Iblis

Withe beberapa saat yang lalu masih diluar ruangan. Pemuda itu berjaga tepat membelakangi pintu ruang pertemuan tanpa sedikitpun curiga sampai salah satu penjaga yang satu kelompok dengan Withe mendatanginya.

"Disini tengah diadakan pesta, bukan? " tanyanya.

"Memangnya ada apa? " sahut Withe balas bertanya.

"Ya, aneh saja tidak terdengar suara dari dalam. Apa pintu ini istimewa? Hahaha... "

Withe mengerti itu, ia mencoba memeriksa apa yang aneh dan mendapati jika pintu saat ini dibungkus oleh energi sihir yang asing.

"Ini... Sihir?? " pikir Withe tak tahu.

Aaaah!?

Aaaa argh!!

"!? "

"A-ada apa?? " terkejut penjaga yang bersama Withe.

"Dia..."

Orang yang ditangkap beberapa saat lalu kembali lepas dan menyerang para Ksatria kerajaan yang ada disana.

"Jangan biarkan dia masuk..! " teriak satu penjaga.

"B-baik..! "

Penjaga yang bersama Withe berusaha menahannya tapi langsung tumbang dalam sekali serang. Saat Withe ingin menyerang tiba-tiba saja dirinya merasakan ancaman dari belakang, itu membuat orang itu berhasil menerobos masuk ke dalam ruang pertemuan bangsawan.

"Gawat?! " suara Withe berlari menyusul. Pemuda berambut salju itu melempar benang sihir bermaksud menghentikan pergerakannya tetapi orang itu tiba-tiba saja bisa terbang ke tengah ruangan.

Sebenarnya dia tengah ditarik oleh orang misterius yang mengenakan tudung hitam. Orang itu menghisap energi tanpa harus menyentuh semua orang. Selama berlari Withe diserang oleh beberapa bangsawan yang kesurupan. Awalnya Withe dengan engan menyakiti mereka tapi terpaksa melakukan secara kasar menghentikan gerakan menggunakan benang sihir.

Dursshh?!?

"..! "

Ketika Withe berpaling ada bola hitam yang sangat besar tapi mengarah kepadanya melainkan ke Lisa yang berdiri tepat di hadapan bola itu. Withe merentangkan tangannya dan tanpa pikir menggunakan kekuatan tersimpan selama acara tahun lalu yang membuatnya jadi juara 3.

Lingkaran sihir berwarna biru langit itu berubah cepat membentuk semacam pelindung energi bundar yang melingkupi hampir 4 meter di sekitar.

"Withe? "

"Anda baik-baik saja, tuan puteri? Saya hadir untuk menjaga anda.. " ucap Withe, sontak saja itu membuat Lisa terpana.

"Oho~~ternyata ada juga manusia yang bisa menahan sihir iblis ku.. "

"Iblis---!? " Withe agak terkejut melihat sosok hitam bertanduk dengan sepasang sayap kegelapannya, namun itu cuma sebentar karena sosok itu memiliki tekanan kekuatan yang hampir sama dengannya.

"Withe, apa kau tahu iblis itu apa? " tanya Lisa panik.

"Sayang sekali saya juga tidak tahu, tuan puteri.. " jawab Withe tenang. Matanya mengamati sekitar, ada banyak bangsawan yang terkapar tak sadar lagi, Axe juga berada di antara mereka masih berhadapan dengan mereka yang kesurupan.

"Withe, itukah kau? "

"Pangeran Axe..!? "

"Jaga Lisa untukku! "

"Kak Axe! "

Axe menerjang ke kumpulan bangsawan dan menjatuhkan mereka satu persatu.

"Percuma saja, manusia..! " kata iblis mengangkat satu tangan.

[ Dark Bringer ]

Kegelapan yang ada pada bayangan mendadak berpisah dari tempatnya, menggerakkan tubuh para bangsawan walau mereka sudah tak kuat lagi untuk bangkit.

"Hahahah! Semua orang yang ada disini adalah alatku! Aku yang akan menjadi penguasa baru di dunia ini, bukan 'mereka'! Hahahahha!? "

Shoot!

"..? " Iblis itu menghindari tembakan Lisa yang dibiarkan oleh Withe, makhluk itu dikejutkan dengan benang sihir yang melilit padahal dia saat ini terbang di udara.

"Makhluk bodoh!? " marah iblis itu merusak sihir Withe dengan mudah, ia menyerang Lisa dan Withe dengan serangan yang sama tetapi masih kokoh pelindung yang diciptakan sihir Withe.

