#πππππππ ππ
SEKARANG mereka sedang berjalan menuju pantai yang akan mereka kunjungi, selepas kemarin sudah puas menjelajahi candi Borobudur.
Jujur aja pas ngebolang di candi Borobudur yang paling semangat itu aslinya Kaoru, karena ia ingin naik ke puncak Borobudur.
Iya, Kaoru cuman pengen ke puncak Borobudurnya doang.
Sedangkan [Name] hanya bisa pasrah, dia suka naik ke puncak Borobudur, tapi jujur aja dia paling males naik turun tangganya.
Kaki [Name] pegel coy, gara-gara kemarin naik turun tangga buat ke puncak Borobudur sama balik ke bawahnya lagi. Udah gitu gak ngotak lagi, sampe-sampe dia males buat gerakin kakinya gara-gara pegel.
Walaupun aslinya dia udah terbiasa naik turun tangga, gegara suka main ke rumah temennya yang ada di Indonesia, tapi tetep aja males.
Yang suka naik ke puncak Borobudur tapi males naik turun tangganya, mari kita merapat. Soalnya saya juga kayak begituπβοΈ.
"Heey~, kapan sampe ke pantainya"Tanya Rei lelah, karena daritadi gak sampai-sampai ke pantainya.
Waduh, jangan-jangan mereka nyasar-
"Dikit lagi, sabar sebentar napa"Jawab Kaoru mengkesal dengan sifat vampir jejadian tersebut.
Padahal biasanya yang biang keroknya itu Koga, tapi sekarang malah Rei, alesannya? Koga tobat sebentar, soalnya mau menikmati liburan di Indonesia.
Kalo Rei oke-oke aja, cuman dia paling males kalo di ajak jalan pas siang, maunya malem. Tapi mereka semua nolak, soalnya males sama udah capek.
Yah, walaupun mereka suka keluar malem buat main di mall saja atau gak ngiter-ngiter di sekitar kawasan hotel.
"Nah kita sudah sampai"
Merekapun akhirnya tiba di tempat yang akan mereka kunjungi sekarang. Pantai tiga warna, pantai tersebut terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.
Selagi mereka sedang berada di Provinsi Jawa, mengapa tidak untuk mengunjungi pantai tersebut yang berada di Provinsi Jawa Timur? Meskipun mereka harus menempuh perjalanan yang lumayan jauh.
Mereka harus menempuh perjalanan menuju pantai tersebut selama 6 jam, 4 jam untuk menuju ke Malang, lalu 2 jam menuju pantai tersebut.
Sekali-kali mainnya jangan yang ada di kawasan Magelang mulu ye kan. Nanti habis ke pantainya baru lanjut lagi ke kawasan Magelang.
Sebenernya ini usulan dari Koaru buat pergi ke pantai tersebut, saat kemarin sedang perjalanan pulang menuju ke hotel dari candi Borobudur. Ia sedang scroll Tik Tod dan secara tidak sengaja menemukan video seseorang yang sedang berjalan-jalan di pantai tiga warna.
Karena [Name] tidak ingin mengecewakannya, akhirnya ia menyetujui usulan Kaoru.
Mereka berangkat menuju pantai tersebut jam 5 pagi. Alasannya mengapa mereka berangkat jam 5 pagi? Agar tidak terjebak macet ketika ingin pergi kesana.
Dan untungnya saja saat mereka menuju ke pantai tersebut, jalanan tidak macet. Perjalanan mereka untuk menuju ke Malang dari Magelang yang seharusnya menghabiskan waktu 5 jam menjadi 4 jam.
Mungkin saja saat ingin kembali ke hotel, perjalanan pulang mereka akan terjebak macet? Siapa tau.
Mereka berangkat menuju pantai tersebut menggunakan mobil, lalu di lanjutkan untuk berjalan kaki menuju pintu masuk pantai tersebut.
Sekali-kali jalan biar tubuh mereka sehat, terlebih lagi dengan Rei, agar ia terbiasa dengan sinar matahari tanpa bantuan payung saat mereka berkunjung di Borobudur.
Yah walaupun tanpa bantuan payung dia masih bisa berjalan, tapi yang pasti beberapa menit kemudian dia akan tumbang karena tidak kuat.
