16. Sean: Lemah
Aku tidak percaya kalau aku selemah ini. Aku ingat apa yang terjadi kemarin, aku berjalan-jalan di pantai Kota Sengkawa, bertemu Priaji, Lintang, Nona Rambut Merah, memecahkan kasus lalu kembali ke Rumah Bahagia. Lintang hendak memasak makanan paling nikmat se-Nusantara lalu aku dan Priaji mengikatnya ke kursi karena ia terlalu gigih menyebut makanan instan itu aman, meski jelas-jelas sudah kedaluwarsa dan berwarna ungu-biru.
"Benar, lalu aku memasak nasi dan kamu menggoreng nugget, ingat?" Priaji bertanya sambil memijit-mijit lenganku. Aneh sekali, untuk apa Priaji memijit lenganku?
"Ingat." Jawabku sambil melirik ke arah Lintang yang berdiri di belakang Priaji dengan senyum aneh. Aku merasa pusing, lemas, dan yang lebih aneh lagi Priaji memaksaku untuk tetap berbaring di sofa ruang tamu sambil terus memijit lenganku.
"Kita tidak jadi makan makanan ilegal itu, tapi sepertinya makanan itu berhasil membuatmu gila selama dua hari." Priaji melanjutkan omongannya dan tampangku sudah seperti orang paling bodoh se-Nusantara. "Kamu kemarin bilang, makanan itu sudah berjamur, jadi hipotesiku spora jamur itu masuk ke tubuhmu saat kamu membuangnya."
Aku bisa melihat Lintang mengangguk. "Seperti yang Aji bilang, spora jamur membuatmu jadi berhalusinasi selama dua hari."
"Aku tahu kamu aneh, tapi kamu jadi makin aneh karena berteriak-teriak akan berburu manusia gemuk untuk disemur sambil lari-lari tidak jelas." Priaji menggelengkan kepalanya sambil bicara seolah ia tidak habis pikir dengan tingkah lakuku.
"Lalu kamu pikir kamu sedang berperang, kakimu meleleh, dan mulutmu juga, tapi kamu terus bicara, sungguh aneh." Lintang menambahkan sambil menahan tawa.
"Sistem imun tubuhmu pasti sangat lemah sampai-sampai spora jamur bisa mempengaruhimu. Mungkin ada baiknya kamu ikut program revitalisasi populasi daripada kabur ke Sengkawa. Siapa tahu penanaman genetik bisa membuatmu lebih kuat." Tawa Priaji pecah di akhir dan tiba-tiba ia memberikan ponsel analognya padaku.
"Apa?" Tanyaku.
"Bukti rekaman kegilaanmu." Sialan!
_____
1. Buatlah cerita dengan awalan, "Aku tidak percaya kalau ..."
Pandu
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top