"Tuan puteri, maaf tidak sopan. Tapi bisakah anda membantu saya mengalihkan perhatiannya? "

"Withe.. " Lisa awalnya terkejut kemudian tersenyum nampak senang. "Tentu aku akan membantu! " terima Lisa karena Withe membiarkannya untuk bertarung.

"Maafkan saya, pangeran Axe.. " bisik Withe.

"Saya akan mengalihkan perhatiannya terlebih dulu lalu anda menggantikan saya, buat makhluk itu benar-benar terfokus ke anda, tuan puteri.. "

"Itu adalah hal yang mudah. Ayo, master Yel.. "

"Pit?! "

"Kita mulai.! "

Withe melakukan lompatan kuat mendekati iblis, kedua tangannya terayun menyilang ke tengah mengeluarkan benang sihir yang mengikat kedua sayap serta pergerakan terbang si iblis. Saat Withe ingin menarik dan menendangnya si iblis menembakkan bola merah lewat mulut.

Dhuar...!

Langit-langit meledak karena Withe berhasil menghindarinya. Pemuda itu memutuskan satu benang dan menarik yang satunya hingga keduanya mendekat, Withe memutar tubuh seraya mengarahkan kaki lurus ke bawah, saat putaran selesai dan tendangan Withe mengenai si iblis..

"Urgh! Lumayan tapi masih belum kuat, argh?! "

Iblis itu menghancurkan benang terakhir Withe dengan kekuatan fisik dan disaat bersamaan kaki Withe terbakar oleh api.

"I-ini..!? "

"Mari kita lihat apa api mempan? "

"Kurang aj--? "

[ Burning Impact ]

Blaaarrr...!

Si iblis terbakar kemudian jatuh membentur lantai sementara itu Withe mendarat selamat.

"AAAA AAAAA! MANUSIA SIALAN! "

Tidak lama kemudian si iblis bangkit kembali.

[ Dark Spirit Cannon ]

Energi besar berkumpul memerangkap Withe dengan angin hitam, dua tembakan laser kegelapan tercipta saat rapalan sihir dari iblis selesai.

"Giliran anda, tuan puteri.. " ucap Withe sangat pelan, seketika posisi mereka bertukar tempat dan sekarang malah Lisa yang dikepung oleh tembakan laser.

"L-Lisa!? " terkejut Axe bukan main.

Sedangkan orangnya hanya tersenyum senang. "Aku senang Withe dapat mempercayaiku. Jadi jangan kecewakan dia, master Yel..! "

"Pit! "

Lisa maupun Master Yel membuat dua lingkaran sihir yang berbeda, Lisa mengeluarkan angin dan air sementara Master Yel adalah cahaya.

[ Light Gate ]

Pancaran cahaya emas muncul di samping dua arah Lisa menampakkan sepasang gerbang putih bergaris biru yang mana aura kuning cerah terpancarkan dari sana. Tembakan laser milik si iblis seketika lenyap.

"Apa?! A-aku tidak tahu jika ada sihir cahaya sekuat in---! "

Withe muncul dibelakang menghentikan si iblis berpikir.

"Jadi kelemahanmu adalah sihir cahaya, ya? Hm itu cocok karena hitam dan putih adalah kombinasi yang bagus.. "

"Kau--!? " Si iblis menyerang tapi langsung ditahan Withe sampai tangan iblis itu terluka parah, ada aura biru yang menyelimuti tubuh Withe.

Withe mengangkat satu tangan kanan nya tinggi ke atas, rune sihir nampak mengelilingi tangan itu dan memunculkan lingkaran sihir yang berwarna emas di telapak Withe.

"H-hentikan---"

[ Sword of Light ]

Slash!

"AAAA ARGH??!! "

Pedang emas itu membelah si iblis jadi dua dengan cepatnya.

"I-ini pasti mimpi. A-aku kalah melawan manusia? M-mereka pasti menertawakan aku... "

Suaranya perlahan lenyap bersama sosoknya yang jadi kumpulan abu kematian. Pada saat bersamaan semua bangsawan yang dikendalikan jatuh tak sadar satu persatu, dan membuat ruang pertemuan mendadak jadi tempat orang sakit.

Ughh...

Kepalaku sakit. Ada apa sebenarnya?

Awh, badanku sakit semua!?

Para Ksatria kerajaan baru saja datang, langsung saja membawa para bangsawan ke tempat yang lebih aman. Tangan kanan kapten penjaga menghampiri Withe dan membawanya untuk dipertanyakan.

"Withe! Withe..! " suara Lisa memanggil-manggil namanya, tapi sosok pemuda berambut salju itu perlahan menghilang di kerumunan para ksatria kerajaan.

"Aku harap bisa bertemu lagi denganmu, Withe.. "

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top