Setelah membeli tiket, mereka langsung masuk ke pantai tersebut, anggota unit Undead izin untuk pergi ke kamar mandi khusus laki-laki untuk menggantikan pakaian mereka.
Sedangkan [Name]? Dia pakai baju yang dia pakai sekarang, no ganti baju. Jadi dia bisa langsung nyebur ke air pantai sepuasnya.
Baju yang ia kenakan simpel dan sederhana, baju lengan pendek berwarna merah, dan celana pendek berwarna putih.
Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya kawan-kawannya sudah selesai berganti baju.
"Cog ayo kita nyebur sekarang"Koga langsung berlari menuju ke air pantai tersebut bersama dengan Adonis yang mengikutinya.
"Koga woy jangan lari-larian!"Teriak [Name] melihat Koga berlari menuju air pantai tersebut, takut menabrak pengunjung yang lain.
Kalau sampai nabrak pengunjung lain bisa bahaya, yang ada nantinya malah terjadi adu bacot.
Kaoru? Sibuk foto dulu sebentar, Rei? Dia lagi duduk santai di tikar yang mereka bawa, dengan payung yang melindungi dirinya dari sinar matahari.
Jika ditanya kenapa mereka memilih pergi ke pantai tiga warna? Meskipun harus menempuh perjalanan yang lumayan jauh bagi mereka. Alasannya karena pantai itu sangat menarik.
Pantai tersebut memiliki perbedaan air laut, karena perbedaan kedalaman air lautnya. Air yang berwarna coklat yang berada di pesisir pantai.
Sedangkan air yang berwarna hijau pada sisi yang dangkal, terakhir air yang berwarna biru menandakan bahwa itu sisi yang dalam. Dan juga pantainya memiliki ombak yang tenang.
Kini mereka sedang melakukan snorkeling di pantai tersebut, atau bisa disebut menyelami dasar laut di pantai tersebut. Untuk melihat terumbu karang.
Untuk peralatan snorkelingnya? Mereka menyewanya di pantai tersebut, karena tidak mempunyai alatnya sendiri.
'Cog lihat terumbu karangnya banyak sama bagus-bagus'
Karena tidak bisa berbicara di bawah air, Kaoru hanya bisa mengandalkan bahasa isyarat untuk mengobrol dengan temannya saat melakukan snorkeling.
Koga yang berada di samping Kaoru mengangguk-anggukan kepalanya setuju dengan apa yang Kaoru ucapakan dalam bahasa isyarat.
'Bener cog, minta satu yok buat dibawa balik'
Adonis yang berada di samping kanan Koga, mencubit pipinya pelan, membuatnya kesakitan dan menatap Adonis dengan tatapan kesal.
'Gak boleh dibawa balik, nanti terumbu karangnya jadi rusak, situ mau kena denda sama ganti rugi?'
Koga menggelengkan kepalanya, bukannya takut atau kenapa. Cuman kalau disuruh ganti rugi mana bisa dia, apalagi dia bukan holkay.
Kecuali si ketos bengeck-
[Name] saat ini sedang bersama dengan Rei, menjelajahi terumbu karang yang lainnya. Sebenernya Rei ogah ngikut snorkeling, cuman diancem sama [Name].
"Lu gak ikut snorkeling gak akan gw bolehin minum jus tomat"
Rei yang mendengarnya tentunya langsung menganggukkan kepalanya setuju untuk mengikuti snorkeling dengan terpaksa.
Dirinya bisa mati sengsara kalau gak dibolehin minum jus tomat, yang notabenenya minuman favorit dia sejagat raya.
Lagian siapa suruh cuman tiduran, duduk santai doang. Sedangkan yang lain entah ngilang kemana buat nyari kegiatan muas-muasin diri.
'[Name] udahan yok snorkelingnya, wagahai capek'
[Name] yang melihatnya menatap datar Rei, membuat lawan bicaranya berkeringat dingin menunggu jawaban dari produsernya.
