karakter, ciri-ciri, dan setting yang dijelaskan secara lengkap. Scene antar bab juga terpaut nyambung dan penulisan rapi.
Kelemahan ada pada penulis yang kurang riset dan teliti. Ada beberapa yang tak masuk akal, kata tidak baku, dan puebi yang terlewat akibat terlalu buru-buru.
***
Judul : Dear A - TIM D
Genre : Teen Fiction
Jumlah part yang dibaca : 1-5
Author : Dafa Henderson
Pembaca : Zora
-----
Preview :
Chap 1 : Pembukaan/Prolog
Diawali dengan berita penangkapan CA---ayah Bulan---sebagai tersangka membuat Bulan semakin putus asa. Di sini penggambaran situasinya kurang jelas, lalu terlalu banyak menggunakan dialog tag, padahal tokoh yang bicara hanya Bulan dan Bi Nara.
Di awal-awal disebutkan rumah Bulan disegel oleh kejaksaan, tetapi mengapa sebelum pindah justru dikatakan rumah yang sudah ditinggali sekitar 4 tahun itu dijual? Barang yang sudah disegel itu tidak boleh dijual, loh.
Chap 2 : Aplikasi Hits
Chap 2, tema aplikasi hits-nya kurang terasa. Karena mengikuti plot yang tercipta di awal chapter, bagian ini lebih cocok dengan tema "buli".
Chap 3 : Kesepakatan
Bagian 3, tema kesepakatan sudah diaplikasikan dengan cukup baik. Meskipun ada pemborosan kata ucap dan lirih, bisa dipakai salah satu saja. Selain itu dialog tag juga masih mendominasi.
Chap 4 : Cahaya
Sebenarnya tema cahayanya kurang terasa. Dan entah mengapa, lagi-lagi aku cukup terganggu sama dialog tag. Mungkin karena dalam cerita ini hampir keseluruhan menggunakan dialog tag.
Boleh-boleh saja, tetapi saranku jika banyak menggunakan dialog tag sebaiknya lebih variatif lagi. Jangan hanya menggunakan "tanya, ucap, jawab, sahut" karena mendominasi jadi terasa membosankan.
Chap 5 : Hari Sial
Tema Hari sial diaplikasikan dengan baik di part ini. Langit yang bangun kesiangan hingga menyebabkan Bulan terlambat dan berakhir gadis tersebut mendapatkan hukuman untuk membersihkan ruang perpustakaan. Ketambahan sial lagi, ia tersungkur karena salah satu tali sepatunya belum terikat.
Chap 6 : Masa Lalu
Ide mengenai masa lalu yang menguak awal mula Bulan jatuh ke pelukan Angkasa, walau pada akhirnya hubungan mereka saat ini gak ada kejelasan. Juga langit yg pernah mengalami koma gara-gara Angkasa. Menunjukkan tema dengan cukup baik.
Pendapat mengenai ide :
Ide cerita awalnya kupikir akan membawa konflik Cakra dan menjelaskan secara detail. Ternyata, hanya kehidupan pribadi dan cinta seorang gadis sma.
Karakter :
Bulan, si tokoh utama yang digambarkan sebagai sosok gadis kuat, tampak sedikit cuek, dan tidak terlalu mementingkan masalah dalam hidupnya atau bisa jadi karena terbiasa.
Langit : sosok yang peduli, walaupun mengesalkan bagi Bulan.
Angkasa, pengecut. Ia adalah kekasih Bulan yang justru ikut menjauhi gadis tersebut. Gengsi tinggi, dan tak acuh.
Venus, lelaki yang peduli terutama pada Bulan ketika gadis tersebut dibuli dan di jauhi oleh teman-temannya.
Marina, sosok ibu pengganti yang peduli dan menganggap Bulan seperti anaknya sendiri.
Bi Nara, asisten rumah tangga Bulan yang kini bak hilang ditelan bumi karena gak muncul lagi dalam cerita.
Mars, ayah Langit yang karakternya masih abu-abu.
Setting :
Setting hanya seputar sekolah dan rumah, juga tidak digambarkan dengan begitu jelas.
Plot :
Plot cerita termasuk sederhana, apalagi untuk genre teenfic. Sejauh ini konflik yang kentara di alami si tokoh adalah pembulian, walaupun dalam cerita hanya digambarkan bukan pembulian fisik.
Gaya bahasa :
Gaya bahasa cukup membuat mengeryitkan dahi. Banyaknya penggunaan Dialog tag umum, sedikit membuat aku selaku pembaca merasa tidak nyaman. Tidak tahu dengan yang lain, tetapi menurut aku begitu.
Kelebihan dan kelemahan :
-
Pendapat pribadi :
-
***
EVALUASI MINGGU PERTAMA
Judul cerita : Dear A
Genre : teen-fic
Jumlah chap : 6
Penulis : dafa
Pembaca : febri
Preview
Papa Bulan yang seorang pengedar narkoba, membuat dunianya runtuh, karena tak ada lagi pewarna hidupnya setelah mamanya meninggal dan papanya tertangkap. Karena kejadian itu juga, rumah mereka disita.
Adik dari papa Bulan memutuskan untuk menerima Bulan tinggal bersama. Di sana, Bulan tinggal bersama Langit, sepupunya dan juga kedua orang tua lain serta Bi Nara, pembantu dari rumah lamanya.
Cerita berlanjut tentang Bulan yang mendapatkan hujatan dari teman-teman sekolahnya.
Chap 1 : Tema : Aplikasi hits
Scene awal disinggung kalau Bulan adalah seorang selebgram.
Di tengah narasi kembali disinggung aplikasi yang Bulan gunakan. ia membuka instagram dan WhatsApp yang berisi hujatan terhadap dirinya.
Peran aplikasi di chapter ini hanya sekedar lewat dan tidak punya peran penting, jadi temanya gak masuk.
Chap 2 : Tema : Kesepakatan
Antariksa yang menyandang status sebagai pacar Bulan, tak suka kalau Venus dekat dengan Bulan hanya karena wajah Bulan yang mirip dengan saudara kandung Venus.
Antariksa pun setuju bila Venus dekat dengan Bulan dan bila Venus menganggap Bulan lebih dari teman.
Scene terakhir, geng Antariksa sepakat buat balapan sama geng Andromeda dengan syarat, kalau menang geng lawannya akan menuruti keinginan Antariksa dan jika kalah lawan akan mendapatkan markas mereka.
Menurutku temanya sedikit masuk.
Chap 3 : Tema : Cahaya
Berada ditengah-tengah keluar adik papahnya saat kejutan ulang tahun Langit, membuat Bulan merasakan cahaya baru dalam hidupnya.
Temanya masuk tapi gak kental.
Chap 4 : Tema : Hari sial
Telat datang ke sekolah dan langsung kepergok sama guru saat di depan gerbang, serta jatuh di depan Antariksa, sukses membuat chapter ini mengandung tema yang kuat.
Chap 5 : Tema : Masa lalu
Penggunaan tema digunakan pada kisah balik Bulan yang menceritakan bagaimana ia bisa berpacaran dengan Antariksa.
Temanya masuk tapi gak kental, pas nyeritain masa lalunya itu kayak cuma lewat aja, mungkin kalau part itu bisa diperdalam, bakal lebih dapet temanya.
1) ide cerita
Ide tentang latar belakang Bulan, menurutku ide yang baru.
2) karakter
Antariksa, Venus, dan Langkit cukup terasa karakter mereka yang seperti jagoan, bad boy dan siswa pemes. Buat Bulan, aku merasa belum ada karakter yang menempel pada dia.
3) setting
Berlatar di zaman sekarang, yang mana murid sekolah sudah bawa moge dan bergaya seperti jagoan.
4) plot
Alurnya tersusun dan cukup rapi.
5) gaya bahasa
Cara penyampaiannya mudah dipahami dan dibayangkan, diksinya juga sederhana.
6) kelebihan & kekurangan
Selain beberapa kekurangan cerita yang terdapat beberapa hal tidak logis, menurutku gak ada lagi.
