Chap 14
"Prom Night"
*** Author's pov ***
Semua berlalu dengan cepat, hingga malam terakhir festival budaya yang biasa di sebut Prom Night. Acara terakhir para senpai kelas 3 karena setelah ini mereka akan fokus menghadapi ujian kelulusan di semester 2 begitu juga anak kelas 2 dan 1 untuk menghadapi ujian kenaikan kelas. Oleh karena itu para senpai kelas 3 memakai pakaian terbaik mereka, tapi bukan bearti anak kelas 2 dan kelas 1 tidak serius dalam berpenampilan. Semuanya juga serius, termasuk duo devil ini. Mereka sudah memakai tuxedo yang mereka pakai saat penyambutan Mrs.(L/n) dan sekarang mereka dalam perjalanan menuju sekolah mereka. Orang-orang hanya kagum melihat mereka, bahkan beberapa diam-diam memotret mereka berdua. Tapi, mood mereka benar-benar tidak seperti penampilan mereka yang menyegarkan untuk dipandang
"Kenapa (Y/n) tidak bilang kalau dia punya tunangan..." gumam Gakushuu
"...apalagi tunangannya adalah titisan raja iblis itu..." kesal Karma
Tidak terasa mereka sudah sampai di SMA Kunugigaoka, dan bersamaan menghembus nafas panjang
"Oh! Shuu-kun! Karma-kun!" suara feminim itu menarik perhatian mereka berdua, dan spontan saja semburat merah muncul saat melihat gaun yang dipakai si pemanggil
Walaupun gaun yang membalut tubuhnya itu panjang, tapi dia tidak takut untuk berlari kecil menuju mereka berdua. Rambut rapinya sedikit berantakan karena hembusan angin malam yang cukup kencang ditambah keadaannya yang sedang berlari kecil sekarang. Wajah senang terlihat jelas di wajahnya dan saat dia sudah sampai di depan mereka, dia hanya perlu menghembus nafas sekali lalu tersenyum lebar pada mereka
"Waah, kalian memakai tuxedo pemberian kakak dan Papa! Tampan, deh!" wajah mereka semakin memerah saat mendengar pujian darinya, (Y/n)
"Terima kasih, (Y/n). Kau juga cantik dengan gaunmu" ucap mereka serempak
Tiba-tiba jantung (Y/n) langsung bersemangat untuk berdetak saat mendengar balasan duo devil. Tapi dia hanya tersenyum lebar lalu berkata "Terima kasih!"

((Modelnya seperti ini, warna terserah pada reader-chan~))
"Baru kali ini aku melihatmu memakai dress gaya victoria, (Y/n)" komentar Gakushuu
"O--oh, ini dari Mama. Tadi siang baru sampai. Katanya ini rancangan langsung dari desainer terkenal di Inggris dan aku tidak ingin gaun itu digantung di lemariku tanpa dipakai sekalipun jadi aku memakainya untuk acara ini~" jelas (Y/n)
"Oh, ngomong-ngomong apa kabar mereka semua? Keluarga (L/n)? Apa mereka sudah pergi ke negara tujuan mereka?" tanya Karma
"Oh, seperti yang sudah mereka katakan sebelumnya, setelah 1 minggu akhirnya mereka semua harus pergi lagi karena pekerjaan mereka. Mama kembali ke Jerman, Papa kembali ke Norwegia dan kakak kembali ke Amerika. Walaupun perpisahan di bandara sedikit... memalukan" jawab (Y/n) lalu mengalihkan pandangannya di akhir kalimat (lagi?)
'Pasti... SANGAT memalukan' pikir Gakushuu
'Itu pasti BENAR-BENAR memalukan' pikir Karma
~ Flashback ~
Tidurlah sosok perempuan di kasurnya yang besar nan empuk itu. Disaat dia sedang terlelap, masuk seorang laki-laki yang berumur 21 tahun. Dia mendekati kasur itu lalu membangunkan perempuan yang sedang tidur itu dan sedikit menggoyangkan bahunya
"(Y/n), bangun...!"