'Gak, baru aja berapa menit udah pengen udahan aja. Situ sebenarnya niat liburan kagak sih? Capek mulu bilangnya daritadi, padahal selama ini lu cuman turu doang'
Rei yang melihatnya hanya bisa pasrah menerima kenyataannya, yang produsernya bilang juga gak salah sih. Yang lain pada misah-misah buat main di wisata yang mereka kunjungi, sedangkan dia cuman nyantai sama pengen turu mulu.
'Y maap [Name]'
Kini mereka sedang makan siang di restoran yang berada di kawasan pantai tersebut, setelah menghabiskan beberapa menit untuk snorkeling di pantai tersebut.
Dan juga mereka makannya pakai tangan lagi.
"[Name] bagi dong ikan bakarnya"
[Name] yang sedang makan ikan bakarnya dengan tenang, mengalihkan pandangannya ke Koga, dan menatapnya bingung.
"Ikan bakar punya kamu mana?"
"Habis"
Koga menunjukkan piring miliknya, tidak ada ikan bakar sama sekali di piring miliknya. Ya karena udah habis, walaupun di meja mereka masih ada beberapa lauk makan yang lain.
"Nih kukasih ikan bakarnya"
Adonis memberi beberapa potong ikan bakar miliknya kepada Koga, yang membuatnya senang dan menatap potong ikan bakar tersebut dengan mata berbinar-binar.
"Makasih"
"Iya sama-sama"
[Name] menghela nafas lega, akhirnya ikan bakarnya gak ilang juga gegara diminta sama Koga. Untung saja ada Adonis yang secara sukarela ingin memberikan sepotong ikan bakarnya kepada Koga.
Lope sekebon untuk AdonisπβοΈ.
"Wanko, kayaknya kamu suka banget sama ikan bakarnya, sama sih wagahai juga suka sama ikan bakarnya"
Koga yang mendengar ucapan Rei menganggukkan kepalanya semangat, jujur aja ikan bakar yang berada di Restoran pantai ini lebih enak, daripada yang berada di hotel.
Tiba-tiba sebuah ide terlintas di pikirannya, kenapa dia gak pesen beberapa ikan bakar buat di makan saat di hotel nanti? Kan lumayan.
"Kalau mau pesen ikannya lagi buat makan di hotel, silahkan"Ucap [Name] yang membaca raut wajah Koga yang ingin memesan beberapa ikan bakar untuk di bawa balik ke hotel.
Selepas makan mereka segera bayar menuju ke kasir dan tak lupa juga memesan beberapa ikan bakar dibungkus.
Dan melanjutkan acara ngebolang mereka di pantai tiga warna. Sebelum mereka pulang, mereka ingin menjelajahi pantai tiga warna dan kawasan hutan mangrove ditemani dengan pemandu wisata yang sedari tadi menemani mereka.
Pemandu wisata di pantai ini bukan [Name], melainkan pemandu wisata khusus untuk pantai tersebut. Setiap pengunjung diwajibkan untuk memiliki pemandu wisata untuk berkunjung ke pantai tersebut.
Dan juga sebelum mereka sepenuhnya memasuki pantai tersebut, mereka di cek terlebih dahulu oleh para petugas pantai tersebut.
Memastikan bahwa mereka tidak membawa barang yang berpotensi menghasilkan sampah, agar pantai tersebut tetap terjaga dengan baik.
Setelah puas menjelajahi pantai dan kawasan hutan mangrove tersebut, kini waktunya mereka untuk pulang.
Karena kunjungan waktu mereka di pantai tersebut sudah habis, para pengunjung hanya di batasi waktu 2 jam untuk berkunjung ke pantai tersebut.
Ketika waktu kunjungan mereka sudah habis, mereka akan diingatkan oleh pemandu wisatanya.
"Wuih tadi seru banget, kapan-kapan kita ke sini lagi yok"Ucap Kaoru yang disetujui oleh teman-temannya.
"Ternyata usulan lu gak buruk juga ya buaya, walaupun harus menempuh perjalanan jauh buat ke pantai ini"
Kaoru yang mendengar perkataan [Name], menganggukkan kepalanya bangga.
"Woiya jelas dong, Kaoru gitu"
"Iya dah terserah kamu"
Author note: Mungkin chapter 4 ini lebih condong ke special chapter? Mungkin..
BαΊ‘n Δang Δα»c truyα»n trΓͺn: AzTruyen.Top