7) saran pribadi
Sama seperti lainnya, perbanyak riset. Tetap semangat masooo..
Sekian evaluasi minggu ini.
***
Form Evaluasi
Judul cerita: Dear A
Genre : Teenfic
Jumlah part yang dibaca: 1, 2, 3, 4, 5, 6.
Author: Dafa Henderson
By Ra Nafia
-----
Preview:
Part 1
Itu tantenya Bulan kayak yang kurang pedilu sama bapaknya Bulan, bisa canda ria sekeluarga padahal kakaknya lagi ketimpa musibah besar.
Part bagian akhir ternyata isi hati, kirain bukan dibatin. Kata-kata yang diucapkan dalam hati gak perlu pakai petik dua, ya.
CMIIW
Part 2
Karakter tokoh Bulan ini apa nggak terlalu aneh? Maksud akika, ayahnya ditangkap polisi, emaknya belum lama mati, rumah disita, dia hidup numpang di rumah orang---meski tempat tante sendiri, dibully di sosmed, Bo'. Secara selebgram gitu. Tau sendiri kan, jari netizen itu pedasnya ngalahin cabe super pedas di dunia belahan manapun. Kalo di RL, akika rasa Bulan itu sedang depresi atau stres atau ga bakalan mau masuk sekolah karena malu atau paling gak dia murunglah, lesulah, gak bergairahlah, apalah. Tapi, kalo di sini, masuk sekolah masih bisa senyum-senyum gaje?
Jadi kayak jomplang gitu sebab akibatnya. Ibarat masalah segitu banyaknya cuma kayak kehilangan buku cetak pelajaran sekolah aja.
Tema ga masuk, yes.
CMIIW
Part 3
Kejadian yang menurut akika bikin heran adalah di mana awalnya Antar narik Ven kayak orang mau ngajak gelud, tau-tau udah setuju aja Ven deketin Bulan cuma gegara dikasih wejangan dikit. Dan Author menggambarkan tokoh yang seperti itu sebagai orang yang paling disegani di sekolah.
Hmmmm???
Tema masuk, yes.
CMIIW
Part 4
Akika ga paham, tema cahaya di sini dianalogikan sebagai traktiran Langit buat Bulankah? Apa lilinnya? Akika tidak menemukan cahaya di sini.
Maap, tema ga masuk, yes.
CMIIW
Part 5
Saya ngga tau gimana sekolah di daerah kalian, ya. Tapi setau akika, hukuman buat siswa itu diberikan waktu jam pelajaran kosong atau pas istirahat atau pas pulangnya. Soalnya, biar si siswa gak ketinggalan mapel. Kalau diberikan pas KBM, itu ga bijak banget, sih.
Kalau kalian di posisi Bulan, protes aja. Minta ngerjain hukumannya pas KMB kosong.
Anak mau belajar kok disuruh nyapu, emangnya babu.
Tema masuk, yes.
CMIIW
Part 6
Temanya gak kena menurutku, terus masih ada kata yang diucapin batin pake petik dua, ya.
Ide cerita
Dari Part 1, 2, 3, 4, 5, dan 6, biasa, udah banyak terdapat di cerita maupun film.
***
Judul : Dear A - TIM D
Genre : Teenlite
Jumlah part yang dibaca : 1-6
Author : @Dafa
Pembaca : Nara
-----
Preview :
Menceritakan kisah Bulan yang mengalami kejadian tidak terduga akibat ayahnya, ia dijauhi oleh orang-orang sekitarnya, sosok Langit satu-satunya yang ada di sisinya. Lalu sosok Antariksa, ketua geng yang dulu dekat dengan Bulan, ia membenci Langit sebagai rivalnya dari sekolah lain.
Bab 1 :
Bab pembukaan, dimulai dengan Bulan menonton berita ayahnya tertangkap, setelah itu datang petugas yang menyita rumah mereka hingga Langit menelpon untuk mengabarkan Bulan tinggal dengan mereka.
Bab 2 :
Masuk sekolah setelah kasus ayahnya heboh, dia diantar oleh langit. Sosok selebgram yang dulunya dipuja sekarang dihina dan akan menjadi objek bulian. Antariksa menjauhinya, begitu juga dengan yang lain, Venus memperingatkan tentang kemungkinan dia akan dibuli. Bulan pergi ke taman sekolah.
Bab 3 :
Bulan menyendiri dan ia mempertanyakan janji Angkasa, lelaki yg setahun berpacaran dengannya, yg menjanjikan menerima dia apa adanya, sekarang hanya sekedar omong saja tanpa bukti.
Angkasa menarik Venus dan mempertanyakan kelakuan lelaki itu mendekati Bulan. Venus mengatakan ia tidak bisa menjaga Bulan bukan hanya karena Bulan mirip dgn Vani-saudara kembarannya. Angkasa sepakat balap mobil. Yang ku bingung ini kesepakatan dgn Venus atau tantangannya.
Bab 4 : Cahaya
Cahaya bagi Bulan itu adalah keluarga barunya. Pertarungan Angkasa dan Langit khas banget dengan anak-anak orang kayak di sinetronan.
Bab 5 :
Langit bangun kesiangan yang membuat Bulan ketiban sial karena terlambat dan dihukum membersihkan perpustakaan. Angkasa tidak pergi saat lihat Bulan dan tertawa saat gadis itu lupa mengikat tali sepatunya yg membuat dia jatuh. Rada aneh aja sih, saya gak mungkin sampai sebegitu lupa dengan tali sepatu. Kecuali gak sengaja terinjak saat bangun, oke lah.
Bab 6 :
Mereka bercerita tentang saat pertama Bulan dan Angkasa jadian, setelah sampai di kafe. Angkasa yg mengikuti mereka tidak bisa mendekat untuk menguping. Setelah itu Langit mengatakan kalau dia dan angkasa pernah dekat tapi lelaki itu yang menjadi penyebab ia koma selama dua tahun.
Pendapat mengenai ide :
Kisah cinta yang, ehem, saya merinding bacanya karena yah ... ehem ... oke, saya objektif kok. Kisah cinta anak remaja biasa, cuma agak ragu jadinya itu si Langit koma kan, tapi kok seakan mereka seumuran satu angkatan gitu deh. Atau cuma saya yang gak nyimak ya. #garukperut
Karakter :
Bulan, cewek yang sekarang tinggal sama keluarga sepupunya karena ayahnya dipenjara. Saya curiga kalau cewek ini sebenarnya psiko.
Angkasa, pacarnya Bulan, tapi ia gengsi cewek itu ortunya pengedar. Masih cinta sama Bulan, dia saingan sama Langit.
Langit, sepupu Bulan, saingan Angkasa. Lelaki yang pernah koma dan ternyata juga ketua geng di sekolahnya.
Setting :
Setting dalam cerita ini, berada di sekitar rumah dan sekolah.
Plot :
Plot saya gak begitu mengerti karena masih awal mungkin ya, juga kok mereka bisa tahu itu ortu Bulan yang seorang selebgram dan ia di hujat bisa bertingkah seperti gak terjadi apa pun. Heter tahu dari mana kalau itu ayah si Bulan. Err saya yang terlalu gaptek atau gimana sih?
Gaya bahasa :
Saya masih belum terbiasa dengan gaya cerita remaja zaman sekarang ini dan lagi ini lurus jadi saya gak begitu punya banyak referensi gaya bahasa untuk teenlite itu bagaimana. Tapi balik lagi ini punya penulis, saya gak bisa mengubah jika penulis memang membuat cerita seperti itu.
Kelebihan dan kelemahan :
Kelebihan, kita akan mengenal tata Surya.
Kelemahan karakter yang disebutkan auranya lewat aja, ini satu sekolah memang begitu ya nama-nama planet.
Pendapat pribadi :
Karena ini lurus, saya gak begitu menyimaknya bacaannya terus terasa banget ala sinetron dan saya tidak begitu menikmati bacaannya. Maafkan saya, ini cuma pendapat pribadi dong. Gak begitu pengaruh sama cerita penulis yang mungkin memiliki penikmatnya sendiri.
