Gerakan

"Kyaaaah---!? "

"Hm..! "

Anak kecil yang ingin jatuh ke tanah itu ditangkap laki-laki berambut abu-abu yang membawa sebuah pedang dan mengenakan jubah ungu pekat yang menutupi seragam petualang ksatria nya itu.

"Mohon maaf, yang mulia Highrest. Bisakah anda menjaga anak ini selama saya bekerja?"

"Tentu, James.. " perempuan bersurai orange cerah dengan mahkota di kepalanya menarik tangan anak kecil itu mendekat ke dia.

"Terimakasih banyak.. " laki-laki itu bangkit dari berdirinya dan mencabut pedang yang tersarung.

Disaat bersamaan Lisa serta Withe datang.

"Ada apa? " tanya Lisa sontak, sedangkan Withe cuma diam menatap.

"Dia.. "

Grrrrr...!

Seekor harimau sebesar 4 meter bebas dari kurungan dan kini berhadapan dengan laki-laki berambut abu-abu ini.

"Saatnya kau kembali ke kurungan... Kucing. "

"Groooarr!!?! "

Harimau itu menerjang cepat tapi tebasan pedang dari laki-laki bernama James itu secepat kilat. Ia berhenti dibelakang hewan buas itu dan membuatnya jatuh tak dapat bergerak lagi.

Grrrrr...

"? "

[ Mana String ]

Withe menyebarkan benang sihirnya tiba-tiba sesaat harimau besar tadi mau bergerak kembali.

"Apa tadi itu teknik baru, tuan? " sapa Withe.

"Withe, ya? Hmp~" James menyarungkan pedangnya.

"Ada apa dengan formalitas ini? Bukannya aku sudah menyuruhmu untuk tidak melakukan itu lagi? Posisi kita sama saat ini.. " terkekeh James.

"Apa itu benar? "

"Kau sengaja melupakannya, ya!? " Withe hanya tersenyum saat ditanya.

"Oh? Siapa perempuan cantik yang ada di sampingmu?? "

Lisa sudah stand by di sisi Withe.

"Dia tuan puteri dari Kerajaan Biru, Lisa Helestia.. "

"Tuan puteri!? " teriak James.

"Hm? "

"M-maaf atas ketidak sopan yang saya perlihatkan. Saya James Holding, tuan puteri.. "

"Senang berkenalan denganmu, James.."

James menatap Withe cepat, matanya seakan bertanya dan Withe hanya mengabaikannya.

"Withe..? Itukah kau..! "

"! "

Perempuan bersurai orange cerah tadi tiba-tiba berlari dan memeluk Withe. Disisi Lisa ada sesuatu yang menyambar.

"Yang mulia, lama tak bertemu.. "

"Yang mulia? " bingung Lisa.

"Hmm? Ah? Kau pasti tuan puteri dari Kerajaan Biru yang dijaga oleh Withe.. " perempuan itu beralih ke Lisa kemudian berkenalan dengannya, Lisa diam mengikuti alur.

"Hewan itu kabur? " tanya Withe.

"Aneh, bukan? Seingatku kurungan yang menahan hewan buas seperti ini kuat seperti tahun kemarin.. " James dan Withe saling berbicara pelan. "...... "

"Kau memikirkan sesuatu? " tanya James ke Withe yang cuma diam saja.

Sementara itu Lisa telah selesai ngobrol dengan Santica Lossama Highrest---ratu selanjutnya Pusat Highrest karena Santica satu-satunya anak yang dimiliki Raja Highrest saat ini.

"Hm, aku mengerti sekali. Withe itu orangnya kaku, terlalu disiplin dan juga keras kepala.. "

"Yang mulia, benar. Terkadang saya juga kesal dengan kepala batu dan sifat datar yang dia punya.. "

"Eh. Aku ingat sekali akan kedua hal itu dan  bla, bla, bla.. "

"Eeeh? Yang mulia pernah bla, bla, bla... "

"........ "

"Lihat. Mereka membicarakanmu.. " senggol James.

"Mereka membicarakan keburukanku.. " pasrah Withe 😞.

James serta Withe cukup lama menunggu kedua gadis di depan mereka saling berbagi 'informasi' dan itu sangat lama.

"Withe, aku mendengar kau dapat tugas dari Yang Mulia.. "

"Kau tahu.? "

"Tugas apa itu? "

"Maaf. Saya tidak bisa memberitahukan hal itu kepada anda.. "

"Bermain formal sekarang? Kau agak licik juga, Withe. Yah, jika kau meminta bantuan diluar wilayah aku tidak bisa bantu karena tugasku adalah menjaga acara tahunan ini terus berlangsung.. "

"Tugas anda terdengar sulit.."

"Seperti kau tidak saja.. "

"........ "

"........ "































"Mereka belum selesai.." James 😑.

"Sepertinya begitu.. "

"Baiklah. Aku mau kembali bekerja.. " James pamit pergi sembari membawa harimau yang dia tangkap dan meminta beberapa tukang untuk memperbaiki kerusakan. Tidak lama kemudian Lisa datang bersama Santica.

"Apa James pergi? "

"Tuan James katanya ada pekerjaan yang mesti diurus.. "

"Benarkah? Padahal aku masih ingin tahu tentangmu darinya.. " cetus Lisa, dan disaat itu juga Withe memberikan tatapan yang tak dapat dimengerti.

"Withe.. " Santica mendekat.

"Yang mulia Highrest? "

"Papa memberikan tugas apa kepadamu? "

"......... " Withe diam.

Lisa pun begitu atau dia bertingkah seolah juga penasaran.

"Yang mulia raja memberimu tugas? Kenapa tidak bilang?? " ini Lisa.

"Maaf, tuan puteri sekalian. Saya tidak bisa menjawabnya atas perintah Yang mulia raja.. " balas Withe.

"" Eeeeh?? ""

"Mereka kompak? "

"Hmp. Aku sudah menduganya dari Withe. Akan aku tanyakan sendiri pada papa. Lisa, maukah kau menemani aku ke dalam? Aku mau menonton juga.. "

"Hmm. Sepertinya asik jika berdua.. "

Keduanya masik ke dalam stadion dan Withe diam-diam menjaga mereka karena itu termasuk tugas yang diberikan.


.

.

.


Babak 1 selesai. Lomba Lari yang dipenuhi dengan rintangan diluar batas kemampuan orang biasa dilewati para peserta dengan kemampuan yang mereka miliki. Ada lumayan banyak peserta yang gugur di babak 1 ini kebanyakan dari mereka yang petualang biasa dan tak memiliki kekuatan sihir yang besar.

"Hah, hah, hah. S-sebenarnya a-apa yang terjadi? " tanya satu peserta yang gugur di babak 1. Ia kelelahan habis mengikuti acara tahunan tapi yang membuatnya tambah lelah adalah seseorang yang mengejarnya.

Lokasinya berada di bahasa tribun tempat duduk dimana hanya ada pondasi kayu yang berhalangan dan luasnya lumayan. Peserta itu terkena serangan saat mengambil jalur tengah, ia tanpa sengaja menginjak jebakan sihir yang membuatnya kena stun.

Tap, tap...

"S-siapa KAU? " tanyanya.

Dan disana boneka homunculus Lenni ada.

[ Soul Trap ]

Aaaa argh!!

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top