Perlahan (Y/n) bangun. Perempuan polos ini pasti akan terbangun saat mendengar sedikit suara atau seseorang yang menyentuhnya (takut-takut kalau yang memegangnya itu hendak menculiknya)
"Ka...kak? Ada apa?" tanya (Y/n) mengusap matanya dengan imut, membuat si kakak ingin nosebleed dan memeluknya dengan gemas
"Papa, Mama dan kakak akan berangkat ke bandara" jawab Rintarou
Langsung saja kesadaran (Y/n) yang awalnya 85% menjadi 1000%
"Sekarang??" kagetnya melihat jam 02.00 pagi
"Tidak, 10 menit lagi. Kakak hanya--"
"Tunggu bersama Mama dan Papa! Aku ingin mengantar kalian!" ucap (Y/n) langsung melompat dan menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan memperbaiki penampilannya
8 menit berlalu dan (Y/n) sekarang sudah siap (tenang, tidak ada yang mau mandi jam 02.00 pagi buta termasuk (Y/n), benar?) untuk berangkat mengantar keluarganya. Tanpa basa-basi lagi mereka semua berangkat menuju bandara
"Apa kalian 1 pesawat?" tanya (Y/n) memecah kesunyian di mobil
Jangan heran, sekali wajah keluarga (L/n) menyentuh air tak peduli betapa mengantuknya mereka saat itu, keluarga (L/n) langsung menjadi segar bugar
"Tidak, pertama penerbangan Rintarou, kedua papamu dan terakhir Mama" jelas Mrs.(L/n) pada putrinya itu
"Beda tujuan, ya?" ketiga anggota (L/n) itu mengangguk
"Kakak ke Amerika"
"Papa ke Norwegia"
"Dan Mama ke Jerman"
Tak terasa bandara tujuan mereka sudah sampai. Suasana sunyi khas bandara sudah menanti saat mereka berempat keluar
[PERHATIAN, PENERBANGAN PESAWAT E-2975 TUJUAN AMERIKA AKAN SEGERA BERANGKAT, PARA PENUMPANG HARAP SEGERA MELAKUKAN CHECK IN. SEKALI LAGI, PENERBANGAN PESAWAT E-2975 TUJUAN AMERIKA AKAN SEGERA BERANGKAT, PARA PENUMPANG HARAP SEGERA MELAKUKAN CHECK IN. TERIMA KASIH]
"Uh, oh! Aku harus pergi!" ucap Rintarou tapi tiba-tiba dia menangis
"Kakak!?" kaget (Y/n) dan tiba-tiba dia dipeluk oleh Rintarou
"Tenang, malaikat kecilku! Setelah tur pertunjukkanku selesai, aku akan menjemputmu dan kita akan segera menikah--"
(Plak!)
"Perhatikan sekitarmu, kak" gumam (Y/n) menepak kepala Rintarou dengan wajah merah karena malu diperhatikan para penumpang yang menatap dengan heran
"Te-he~" balas Rintarou berpose 'imut' lalu mengelus kepala (Y/n) "2 bulan lagi kakak akan menjemputmu, ingat itu"
'Menjemput kemana coba?' pikir (Y/n)
"Oh, mungkin lebih baik jika kami check in sekarang" ucap Mrs.(L/n) disambut anggukan kepala Mr.(L/n)
Tiba-tiba Mr.(L/n) juga memeluk (Y/n)
'Jangan bilang Papa akan menjadi dramatis seperti kakak' pikir (Y/n) berwajah datar
"Papa akan membelikan berbagai jenis boneka barbie untukmu, wahai--"
"Aku bukan anak kecil lagi, Papa" ucap (Y/n) memotong perkatan Papa dengan penekanan pada akhir kalimat
"Bercanda" sahut Papa melepas pelukan "Papa berangkat dulu ya?"
Sosok yang dipeluk hanya mengangguk lalu melihat Mr.(L/n) sudah memegang sebuah kertas
'Oh... jangan bilang Mama mau--'
"(Y/n), apa--"
"Aku tidak mau pengawal pribadi" ucap (Y/n) datar
"Eeeh?? Kenapa~?? ;-; Huhuhu..." muncullah sifat dramatis Mrs.(L/n)
"Apa gunanya seni bela diri yang kupelajari dulu, Ma?" tanya (Y/n) "Dan selama 2 tahun keliling dunia aku masih baik-baik saja, kan?"
"Huft, baiklah..." ucap Mrs.(L/n) pasrah
Mereka bertiga berjalan layaknya pembisnis terkenal sampai mereka menghadap ke arah (Y/n)
"BYE-BYE, MALAIKATKU~!!! (>7<)/ JANGAN LUPA TELPON DAN SMS!!"
(Y/n) langsung memutar badan dan pulang ke rumah, menganggap mereka orang lain
~ Flashback ~
"Da~n, begitulah" jelas (Y/n)
"Kenapa tidak mengajak kami?" tanya Karma
"Bukannya kalian masih tidur, lagipula aku juga baru tau mereka akan pulang sepagi itu. Apa kalian mau bangun jam 02.00 pagi?" tanya (Y/n) lalu sedikit memperbaiki rambutnya, tapi tangannya ditahan oleh Gakushuu "Shuu-kun?"
"Balasan karena telah merapikan penampilanku waktu itu..."