***
Judul cerita : Dear A
Genre : Teen-fic
Jumlah chapter dibaca : 6
Author : Dafa
Pembaca : Akira
Preview
Menceritakan tentang Bulan, seorang gadis yang harus menerima nasib buruk di hidupnya, setelah kehilangan sang ibu karena meninggal, kini Bulan harus ikhlas ditinggal sang ayah yang tertangkap polisi karena kasus narkoba.
Bersama pembantunya, Akhirnya Bulan tinggal di rumah tantenya, ibunya langit sepupunya karena rumah yang dia tempat disita.
Kehidupan sekolah menjadi begitu berat, setelah Bulan dibully teman-temannya, ditambah Aksa berubah sikapnya.
Ch 1 Aplikasi hits
Di sini aplikasi hanya sekedar disebut saja, tidak bisa menjadi landasan cerita. Tema tidak masuk.
Ch 2 kesepakatan
Antariksa membuat kesepakatan untuk balapan dengan Andromeda dengan syarat, jika menang geng lawannya akan menuruti keinginan Antariksa dan jika kalah lawan akan mendapatkan markas mereka.
Tema masuk walau tipis.
Ch 3 cahaya
Bulan merasakan kembali apa itu cahaya kehangatan keluarga saat dia menjadi bagian saat merayakan ulang tahun Langit.
Temanya masuk tapi gak kentel.
Ch 4 Hari sial
Bulan yang terlambat datang ke sekolah, harus menerima nasib buruk, karena saat itu juga dia ketahuan oleh gurunya. Serta dia juga harus mengalami kejadian sangat memalukan, yaitu terjatuh di depan Antariksa.
Tema masuk.
Ch 5 masa lalu
Kali ini menceritakan flasback tentang hubungan Bulan dan antariksa.
Untuk tema masuk.
Ide cerita
Kisah gadis yang hidup menderita ala sinetron, dan mendapatkan tindakan bully, begitu terasa biasa.
karakter
Bulan gadis malang yang belum ketahuan seperti apa karakternya.
Aksa dan Venus, inget film yang ada anak sekolah main motor balap. Karakter masih belum terlihat jelas.
Bi Nara, tipe setia dan penyabar. Walau ada bagian yang menyebut dia cekatan, tapi belum tampak showing yang cukup.
3) setting
Sekolah dan rumah Langit
4) plot
Cerita berjalan dengan baik dengan bahasa yang mudah dipahami juga
5) gaya bahasa
Penggunaan kata yang sederhana dan mudah dimengerti. Untuk dasar menulis jelas penulis sudah sangat mengerti.
6) kelebihan & kekurangan
Cerita mengalir dengan enteng, ciri khas genre anak muda yang mudah dipahami, konflik ringan seputar anak sekolah.
Masih terdapat kesalahan penulisan kata baku dan nama-nama yang buat aku berpikir tentang susunan tata surya.
Pendapat pribadi
Cerita sudah cukup rapi, namun sepertinya terinspirasi dari cerita anak alay di sinetron. Coba ganti tontonan dan bacaan, agar cerita model begini bisa dimodifikasi lagi agar tidak terasa membosankan.
****
Form Evaluasi
Judul cerita: Dear A
Genre : Teen fiction
Jumlah part yang dibaca: Semuwah
Author: Dafa
Pembaca: Lop
-----
Preview:
Bab 1 : Pembuka/prolog
Dibuka dengan penangkapan ayah Bulan yang terbukti sebagai pengedar barang terlarang. Karena rumahnya akan disita, maka Bulan tinggal di rumah tantenya
Bab 2 : Aplikasi hits
Sampai di sekolah, ternyata banyak anak-anak yang menjauhi Bulan, bahkan pacarnya sendiri---Aksa. Hujatan banyak didapat oleh gadis itu, baik dari media sosial maupun secara langsung. Meski begitu, Bulan menerima dengan lapang dada perlakuan orang-orang pada dirinya.
Bab 3 : Kesepakatan
Aksa melabrak Venus karena laki-laki itu berani mendekati Bulan. Karena tak terima, mereka lalu adu mulut. Kemudian, teman Aksa melerai. Saat itu Juni memberi info kalau akan ada balapan motor. Maka Aksa menyanggupi untuk ikut dalam balapan tersebut.
Bab 4 : Cahaya
Saat balapan motor, sayng sekali Aksa kalah. Dengan berat hati, kunci markas jadi milik tim lawan. Di tempat lain, Bulan ikut serta merayakan ulang tahun sepupunya. Dengan ruangan yang gelap gulita, merek menyiapkan sebuah kejutan kecil. Bulan merasa, dia memiliki keluarga lagi. Memiliki cahaya yang membuatnya lebih semangat.
Bab 5 : Hari sial
Bulan terlambat masuk sekolah. Alhasil, dia dihukum membersihkan perpustakaan. Di tengah-tengah aktivitasnya, Aksa datang ke perpustakaan membuat Bulan kelabakan. Saat akan keluar ruangan, salah satu tali sepatunya belum terikat dan menyebabkan gadis itu jatuh.
Bab 6 : Masa lalu
Bulan dan Langit berbincang-bincang mengenai masa lalu Bulan. Gadis itu bilang, dulu dia pernah ditembak Antariksa di lapangan basket. Pertama mereka bertemu di kantor guru, setelah itu saling kenal dan berujung pacaran. Dulu, Antariksa juga pernah jadi teman Langit. Tapi sekarang sudah bukan lagi karena Antariksa-lah yang menyebabkan Langit kecelakaan hingga koma.
Bab 7 : Bebas
Pada hari libur, Bulan dan Langit pergi menjenguk ayah Bulan. Cakra menanyakan berbagai hal mengenai kehidupan Bulan selama dia tidak ada. Saat Bulan dan Langit akan pulang, mereka bertemu dengan Antariksa.
Bab 8 : Kesempatan
Saat pagi hari, ada anak baru bernama Alex yang tidak sengaja menabrak Bulan. Kemudian, Antariksa mulai mendekati Bulan lagi. Laki-laki itu meminta Bulan untuk menjauhi Langit. Bulan yang sudah terlanjur kecewa lalu meminta Antariksa mengulang semua dari awal.
Bab 9 : Bohong
Bulan dijahili oleh Mentari. Di saat yang bersamaan, aktivitas itu dipergoki oleh Bu Adira. Bulan lalu diajak oleh Bu Adira ke ruang BK. Di sana Bulan ditanyai tentang aktivitasnya selama ini.
Bab 10 : Beban
Di rumah, Langit meminta Bulan untuk mengerjakan PR-nya. Tapi Bulan menolak dan menyuruh Langit untuk mengerjakan sendiri dengan arahan dari Bulan. Saat Ini Nara masuk ke kamar Bulan, gadis itu lalu curhat tentang masalahnya di sekolah.
Bab 11: Kenyataan
Ayah Bulan terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman penjara. Mentari mendapatkan hukuman dari Bu Adira karena menjahili Bulan. Saat istirahat, Bulan ditemani oleh Alex. Tapi sayangnya Alex hanya memanfaatkan Bulan untuk menghancurkan Antariksa dan Langit.
Ide cerita: tentang pembullyan seorang gadis karena kayaknya melakukan tindak kejahatan.
Karakter:
Bulan adalah cewek naif yang menganggap kalau dirinya selaku baik-baik saja. Dia tidak mau merepotkan orang lain.
Langit. Karakter Langit masih abu-abu menurutku. Intinya, dia sepupu Bulan yang pernah berteman dengan Angkasa.
Angkasa adalah pacar bulan yang punya gengsi tinggi dan gak gentleman. Saat Bulan mengalami kesusahan, dia malah langsung kabur.
Alex adalah musuh Langit danh Angkasa. Dia digambarkan sebagai seorang yang manipulatif.
Mentari adalah cewek hits sekolah yang suka menindas orang-orang lemah seperti Bulan.
