[3]

"Haru ayuhhh bangun kita bisa telat ke konser Revale-san lho!"ucap Riku menggoncang tubuh Haruka hingga sukses membuatnya jatuh dari kasur

BUK

"Ittai...sakit woi Riku!"Haruka memegang kepalanya yang dipastikan benjol akibat mencium lantai kamar

"Padan muka buuu"ledek Riku ketawa bahagia melihat wajah kesal Haruka

"Sialan kau Riku. Sini kau!"ucap Haruka menarik tangan Riku sukses membuat Riku ikut jatuh dengan wajah mencium lantai

"Sakit woi Haru!"teriak Riku memegang wajahnya yang memerah bukan kerana malu tapi kesan mencium lantai

"Enak kan?"

"Enak kepala kau!"

"Ekhem anak anak jangan bermesraan ya... kalian ga belok kan?"ucap Takamasa tiba tiba berada di depan pintu

"Tou-san/Taka-jisan!!"

"Sudah berhenti bermesraan dan turun bawah sarapan sekarang. Bocah mulai hari ini tinggallah di sini,jangan berani menolak aku tahu kau hanya tinggal di rumah pekerja kantin sejak dibuang keluarga Nanase"

"Baiklah..."mendengar perkataan Takamasa dengan pasrah walau bahagia Haruka menyetujuinya

"Bagus"
.
.
.
"Haru cepat lah padahal kau masih muda masih berumur 16 tapi kok jalannya kayak orang berumur 60 tahun??"tanya Riku polos

"Urusai kau Riku!"mendengar itu Riku ketawa gemas dengan tingkah imut Haruka

"Hei Riku lihat bukannya itu Revale?"tanya Haruka menunjuk ke arah taman dimana terdapat 3 lelaki yang sedang berlari meninggalkan gadis,Tante,nenek,om om  yang mengejar mereka

"Eh? Apalagi yang kita tunggu ayuh bantu mereka!"

"Un"

"Uwaaaaaaaaaa"

"Momo-kun jangan berteriak!"

"Demo~"

"Ban,Momo ayuh kita lalu arah sana"

"Baik/okey"

"Momo-kyunnnnn~~~"

"KYAAAAAA Yuki-kunnnn"

"Banri-kun kakkoiii jadikan aku istrimuuuu"

"Banriiii beri aku stellarrrrrr"

"Yang lain itu udah biasa didengar tapi kok yang terakhir itu rada aneh?"tanya Banri bingung

"Stellar? Ban-san kamu bikin game kah??"

"Ku kagak tahuuuuu"

"Kalian jan--uwaaaa"

"Yukiii/-sannnn --uwaaaaa"

"Ssstt Banri-san,Yuki-san,Momo-san tolong diam"ucap nya meletakkan jari telunjuk di bibir

Sontak mereka bertiga menutup mulut mereka

"Ck,kalian berempat diamlah"

"Haru"

"Nani?!"

"Kamu sendiri yang berisik anak muda"ucap Banri menatap lelaki bersurai tosca dihadapannya

"Yah daripada dirimu yang udah tua..."balasnya cuek

"Hei aku baru 26 tahun!"protes Banri

"Tetap tua."

"Gomen Haru itu tsundere jadi dia selalu bilang perkara yang kebalikan dengan hatinya. Aslinya Haru itu orangnya baik"jelas Riku tersenyum canggung

"Ah ie ie daijoubu. Btw arigatou telah menolong kami etto..."

"Kujou Riku desu"

"Isumi Haruka"

"Sunohara Momose desu dari Revale!~panggil aja Momo"

"Momo bagaimana jika--"ucapan Yuki terhenti saat Banri menyela nya "tenang lah Yuki. Mereka berdua adalah orang yang baik"

"Ogami Banri desu. Panggil aja Banri dari Revale"

"...Orikasa Yukito,panggil Yuki aja dari Revale"

"Woahh benar benar Revale-san lho Haru!"

"Udah ku bilang itu mereka..."

"Apa kalian fans kami?"tanya Banri lembut

"Un!"

"Maybe..."

"Jaa ayuh ikut kami sebagai VIP! Kalian bisa masuk ke ruang ganti kami lho"ucap Momo bergebu gebu

"Apa bisa?"

"Jika Ban dan Momo udah menginginkannya sudah tentu bisa"ucap Yuki tersenyum lembut

"Yattaaa"
.
.
.
SKIP

"Jadi kalian berdua juga akan menjadi idol?"

"Ha'i!"

"Un..."

"Etto tadi kamu bilang namamu Kujou Riku benarkan?"tanya Banri menatap Riku

"Yup"

"Apa ayah mu Kujou Takamasa?"tanya Banri lagi

"Yup..."

"..."

"Ano...???"Riku menatap bingung 3 lelaki remaja atau dewasa di hadapan

"Bann-sannnn akhirnya kita ketemu anaknya Taka-sannnn yattaaaaa"teriak Momo bahagia menggoncang tubuh Banri

"Y-Ya A-Aku tahuuuuuuu"seketika kepala Banri terasa berputar

Riku dan Haruka hanya menyimak tidak dapat memahami situasi saat ini

"Riku-kun, Haruka-kun apa bisa kami ikut kalian pulang? Kami ingin bertemu Tou-san mu"pinta Yuki

"Hmmmm boleh"jawab Riku tersenyum lebar

"YATTAAAAAA"

🍁🍁

"Tadaima~"

"Tadaima"

"Permisi"

"Ah okaeri Riku-cyan,Haru-cyan. Eh kamu bawa tamu?"tanya Reina menatap 3 orang asing dibelakang Riku dan Haruka

"Un. Mereka ingin ketemu Tou-san"jawab Riku

"Souka,biar Kaa-san yang ngantar mereka bertiga ke ayah mu ya. Kalian berdua pergilah mandi terlebih dahulu"

"Baik/Baik"
.
.
.
TOK
TOK
TOK

"Masuk"

"TAKA-SANNNNNNN"teriak bahagia Momo menendang pintu

"Momo?!"