"...huh? Apa yang kau bicarakan, Shuu-kun?" tanya (Y/n) dengan polosnya membuat duo devil sadar bahwa mereka sudah kembali normal sejak awal festival budaya
"E--eeh, bukan apa-apa!!" ucap Gakushuu panik "Aku hanya bermimpi kau memperbaiki penampilanku saat kelulusan" sambungnya asal
"Shuu-kun memimpikan aku??" tanya (Y/n) antusias dan dengan volume yang sedikit keras, membuat perhatian tertuju pada mereka bertiga
Karma hanya bisa palm face "Dasar mesum..."
"Bu--bukan itu maksudku!!" kesal Gakushuu ingin memukul Karma tapi karena dia sedang merapikan rambut (Y/n), dia membatalkan niatnya dengan decakan lidah
"Aku juga memimpikan kalian~" ucap (Y/n) menarik perhatian mereka berdua
"H--huuh!?" wajah mereka yang baru normal beberapa menit lalu kembali merah
"Ya, kalian sudah kelas 3 SMA, dan kalian sedang memeluk perempuan yang baru pindah ke kelas kita~ kalian terlihat sangat senang sampai menangis bahagia~" ucap (Y/n) dengan ekspresi polosnya "Aku penasaran kenapa kalian tidak memberitahuku kalau kalian punya teman baru~?"
'Kalau begitu, kenapa kau tidak memberitahu kami kalau kau sudah punya tunangan?' pikir Karma langsung berubah mood
'Aku tidak pernah dekat dengan perempuan lain selain kau, (Y/n). Tapi kurasa hal itu tidak berlaku padamu...' pikir Gakushuu juga berubah mood
"Oh, ayo masuk~" ajak (Y/n) menarik mereka berdua, tidak sadar akan perubahan mood mereka
***
Setelah acara penutupan selesai, para murid langsung menuju gedung olahraga untuk acara yang ditunggu-tunggu: berdansa dan makan-makan (lol). Semua tampak sangat menikmati acara, kecuali untuk Gakushuu dan Karma tentunya
"Apa kita tanyakan langsung padanya?" ucap Karma tiba-tiba
"Eh?"
"(Y/n). Mengenai hubungannya dengan si titisan raja iblis itu"
"Aku mau saja dengan idemu, tapi..."
"Tapi?" heran Karma menoleh Gakushuu yang sudah memasang ekspresi serius
"Apa kau sudah lupa kalau kita sudah terpisah dari (Y/n) sejak masuk ruang olahraga?" tanya Gakushuu
Karma kembali palm faces
"Ayo keluar gedung ini lalu telpon (Y/n)" ajak Karma
Mereka berdua pun keluar gedung olahraga yang gaduh-gaduh meriah itu. Setelah keluar menuju tempat yang lebih tenang, mereka pun menelpon (Y/n) dengan menggunakan handphone Gakushuu
(Tuut... Tuut...) [Bunyi apaan ini--//dor]
"Halo?" dari suara latar, sepertinya (Y/n) berada di tempat yang sepi dan itu membuat duo devil khawatir terjadi sesuatu padanya saat mereka tidak ada
"Oh, (Y/n). Kami berdua sedang mencarimu, kau dimana?" tanya Gakushuu dan nada khawatir mulai terdengar darinya
Dan apa balasannya? (Y/n) hanya tertawa kecil sambil berkata "Aku ada di atap sekolah gedung utama. Bintangnya cantik dilihat dari sini" dan telpon terputus
"..."
"..."
"BAGAIMANA CARANYA DIA BISA ADA DISANA!?" teriak mereka lalu mulai berlari menuju atap sekolah tapi mereka teringat sesuatu
"Tunggu" ucap Karma
"Bagaimana dia bisa berada di atap? Setahuku hanya gedung olahraga dan aula sekolah yang dibuka dan itu bukan berada di gedung utama" gumam Gakushuu
Tanpa mereka sadari mereka sudah berada di pintu masuk gedung utama, dan itu terbuka lebar. Melihat itu membuat duo devil sweat drop
"The hell?" kaget Karma
"Jangan dipikirkan sekarang. Ayo susul (Y/n)..."
***
"Disana rupanya kau..." ucapan itu membuat (Y/n) yang asik memperhatikan langit jadi menoleh
"Shuu-kun, Karma-kun..." sapa (Y/n) sedikit melambai
Karma langsung melepas jasnya dan meletakkannya di bahu (Y/n)
"Kar--"
"Kau pasti kedinginan berada di atas sini dengan gaun seperti itu, walaupun jasku akan menutupi gaunmu..." ujar Karma santai "Dan jangan berpikir untuk memberikannya padaku karena takut aku kedinginan" sambungnya membuat si perempuan polos itu mengangguk canggung
Mereka kembali melihat langit malam yang indah itu, (Y/n) yang melihatnya dengan berbinar-binar tiba-tiba membuka mulutnya untuk bernyanyi
"Hello, shooting-star
Hello, shooting-star again.