Setting: berada di kafe, kelas, rumah. Menurutku, WB masih belum terlalu kuat meski pembaca sudah bisa membayangkan sendiri.
Plot: plot udah jalan meski pas awal-awal ada beberapa adegan yang emang bikin ngernyit.
Gaya bahasa: gaya bahasa Mudah dipahami tapi terasa sedikit membosankan.
Kelebihan
Cerita Dafa ini plotnya udah jelas, alur dan konflik juga udah terbentuk.
Kekurangan
Menutip dari apa yang udah dibilang Xiu, Lily, dan yang lainnya di grup, cerita Dafa ini punya potensi. Tinggal poles sana poles sini dan banyak-banyakin latihan. Memang ada beberapa adegan yang terlalu detail, gak penting, dan kurang riset, tapi menurutku ini bisa diakali dan lama-lama bakal terbiasa buat bikin cerita yang bisa dinalar.
Pendapat pribadi: banyak-banyak latihan, Dafa! Semangat terus, yah.
****"Judul cerita : Dear A
Genre : Teen Fiction
Jumlah part yang dibaca : 11
Author : Dafa
Pembaca : Rama
-----
Preview :
Ayah Bulan tersandung kasus narkoba sehingga membuatnya dijauhi teman-temannya, bahkan pacarnya sendiri, Aksa.
Bab 1 : Awal
Ayah Bulan terjerat kasus pengedaran narkoba. Rumah mereka disita sehingga Bulan dan Bi Nara---asisten rumah tangganya---harus keluar dari sana dan mencari rumah baru. Akhirnya, setelah berkeliling, mereka pun menemukan sebuah kontrakan yang sudah kosong selama lima bulan seharga tiga ratus ribu rupiah tiap bulannya.
Bab 2 : Aplikasi Hits
Tema diaplikasikan dengan Bulan yang dulunya adalah selebgram dengan berjuta followers, tetapi sekarang menjadi bahan hujatan karena ayahnya yang tersandung kasus. Di bab ini, dikenalkan pula beberapa tokoh, yaitu Langit---yang tidak ada penjelasan tentang dirinya, Antariksa, Venus, dan Mentari.
Bab 3 : Kesepakatan
Antariksa dan Venus membuat kesepakatan bahwa Aksa akan membiarkan Venus memberi perhatian pada Bulan. Lalu, Aksa yang setuju dengan taruhan dari Sakda---pasukan Andromeda---tentang balapan. Di bab ini, dijelaskan juga jika Aksa sebenarnya masih menyayangi Bulan, tetapi terhalang gengsi.
Bab 4 : Cahaya
Keluarga paman dan bibi Bulan dianalogikan sebagai cahaya baru yang menghiasi kehidupan Bulan. Di sini, latar belakang Langit pun diperjelas bahwa ia adalah sepupu Bulan.
Bab 5 : Hari Sial
Bulan terlambat ke sekolah dan mendapatkan hukuman untuk membersihkan perpustakaan. Tidak sama situ saja, saat keluar, tali sepatu Bulan tidak terikat sehingga ia harus tersungkur di depan Aksa.
Bab 6 : Masa Lalu
Bulan menceritakan awal kisahnya dengan Aksa, bagaimana mereka bisa berpacaran. Lalu, masa lalu si Langit dan Aksa yang menjadi rival sekarang sedikit disinggung di akhir.
Bab 7 : Hari Libur
Saat hari libur sekolah, Bulan dan Langit mengunjungi ayah Bulan---Cakra---di sela tahanan. Saat pulang, mereka sempat melihat Aksa yang kata Langit mengunjungi kakaknya.
Bab 8 : Kesempatan
Aksa meminta kesempatan untuk bersama Bulan lagi. Namun, Bulan tidak memberikan kesempatan itu. Di lain sisi, seseorang memiliki rencana untuk menghancurkan Aksa.
Bab 9 : Bohong
Bulan berbohong saat ditanya apakah ia dirundung oleh teman-temannya. Alex si murid baru pun memulai rencananya.
Bab 10 : Beban
Bulan mengungkapkan segala keluh kesahnya pada Bi Nara. Tema cuma nyentil.
Bab 11 : Kenyataan
Bulan harus menerima kenyataan pahit bahwa Alex mendekatinya hanya untuk menghancurkan Langit dan Aksa. Tema lumayan masuk, tapi tidak terlalu kental.
Ide cerita :
Seorang anak pengedar narkoba yang dijauhi. Jujur, ini ceritanya drama banget. Mungkin cuma aku kali, ya, tapi aku merasa ini sebelas dua belas sama sinetron Indonesia.
Karakter :
Bulan, anak pengedar narkoba, bahan gunjingan baru bagi teman-temannya. Naif, nyaris bodoh. Kenapa dia gak jujur sama gurunya, padahal udah keliatan jelas kalau bohong? Selebihnya, aku belum liat sifat lain yang menonjol dari si Bulan.
Antariksa, pacar Bulan. Mengedepankan gengsi, mulut manis tanpa ada bukti.
Langit, sepupu Bulan sekaligus mantan teman sekaligus rival Aksa.
Alex, murid baru yang ingin mempunyai rencana untuk menghancurkan Aksa.
Setting :
Setting-nya di rumah Langit sama sekolah, penjara, kafe dan lain-lain. Lalu, kok bisa tiba-tiba si Bulan sudah tinggal di rumah Langit aja? Bi Nara ke mana setelah beberap bab baru ditunjukkin keberadaannya? Ini setting waktuny kapan? Berapa hari, minggu, atau bulan setelah Pak Cakra ditangkap?
Plot :
Plot-nya cukup berbelit untuk genre teen fiction dan cerita yang hanya akan memiliki 22 bab. Entah fokus cerita ini akan ke mana. Entah pada hubungan Bulan-Aksa atau hubungan Aksa-Langit-Alex. Atau mungkin keduanya akan dibahas.
Untuk plot hole, entahlah, aku cuma masih bingung tentang setting waktunya sehingga Bi Nara bisa hilang tanpa jejak. Lalu, berita tentang Pak Cakra ini bisa cepat sekali nyebarnya, ya. Padahal untuk kasus narkoba yang melibatkan orang biasa, biasanya gak terlalu dilirik orang-orang---setahu aku, mon maaf kalau salah. Atau ayah Bulan itu seorang publik figur yang dikenal masyarakat?
Oh, iya, itu waktu balapan, detail banget, ya, sampe kecepatannya aja dicantumkan. Dan si Ibu Ardira ini hapal banget arah mata angin. Mungkin itu bisa diganti dengan kanan kiri aja kali, ya. Serius, jarang banget orang nyebutin selatan, utara, barat, timur, barat daya, dan sejenisnya.
Gaya bahasa :
Gaya bahasanya cukup mudah dipahami. Namun, ada beberapa kata tidak baku yang masih dipakai. Yang paling mencolok itu adalah 'perduli' dan 'memperdulikn'.
Lalu, penulis berusaha memberikan cliffhanger alias ending gantung di beberapa part. Namun, hal ini semakin memelintir plot sehingga makin rumit.
Kelebihan dan kelemahan :
Mungkin untuk orang-orang yang suka bacaan drama dan kisah anak remaja ala ala antara cowok gede gengsi---macam si Aksa---dan si Bulan, cewek yang jadi bahan bully, bacaan ini kayaknya cocok untuk mereka.
Kelemahannya, masih banyak hal-hal logis yang agak melenceng dan buat aku nyernyit. Mungkin bisa diperbaiki di chapter ke depan, ya.
Pendapat pribadi :
Pertimbangkan lagi logika di dunia tokohnya, Daf. Kurangin adegan sinetron.
*******
Form Evaluasi
Judul cerita: Dear A
Genre: Tinpik
Jumlah part yang dibaca: Semwahhh
Author: Dafa
Pembaca: Kodok Seme
-----
Preview: Menceritakan tentang seorang gadis yang ditinggal orang tuany, harus hidup dengan tantenya dan menghadapi masa-masa suliddd.