"Yo Taka-senpai"

"Banri?!"

"Hisashiburi, Takamasa-senpai"

"Yuki?!"

"Taka-san hidoii ne tiba tiba memutus hubungan dengan kami!"ucap Momo menghentak kaki cemberut. Takamasa menatap datar Momo

"Ha'i ha'i kami datang kesini itu kerana--"

"Jelaskan kenapa Takamasa-senpai tiba tiba memutuskan hubungan dengan kami dan dimana Zero-san dan Haruki-san"Yuki menyambung ucapan Banri

"Hah ttaku kalian. Riku dan bocah itu pergi ke konser kalian pasti mereka yang membawa kalian kesini. Hah. Dan apa yang membuatkan kalian berfikir Zero ada denganku? Bukannya dia menghilang"

"Mustahil. Takamasa-senpai,Arima-senpai dan Haruki-senpai adalah teman sejak SMP mustahil Arima-senpai akan meninggalkan kalian begitu saja"ucap Yuki tegas

BRAK

"TAKAAAAAAA~"teriak seseorang mendobrak pintu ruangan Takamasa

"Arima-senpai?!"

"A- mampus...."gumam Zero atau kita panggil aja Arima

"Arima-senpaiii!!~~"teriak Momo memeluk Arima

"Y-Ya Momo..."

Zero memandang patah patah ke arah Takamasa yang tersenyum lembut padanya beda pula dengan aura hitam sangat pekat di sekelilingnya

"Hah baiklah,aku akan menjelaskan semuanya dan mungkin aku akan meminta bantuan kalian Revale"ucap Takamasa menghela nafas frustasi

"Wokeyh/serahkan saja pada kami/baik"
.
.


.
"Jadi begitulah. Dan saat Riku dan bocah itu menjadi idol aku ingin kalian membimbing mereka. Mereka berdua akan masuk ke perusahaan ku dan carilah beberapa anggota untuk Haruka,aku ingin dia bahagia berada di antara orang yang bisa dia percayakan"jelas Takamasa

"Baik kami faham. Serahakn saja pada kami"

"Arigatou"

🍁🍁

2 bulan kemudian

"Minnaa konbanwa Kujou Riku desu"sapa Riku tersenyum lebar

"KYAAAAAAA Riku-kun KAWAIII"

"Riku Ayuk jadi suami KUUU"

"Ck ck apa aku dilupakan di sini?"Haruka berjalan ke samping Riku menatap sinis Riku tentu saja itu hanya di buat buat

"KYAAAAAAA Haruka wangy wangyyy"

"HARUUUUU yuk jadi suami aku yuk"

"Haruu aku mahu jadi istri rumah tangga muuuuu"

"Wahh ada yang terkenal~"

"Urusai Riku"

"Tehee~. Oh ya selamat datang ke konser ku Haru terima kasih Sudi menerima tawaran konser gabungan bersama ku"ucap Riku merangkul bahu Haruka

"Hehh aslinya aku ga mau menyetujuinya tapi mengingat kita adalah teman ck aku terpaksa terima"balas Haruka acuh tak acuh

"Hidoii Haru!"ucap Riku membuat mimik wajah seolah ingin menangis

"Hah ttaku dasar cengeng"ledek Haruka menatap jengkel Riku

"Hei disana itu juga cengeng!"

"Hah?! Kapan aku cengeng dasar bodoh!"

"Aku tidak bodoh ya! Dasar babi hutan!"

"Setan merah!"

"Dugong!"

"Orang utan!"

"Ekhem terima kasih juga pada para penonton dan fans yang hadir di sini pada hari ini. Aku menyanyangi kalian"ucap Riku tersenyum lebar memberi fan service

"Arigatou semoga kalian menikmati konser pada hari ini. Dan jangan pernah lupakan hari ini"
.
.
.
"Riku,bocah Haruki dan Minami akan kembali 2 minggu lagi."ucap Takamasa

"Berhenti panggil aku bocah pak tua"balas Haruka kesal

"Kau memang bocah kurang ajar, bocah"balas Takamasa kembali

Riku mengabaikan perang dingin antara Takamasa dan Haruka kerana saat ini hatinya sangat senang akhirnya dapat bertemu Minami,sosok kakak yang sangat disayangi dan dicintainya


















~Tbc~

Yahooo gimana gimana???

IDOLiSH6:kapan kami tampil?

500 tahun kemudian

Momo:Hooh jad disini Revale mempunyai 3 anggota. Yattaaa bersama Ban-san!

Banri: Syukurlah aku ga ditimpa lampu sorot

Yuki:hmm jadi kouhai nya Zero,Kujou Takamasa dan Sakura Haruki?

Yes

Trigger (-Tenn):Apa kami harus siapkan hati buat dihujat nanti?

Tenn:...

Touma:Apa Haru akan tetap menjadi center ZOOL?

Ntahlah-

Minami:Akhirnya ku akan tampil lagi. Fufufufu~

Torao:Aku mahu tampil paling belakang. Aku mahu bermain dengan cewe cantik dahulu

Dasar mesum!

Riku:Jaa mata ne minna!~

Haruka:Ja

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top