Matte iru yo"
Bertepatan dengan sebuah bintang jatuh lewat di langit yang sedang mereka perhatikan
"I'm waiting for you
I'm waiting for you always
Watashi mo yume wo miru no wo yametakunai
Anata no you ni, Aa... Aa...
Ano hi no mama, Aa... Aa..."
"Suara yang bagus..." puji Karma dan Gakushuu serempak
"Makasih..." balas (Y/n)
"Sebenarnya ada hal yang ingin kami tanyakan padamu, (Y/n)" ucap Gakushuu
"Oh ya? Apa itu?" tanya (Y/n) antusias
Mereka berdua menghadap (Y/n) lalu menarik nafas panjang
"Apa benar Akashi Seijuuro itu--"
(Duaar!!) [Lagi-lagi apaan ini--//dor]
Suara kembang api merendam habis suara duo devil dan menarik perhatian (Y/n). Dia yang awalnya menghadap mereka berdua sekarang menghadap ke arah meledaknya kembang api barusan
"Uwaaah!!" kagum (Y/n) dengan wajah yang berbinar-binar
Gakushuu dan Karma yang awalnya kecewa akhirnya hanya bisa menghela nafas lalu tersenyum melihat betapa senangnya (Y/n) melihat kembang api yang dinyalakan oleh pihak sekolah sebagai tanda telah berakhirnya festival budaya SMA Kunugigaoka. Kembang api menyala dan meledak dengan meriah dan tanpa terasa mereka semua sudah habis dan selesai. (Y/n) lalu menghadap Gakushuu dan Karma yang tadi juga sedang memperhatikan kembang api (walaupun sempat melirik (Y/n) untuk melihat ekspresi imutnya itu)
"Jadi, apa yang ingin kalian tanyakan tadi? Mengenai Sei-senpai?" Gakushuu dan Karma hanya saling pandang lalu menggeleng
"Bukan apa-apa"
*** Omake ***
Setelah dari atap, (Y/n) langsung pulang karena jemputannya sudah datang (setelah mengembalikan jas Karma tentunya) dan saat duo devil itu hendak pulang, mereka melihat pelangi (lol)
"Oh, itu Akabane-san dan Asano-san" ucap Kuroko menarik perhatian pelangi yang lainnya
"Oh, selamat malam semuanya" sapa mereka berdua sopan
"Selamat malam" balas mereka serempak
Entah ini takdir atau bukan tapi saat di atap tadi Gakushuu dan Karma sudah bertekad untuk menanyakan status (Y/n) pada Akashi langsung, walaupun harus ke Rakuzan (walaupun Karma sangat membenci Akashi). Tapi sepertinya Kamii-sama sedikit berbaik hati pada mereka
"Apa yang kalian lakukan disini?" tanya Gakushuu
"Kami barusan selesai karoke di dekat sini" jawab Aomine, membuat mereka berdua mengangguk mengerti lalu menghadap Akashi yang menyadari kalau mereka ingin bertanya sesuatu padanya
"Ada apa?" tanya Akashi datar
"...apa benar kau adalah tunangan (Y/n)?" tanya Gakushuu
"..."
"..."
"BWAHAHAHAHAHAHAHAHA!!" tiba-tiba Aomine dan Kise tertawa lepas, mengagetkan Gakushuu dan Karma, tapi membuat Kiseki no Sedai yang lain menghela nafas
"Sesuai dugaanku, tapi aku tidak akan menyangka kalian akan bertanya langsung padaku" gumam Akashi lalu menyengir pada mereka berdua
"...huh?" heran Gakushuu
"Langsung jawab saja, dasar kau raja iblis" kesal Karma
"Nggak mau :P bocah setan" ejek Akashi (oke, ini sudah OOC)
Tanda kesal langsung memenuhi kepala Karma, membuat Akashi yang sebelumnya OOC langsung menjadi normal
"Tidak, kami hanya pura-pura bertunangan" jawab Akashi
"...HAAAH!?" kaget mereka berdua
"Mereka hanya pura-pura bertunangan untuk menghindari para fans dan perjodohan paksa" jelas Midorima
"Mereka melakukan perjodohan bohongan ini juga atas saran orang tua mereka" sambung Kise
"Heh, seharusnya kau lihat wajah terkejutmu, bocah setan" komentar Akashi "Dan juga kami tau tadi sore kalian mengikuti kami jadi kami sengaja membicarakan hal itu"
'Ki-kita...'
'DITIPU!!!'
Gakushuu dan Karma langsung menoleh satu sama lain
"Eh...?"
***
Yaay! Selesai juga~ (>3<)/
Rencananya mau lanjutin crossovernya di hari kedua festival sekolah tapi ya sudahlah...
Kritik dan saran yang membangun akan sangat diterima~
Bye~
-Rain
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top