Bab 1: Menceritakan tentang Bulan yang harus kehilangan ayah yang tertangkap polisi karena kasus narkoba setelah kehilangan ibu lebih dulu.
Bab 2: Aplikasi hits
Tema ga masuk di bab ini.
Bab 3: Menceritakan tentang Sakda yang mengajak Antariksa balapan, dengan taruhan kalau Antariksa menang Sakda harus menuruti permintaan Antariksa, tetapi kalau Antariksa kalah dia harus menyerahkan markasnya untuk Sakda. Lumayan lah temanya kena.
Bab 4: Bulan seperti baru saja menemukan cahaya yang sudah lama redup setelah ikut merayakan ulang tahun Langit, sepupunya. Tema kena dikit.
Bab 5: Menceritakan tentang Bulan harus menghadapi beberapa kesialan, mulai dari terlambat datang ke sekolah dan ketahuan oleh guru sampai terjatuh di depan Antariksa. Tema kena.
Bab 6: Bab ini mengisahkan tentang hubungan Bulan dan Antariksa di masa lalu. Tema lumayan kena.
Bab 7: Menceritakan tentang Bulan dan Langit yang pergi mengunjungi ayah Bulan di penjara.
Bab 8: Menceritakan tentang Bulan yang bertemu dengan seorang murid baru bernama Alex. Ternyata Alex benci dengan Antariksa, dan menemukan sebuah kesempatan untuk menghancurkan Antariksa setelah diam-diam menguping pembicaraan Antariksa dan Bulan.
Bab 9: Menceritakan tentang seorang gadis beranama Mentari yang sepertinya ingin merundung Bulan, tetapi tidak jadi karena seorang guru melihatnya. Guru itu pun membawa Bulan ke ruang guru dan bertanya mengenai keadaan Bulan di lingkungan sekolah setelah ayahnya dipenjara, tetapi Bulan berbohong dengan mengatakan semuanya baik-baik saja. Tema lumayan kena.
Bab 10: Menceritakan tentang Bulan yang menceritakan beban pikirannya pada Bibi Nara.
Bab 11: Menceritakan tentang Bulan yang akhirnya mengetahui kebenaran tentang mengapa Alex mendekatinya. Tema kena.
Ide cerita: Cerita tentang pahit-manis hidup seorang gadis SMA.
Karakter:
- Bulan, gadis malang yang punya sejarah khusus dengan Antariksa.
- Langit, sepupu Bulan.
- Antariksa, anak motor hobi balap.
- Alex, murid baru di sekolah Bulan yang ternyata punya dendam sama Langit dan Antariksa.
Setting: Kebanyakan di sekolah kalo ga di rumah Langit.
Plot: Cerita berjalan maju dengan mulus.
Gaya bahasa: Gaya bahasa santai, diksi sederhana dan mudah dimengerti.
Kelebihan dan kelemahan: Cerita mudah dipahami karena mengisahkan tentang kehidupan anak sekolah pada umumnya (lebih tepatnya kehidupan ala anak sinetron), tetapi ada beberapa scene gak perlu yang sebenarnya gak ngaruh di cerita kalo dibuang.
Pendapat pribadi: Uda lengkap di atas.
***
Judul : Dear A
Genre: Teenficion
Jumlah part yang dibaca: 1-11
Author: Dafa
Pembaca: Halin Manoban
----
Preview :
Tentang Bulan yang menjadi bahan bully-an setelah kejadian itu.
Bab 1 : Awal
Berita tentang Cakra Aditya-Ayah Bulan-yang diringkus oleh polisi karena menjadi pengedar narkoba membuat Bulan-putri Cakra-terpukul. Rumah milik mereka disita akibat kasus tersebut. Langit-sepupu Bulan-mengabari gadis itu untuk tinggal di rumahnya atas permintaan mama dan papa cowok itu.
Bab 2 : Menjauh
Bulan kembali bersekolah. Ia yang sebelumnya dibanjiri pujian kini bertolak 180 derajat semua orang menjauhinya, termasuk Antariksa-pacarnya. Bahkan akun media sosialnya pun dipenuhi hujatan oleh netizen yang mengikuti dirinya. Tersisa Venus yang masih mempedulikan keadaan Bulan dan memberinya perhatian juga menenangkan gadis itu di sekolah.
Bab 3 : Tantangan
Antariksa marah pada Venus yang begitu perhatian pada Bulan, ia tidak terima. Venus mengatakan jika ia hanya memperlakukan Bulan seperti seorang adik karena kemiripannya dengan Veni-adik Venus yang meninggal dalam kecelakaan. Keduanya cek-cok dan Antariksa yang memang gengsi untuk dekat dengan Bulan meski berstatuskan pacar tidak lagi melarang Venus untuk mendekati gadis itu.
Bab 4 :
Antariksa dan gengnya mendapat tantangan untuk melakukan balapan liar dengan geng Sakda yang diketuai oleh Langit. Kekalahan yang Antariksa alami membuat markas Samakti-geng Antariksa-menjadi milik geng Sakda. Bukan perkara besar karena masih ada markas lainnya.
Dan di rumah Langit, Bulan terheran akan keadaan ruang tamu yang gelap. Ternyata Mars dan Marina-orang tua Langit-sedang memberikan kejutan untuk Langit yang pada hari itu berulang tahun.
Tema cahaya di sini sebagai cahaya lilin untuk ulang tahun Langit.
Bab 5 : Sial
Bulan ketiban sial karena Langit yang bangun kesiangan membuatnya terlambat datang ke sekolah. Alhasil dirinya mendapat kado di pagi hari oleh guru piket untuk membersihkan perpustakaan sekolahnya. Kedatangan Antariksa membuatnya tergesa untuk segera pergi. Kesialan sedang merundungnya, Bulan terjatuh karena tali sepatu kirinya yang belum terikat dengan benar membuatnya terjatuh.
Bab 6 : Dahulu
Dalam perjalanan pulang, Langit menyinggung bagaimana Bulan bisa berpacaran dengan Antariksa yang sangat cemen menurutnya. Kisah berlanjut pada Bulan yang menceritakan bagaimana Antariksa menyatakan cinta padanya dulu dan Bulan langsung menerimanya.
Tema masa lalu di sini merujuk pada cerita Bulan tentang bagaimana ia berpacaran dengan Antariksa.
Bab 7 : Berkunjung
Pada hari libur, Bulan bersama Langit mengunjungi Cakra di lapas. Kisah berlanjut dengan Cakra dan Bulan yang saling bertukar kabar dan juga Langit yang ikut obrolan sepasang Ayah dan anak itu. Karena temanya bebas dan Dafa mengambil tema berkunjung seperti judul babnya, tema masuk.
Bab 8 : Kesempatan
Tema kesempatan diaplikasikan pada Antariksa yang meminta Bulan untuk memberinya kesempatan kedua. Ia menyesali sikap cemennya itu dan kesal melihat Bulan yang bgitu dekat dengan Langit yang menyandang status musuhnya. Namun, Bulan menolak dan meminta Antariksa untuk memulainya dari awal tanpa status di antara keduanya.
Bab 9 : Interogasi
Mentari menarik rambut Bulan dan hendak menyeretnya ke suatu tempat. Namun, hal itu dihentikan Bu Ardira yang menyaksikan sikap bar-barnya itu. Bu Ardira membawa Bulan ke ruangannya dan meminta penjelasan atas apa yang terjadi. Sudah pasti kejadian yang menimpa ayah gadis itu membawa hal buruk juga pada Bulan. Namun, Bulan berbohong dan mengatakan jika ia baik-baik saja, menutupi kesalahan Mentari.
Bab 10 : Beban
Tema beban merujuk pada Bulan yang memikirkan beban yang sedang ditanggungnya. Tentang kehidupannya yang berubah 180 derajat dan bagaimana orang-orang mulai menjauhi dirinya.
Bab 11 : Kenyataan
Bulan yang mulai dekat dengan Alex-murid baru yang sempat menabraknya-mendapati kenyataan jika cowok itu ternyata mendekatinya dengan maksud tertentu, yaitu untuk membalas dendam pada Langit dan Antariksa.
Ide Cerita:
Ide dari cerita ini tentang remaja perempuan yang yang menjadi target bullying karena kasus yang menimpa ayahnya. Ide yang cukup sering ditemui dalam teenfiction sebenarnya. Namun, sampai 11 bab ini, bullying yang dimaksud belum terasa selain ia dijauhi oleh teman-temannya. Dari pada bullying itu masih tergolong pengucilan, kecuali Mentari yang jelas-jelas mem-bully Bulan, tetapi sekali lagi, adegannya bahkan hanya sekilas saja dari 11 bab ini.
Karakter:
1.Bulan
Bulan memiliki karakter yang naif dan mencoba untuk tabah menghadapi rintangan dihadapannya. Yang mengherankan, dengan karakternya ini Bulan memiliki keberanian besar untuk bersekolah dengan tenang, maksudnya rasa insekyur, tertindas dan tertekan yang seharusnya ada pada diri Bulan tidak tergambarkan. Meski mendapat cemoohan bahkan Bulan masih berani berjalan di jalan yang banyak dilalui banyak orang.
2. Antariksa
Pacar Bulan. Memiliki gengsi yang tinggi dan pengecut. Selain itu Antariksa memiliki karakter yang labil.
3. Langit
Sepupu Bulan yang selalu berada di sisi gadis itu. Penggambaran karakter Langit, jujur saja cukup abu-abu dan kurang memberi kesan bagaimana dia sebenarnya.
4. Alex
Sosok baru yang muncul begitu saja dan tiba-tiba sudah menampar Bulan dengan fakta jika tidak ada yang di sisi gadis itu.
5. Mentari
Teman kelas Bulan yang suka menindas Bulan bersama dengan gengnya. Karakter Mentari sebagai seorang pembully terlihat masih kurang jelas, karena tindakannya tidak begitu banyak ditunjukkan dalam cerita. Sehingga sosok Mentari ini terasa berkesan dan agak tidak jelas perannya.s
Masih ada cukup banyak karakter dalam cerita ini. Namun, karakternya masih abu-abu atau sekadar menjadi figuran. Mars, Marina, Mentari, Cakra, dan Bi Nara.
Setting:
Setting tempat lebih banyak diambil di sekolah dan rumah Langit. Juga ada tempat balapan liar.
Plot:
Untuk plot sendiri sebenarnya baik-baik saja, karena cerita berjalan dengan mulus. Tetapi ada beberapa hal yang perlu ditilik lagi, seperti kelogisan cerita. Pada bab pertama tentang rumah Bulan yang tiba-tiba disita itu sudah membuat tanda tanya besar, karena protokol yang begitu rumit tentu saja tidak sesingkat itu membuat rumah milik Cakra disita. Juga detail-detail yang sepertinya tidak perlu dicantumkan dan bisa diubah dengan yang lebih sederhana untuk menghindari hole.
Plot berjalan begitu cepat terlebih pada kemunculan Alex. Alex yang mengecewakan Bulan karena ternyata dia hanya memanfaatkan Bulan untuk aksi balas dendamnya ini terasa kurang dalam prosesnya. Terasa seperti dia muncul, mereka sudah dekat dan tiba-tiba Bulan sudah sedemikian kecewanya pada cowok itu. Terlalu cepat.
Juga scene yang terasa sia-sia. Scene pada bab berkunjung terasa sangat sia-sia karena tidak mempengaruhi apapun dalam plot.
Gaya Bahasa:
Untuk gaya bahasa sebenarnya cukup ringan, tetapi disusun dengan cukup melebih-lebihkan hingga terasa belibet. Saran untuk Dafa mungkin bisa dipadatkan lagi narasinya dan cantumkan hal-hal pentingnya saja.
Kelebihan dan kekurangan:
Kelebihan cerita ini adalah kalimatnya yang sudah rapi, terhindar dari typo-typo laknat.
Kekurangan cerita ini, masih belum padat dan terlalu banyak detail kurang penting yang bisa saja dipangkas.
Pendapat pribadi:
Menurut Halin cerita Dafa cukup baik dari segi kerapian tulisan. Tetapi juga dari segi pemborosan kalimat membuat cerita terkesan bertele-tele dan cukup membuat bosan. Terlebih nama karakter yang begitu banyak juga turut membuat pusing.
******
Judul cerita: dear A
Genre : tinpik
Jumlah part yang dibaca:
Author: dafa
Pembaca: ley
-----
Preview:
Cerita tentang Bulan, gadis SMA yang ayahnya terjerat kasus, hingga harus menumpang tinggal di rumah sepupunya.
Bab 1
Kisah diawali dengan penangkapan Cakrewala Aditya, ayah Bulan, yang menjadi tersangka pengedaran narkoba. Tak lama, rumah mereka ikut disita, hingga Bulan harus mengungsi ke rumah keluarga Langit, sepupunya.
Bab 2 aplikasi hit
Bulan, seorang selebgram, namun karena masalah yang dihadapi, kini tak ada lagi dukungan yang di dapat. Hujatan banyak menghampiri kolom komentarnya. Demikian pula saat di sekolah, teman-temannya seolah sepakat untuk menghujatnya. Bahkan sampai merambat ke WA juga banyak yang mengirim pesan hujatan.
Bab 3 kesepakatan
Antariksa merasa tidak senang melihat Venus tetap akrab dengan Bulan. Karena pada dasarnya, Antariksa masih menganggap Bulan sebagai pacarnya, namun gengsi karena kasus yang menimpa Bulan. Dia akhirnya menanyakan alasannya pada Venus. Yang pada akhirnya menjadi sebuah kesepakatan di antara mereka.
Bab 4 cahaya
Langit pulang setelah memenangkan balapan motor melawan geng Antariksa, yang selama pertandingan terbayang wajah Bulan. Ia mendapati rumahnya dalam keadaan gelap, namun saat memasuki ruang tamu, Langit melihat cahaya lilin di tengah ruangan.
Bulan juga merasa telah menemukan cahaya baru dalam hidupnya di keluarga Langit.
*/cahaya lilin, walau kecil, kan jangkauannya lumayan luas, masa gak bisa melihat orang di sekitarnya, apalagi di bilang kalo jaraknya gak terlalu jauh.
Bab 5 hari sial
Kesialan Bulan dimulai dengan terlambat datang kesekolah. Dia tertangkap guru buncit, dan mendapat hukuman membersihkan ruangan perpustakaan. Bertemu Antariksa yang masih tak menghiraukannya, sampai terjatuh saat akan kembali ke kelas.
*/satu jam lagi pergantian jam pelajaran. Kan masih lama. Kenapa harus buru²? Itu Antariksa juga ngapain di perpus?
Bab 6 masa lalu
Langit menepati janjinya pada Bulan untuk mentraktirnya makan. Antariksa yang tidak tau hubungan mereka, mengikuti kedua orang itu sampai ke kafe. Di sana Langit menanyakan cerita Bulan dengan Antariksa, sekaligus menceritakan kisahnya dengan Antariksa.
Bab 7 hari libur
hari libur sekolah dimanfaatkan oleh Bulan untuk menjenguk ayahnya di penjara dengan ditemani oleh langit.
Bab 8 kesempatan
Antariksa menolong Bulan dari Angel yang bertindak kasar pada Bulan di kelas. Kejadian itu dimanfaatkan oleh Antariksa mengajak Bulan berbaikan, namun sayangnya Bulan menolak ajakan Antariksa, meskipun Antariksa sudah memohon agar diberi kesempatan.
Bab 9 bohong
Mentari mencegat Bulan saat Bulan ingin ke perpustakaan. Beruntung salah satu guru memergoki saat menteri menarik rambut Bulan. Hingga akhirnya guru tersebut memberikan beberapa pertanyaan kepada Bulan, yang sebagian besar dijawab bohong.
Bab 10 beban
Bulan merasa terbebani atas semua masalah yang ia hadapi setelah kasus yang menimpa ayahnya. Pada akhirnya ia menceritakan isi hatinya pada bi Nara.
Bab 11 kenyataan
Bulan, pada akhirnya mengetahui alasan Alex yang berusaha mendekatinya selama ini. Itu terjadi saat ia.secara tak sengaja mendengar percakapan antara Alex dan Antariksa.
Bab 12 pertarungan
Tawuran antara SMA Andromeda dan SMA Bima Sakti yang kesekian. Langit berhasil memukul Antariksa beberapa kali, hingga tak berdaya. Namun saat hendak kembali, ternyata ia diserang dari belakang oleh Alex, yang membuatnya pingsan.
Bab 13 awal sebuah cerita
Bulan mengobati Langit yang pulang dengan wajah babak belur. Bulan meminta penjelasan Langit dari mana asal luka-luka itu. Dan langit menceritakannya. Termasuk cerita yang membuat Langit memusuhi Antariksa.
Bab 14 romansa belanda buton
Langit kembali meminta Bulan menceritakan awal mula dia bisa pacaran dengan Antariksa. Bulan menceritakannya dengan lebih detail yang diawali dengan tragedi buku sejarah.
Bab 15 big ben
Bulan melihat miniatur Big Ben yang terpajang di meja. Membuatnya menangis karena teringat kenangan bersama Antariksa. Di saat yang bersamaan, Antariksa sedang berusaha berbaikan dengan Langit.
Bab 16 rona merah
Bulan merona saat mendapat senyuman dari Antariksa yang telah menolongnya dari keusilan Mentari yang ingin memotong rambutnya dari belakang. Saat pulang sekolah, Antariksa baru mengetahui fakta jika Langit adalah sepupu Bulan, percuma dia merasa cemburu selama ini.
Ide cerita:
Tentang keseharian Remaja yang menemui masalah di rumahnya.
Karakter:
Cakrawala Aditya : bapak Bulan, tersangka kasus pengedaran narkoba.
Bulan :
Bi Nara : pembantu Bulan
Langit : sepupu bulan
Marina : ibu Langit
Mars : ayah Langit
Antariksa : pacar Bulan yang meninggalkannya saat sedang susah.
Venus : teman Antariksa, memganggap Bulan seperti adiknya
Mentari : teman Bulan, atau mungkin saingan
Alex : siswa baru
Setting:
Tempat yang menonjol dalam cerita adalah rumah dan sekolah. Waktu yang digunakan dalam cerita adalah masa kini.
Plot:
Plot campuran maju mundur dengan beberapa cerita flashback. Masalah awal cerita tentang keluarga Bulan tidak terlalu disinggung lagi dan memilih mengulik kisah sehari-hari dan asmara Bulan.
Gaya bahasa:
Gaya bahasa mudah dipahami.
Kelebihan dan kelemahan :
Penulisan rapi sangat. Tapi nama karakter bikin salah fokus.
Pendapat pribadi:
Merasa baca ff dokumenter benda langit 😌😌
******
EVALUASI MINGGU KETIGA
Judul cerita : Dear A
Genre : teen-fic
Jumlah chap : 16
Penulis : dafa
Pembaca : febri
Preview
Papa Bulan yang seorang pengedar narkoba, membuat dunianya runtuh, karena tak ada lagi pewarna hidupnya setelah mamanya meninggal dan papanya tertangkap. Karena kejadian itu juga, rumah mereka disita.
Adik dari papa Bulan memutuskan untuk menerima Bulan tinggal bersama. Di sana, Bulan tinggal bersama Langit, sepupunya dan juga kedua orang tua lain serta Bi Nara, pembantu dari rumah lamanya.
Cerita berlanjut tentang Bulan yang mendapatkan hujatan dari teman-teman sekolahnya namun akhirnya ia bisa bangkit walau masih ada saja yang tak suka dengannya.
Chap 1 : Tema : Aplikasi hits
Scene awal disinggung kalau Bulan adalah seorang selebgram.
Di tengah narasi kembali disinggung aplikasi yang Bulan gunakan. ia membuka instagram dan WhatsApp yang berisi hujatan terhadap dirinya.
Peran aplikasi di chapter ini hanya sekedar lewat dan tidak punya peran penting, jadi temanya gak masuk.
Chap 2 : Tema : Kesepakatan
Antariksa yang menyandang status sebagai pacar Bulan, tak suka kalau Venus dekat dengan Bulan hanya karena wajah Bulan yang mirip dengan saudara kandung Venus.
Antariksa pun setuju bila Venus dekat dengan Bulan dan bila Venus menganggap Bulan lebih dari teman.
Scene terakhir, geng Antariksa sepakat buat balapan sama geng Andromeda dengan syarat, kalau menang geng lawannya akan menuruti keinginan Antariksa dan jika kalah lawan akan mendapatkan markas mereka.
Menurutku temanya sedikit masuk.
Chap 3 : Tema : Cahaya
Berada ditengah-tengah keluar adik papahnya saat kejutan ulang tahun Langit, membuat Bulan merasakan cahaya baru dalam hidupnya.
Temanya masuk tapi gak kental.
Chap 4 : Tema : Hari sial
Telat datang ke sekolah dan langsung kepergok sama guru saat di depan gerbang, serta jatuh di depan Antariksa, sukses membuat chapter ini mengandung tema yang kuat.
Chap 5 : Tema : Masa lalu
Penggunaan tema digunakan pada kisah balik Bulan yang menceritakan bagaimana ia bisa berpacaran dengan Antariksa.
Temanya masuk tapi gak kental, pas nyeritain masa lalunya itu kayak cuma lewat aja, mungkin kalau part itu bisa diperdalam, bakal lebih dapet temanya.
Chap 6 : hari libur
Pada libur sekolah bulan dan antariksa hari minggu mengunjungi cakra yaitu ayahnya bulan. Tema masuk.
Chap 7 : kesempatan
Mengetahui antariksa dan langit yang sayang pada bulan, alat memanfaatkan agar bisa menghancurkan kedua orang tersebut. Tema masuk.
Chap 8 : bohong
setiap pertanyaan yang ditanyakan oleh guru BK hampir semuanya dijawab bohong oleh bulan.
Chap 9 : beban
bulan menceritakan apa yang merasa membebankan pikirannya pada bik Nara. Tema masuk. Scene minta tolong ngerjain PR menurutku itu gak perlu.
Chap 10: kenyataan
Wulan tahu ternyata Alex mendekatinya dengan tujuan tertentu yaitu untuk menghancurkan antariksa dan langit.
Chap 11: pertarungan
Pertarungan digunakan pada kegiatan tawuran kedua aliansi, langit dan antariksa. Sayangnya feel pertarungan kurang berasa.
Chap 12: awal sebuah cerita
Kilas balik tentang kenapa langit dan antariksa bisa bermusuhan.
Chap 13: romansa Belanda Buton
Tema disenggol sedikit pas scene nembak bulan.
Chap 14 : big Ben
Big Ben masuk, tapi sedikit terkecoh gara-gara scene minta maaf dari antariksa.
Chap 15 : rona merah
antariksa berniat baik dengan melaporkan tindak kejahatan yang sepertinya akan dilakukan oleh mentari. setelah bangga karena bisa menggagalkan aksi mentari antariksa tersenyum pada bulan lalu mengedipkan sebelah matanya dan saat itulah rona merah di pipi bulan muncul. Tema masuk tapi gak kental.
1) ide cerita
Ide tentang latar belakang Bulan, menurutku ide yang baru tapi untuk konflik selanjutnya tentang aliansi langit antariksa dan Alex sepertinya sudah menjadi ide yang sangat biasa.
2) karakter
sejauh ini karakter yang menonjol yaitu bulan antariksa langit dan Alex.
3) setting
Menurutku penggambaran latar masih sedikit buram saat di sekolah maupun tempat yang jarang diambil tag, seperti toko miniatur.
4) plot
Alurnya tersusun dan cukup rapi, tapi terasa bertele-tele apalagi tentang Venus. di awal minggu pertama dia muncul terus tapi di minggu kedua dan ketiga ini karakter perlahan menghilang dan jadi tidak berguna, atau mungkin Venus akan dimunculkan lagi ke depannya.
5) gaya bahasa
Cara penyampaiannya mudah dipahami dan diksinya juga sederhana. cuma nama-nama tokoh yang terkadang masih belum terbiasa karena memakai nama benda-benda yang ada di langit, apalagi Mars, itu masih kagok banget.
6) kelebihan & kekurangan
Bulan sebagai tokoh utama perannya jadi buyar dan fokus pada aliansi antariksa langit dan alex.
7) saran pribadi
Menurutku ini ceritanya drama banget, tentang bulan yang jadi rebutan, aliansi mereka bertiga. Orang tua langit juga dibuat jarang di rumah, ya gitu, ini aku pribadi ya.
Sekian evaluasi minggu ini.
Judul cerita: Dear A
Genre: Teenfic
Jumlah part yang dibaca: 16
Author: Dafa
Pembaca: Tipingers
---
Preview :
Berkisah tentang Bulan yang menjadi bahan bullying setelah kasus pengedar narkoba ayahnya terungkap. Semua orang terdekatnya menjauhi Bulan, bahkan sang kekasih. Saat ini Bulan hanya memiliki Langit dan keluarga yang masih mempedulikannya.
Bab 1 : Pembukaan
Dibuka dengan kasus pengedar narkoba ayah Bulan. Berlanjut dengan munculnya penolong Bulan, yaitu Langit dan keluarga.
Bab 2 : Aplikasi Hits
Dengan semangat baru, Bulan memulai kehidupan sekolahnya kembali. Tapi dia harus menghadapi kenyataan bahwa dunia sekarang tak lagi berpihak padanya. Bahkan Aksa pun menjauhinya. Sudah mendapat bully-an di sekolah, di media sosial sampai ke ranah WA juga Bulan masih dikejar hujatan.
Masuklah sedikit temanya, cuma kurang nampol aja. Soalnya tanpa Instagram dan ini, itu, kayaknya Bulan tetap dapat bully-an.
Bab 3 : Kesepakatan
Kesepakatan di sini ada dua. Antara Aksa dengan Venus, Aksa yang setuju untuk tidak melarang Venus mendekati Bulan. Terus Antara Aksa dengan Sakda soal balapan dengan taruhan markas sekolahnya.
Bab 4 : Cahaya
Bulan yang menemukan cahaya hidup baru di keluarga Langit. Ini digambarkan dengan Bulan yang selalu diikutsertakan dalam momen bahagia keluarga tersebut.
Bab 5 : Hari Sial
Hari sial Bulan. Sudah telat sekolah gara-gara Langit yang bangun kesianga, dihukum untuk membersihkan perpustakaan, dan jatuh tepat di hadapan Aksa.
Bab 6 : Masa Lalu
Di sini diceritakan bagaimana Bulan dan Aksa bertemu hingga menjadi kekasih. Namun, pada akhirnya tema nyempil di akhir, masa lalu Langit dan Aksa yang belum terungkap sampai bisa bikin mereka musuhan sampai sekarang.
Bab 7 : Berkunjung
Di hari liburnya, Bulan dan Langit datang mengunjungi ayah Bulan di lapas dan tidak sengaja Bulan melihat Aksa di sana juga. Kata Langit, mungkin Aksa mengunjungi kakaknya.
Bab 8 : Kesempatan
Ada tokoh baru di sini, Alex. Alex yang mengetahui kedekatan Bulan dan Aksa merasa mendapat kesempatan untuk menghancurkan Aksa lewat Bulan.
Bab 9 : Bohong
Mentari yang bohong ke Bu Ardira soal mengajak Bulan ke kantin, padahal mau dibully. Dan Bulan yang selalu bohong untuk setiap pertanyaan yang diajukan Bu Ardira. Setelah itu Langit yang sepertinya juga mengenal si Alex yang mulai mendekati Bulan.
Bab 10 : Beban
Bulan yang kepirikan dengan kejadian akhir-akhir ini munkin dimaksudkan untuk tema. Tapi sebenarnya ini lebih berisi tentang kegalauan Bulan soal Anatariksa.
Bab 11 : Kenyataan
Soal Alex yang mencoba mendekati Bulan demi menghancurkan Aksa dan Langit secara bersamaan menyadarkan Bulan kembali tentang kenyataan yang tak pernah berpihak di sisinya. Daripada kenyataan, rasanya ini lebih ke dunia nggak pernah mau berpihak ke Bulan gitu.
Bab 12 : Pertarungan
Pertarungan antara SMA Andromeda dengan SMA Bima Sakti menjadi ajang belas dendam Langit pada Aksa yang sudah meninggalkan Bulan dan pernah membuatnya koma. Namun, pada akhirnya kedua SMA itu dikalahkan oleh Alex.
Bab 13 : Awal Sebuah Cerita
Langit bercerita pada Bulan bagaimana dirinya bisa bermusuhan dengan Aksa. Ternyata dulu Aksa pernah mengusulkan ide prank untuk mengerjai Lagit dengan membawa-bawa mamanya pingsan. Langit tidak terima dan mau berbaikan jika Aksa yang minta maaf lebih dulu di depan orang tuanya.
Bab 14 : Romansa Belanda Buton
Tugas membuat makalah Belanda Buton yang mengawali kedekatan Bulan dan Aksa. Tapi tema kaya nyempil seuprit doang gitulah.
Bab 15 : Big Ben
Miniatur Big Ben yang bikin Bulan flashback soal Aksa yang pernah berkata, “Lo percaya sama omongan gue?”
Cuma plotnya berjalan bukan karena Big Ben. Aksa sudah mau minta maaf lebih dulu dan mengusulkan aliansi pada Langit untuk mengalahkan Alex.
Bab 16 : Rona Merah
Nggak menemukan rona merah kecuali pipinya Bulan yang bersemu abis ditolongin Aksa.
Ide cerita : Kisah tentang anak yang mendapat bullying dan mencoba untuk tetap bertahan. Ditambah bumbu-bumbu romance dari anak-anak badung yang menyayangi Bulan.
Karakter :
Bulan : Gadis rapuh yang selalu berusaha untuk terlihat kuat di hadapan semua orang. Selalu memilih untuk bertahan dan menghadapi segala bullying di depannya.
Aksa : Pemuda dengan gengsi tinggi dan seorang tsundere.
Langit : Anak baik untuk orang tua dan teman baik juga untuk Bulan. Masih memiliki dendam masa lalu dengan Aksa.
Alex : Anak licik yang agak sembono. Percuma nyusun rencana, tapi nggak maksimal eksekusinya dan langsung bilang ke Aksa soal rencananya.
Setting : Ya, biasa. Sekedar disebutkan tempat dengan sekilas.
Plot :
Udah dibilang sebelumnya kalau banyak adegan sia-sia yang dimasukkan dalam cerita.
Tapi, sebenarnya niat Aksa yang mau balikan lagi dengan Bulan bisa lebih diperlihatkan lagi dan bisa jadi tujuan utama dalam cerita ini. Walau sebenarnya niat Alex untuk menghancurkan Langit dan Aksa lebih menarik, tapi sayang malah udah diungkapkan dengan mudahnya.
Itu sama Alex yang langsung bisa melumpuhkan Langit gitu aja berasa ugh. Masa pas kelompoknya diserang banyak orang, Langit ga sadar.
Gaya bahasa : Penulisan udah rapi dan bagus. Tinggal pertimbangin aja mana yang perlu show dan tell.
Pendapat pribadi : Semakin dibaca ke belakang, kesan dramanya Bulan menurutku udah mulai berkurang dan udah terasa teenfic gitu. Waktu awal-awal kemarin kaya baca sinetron Indosiar rasanya.
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top