Chapter 6

"Oppa biarkan aku disini bisakah?"

"Untuk apa?kau ingin mengemis Cinta lagi pada pria sialan itu?"

Chae sedikit merubah ekspresinya menjadi sedih,yang benar saja ia akan dipindah dan tinggal sendiri lagi.

"Oppa nanti disana tidak ada oppa dan aku kesepian dan bagaimana jika aku membawa namja ke apartemen?"

"YAKK"

Yoongi menghela nafasnya panjang, jika dipikir memang benar,adiknya itu memang sepertinya mempunyai saraf yang putus.

Bahkan masih dekat dengan dirinya saja berani melakukan hal yang tidak-tidak apa lagi nanti jika ia melepasnya sendiri.

Pikirannya mulai kemana-kemana sekarang membuatnya memijat keningnya yang sedikit sakit itu.

"Hmm baiklah,kau akan tetap disini"

Chae tersenyum senang akhirnya ia tak jadi pindah,ia tak ingin lepas dari senyumnya apa lagi saat mengingat ucapan jungkook yang akan mulai menerimanya dan mencintainya.

"Emm oppa kapan kau akan memberikan ponakan untukku? " chae menampilkan senyumnya itu membuat yoongi meliriknya.

"Sebentar lagi"

"Hah? Apa Jennie eonni sedang hamil? "

"Hmmm"

"Yessssssss,baiklah aku akan ketoko bunga menemaninya" chae bangkit dari duduknya dan hanya dilihati oleh yoongi.

Tokonya memang sedikit jauh tapi chae memilih untuk berjalan kaki menyusuri trotoar.

Tinnn

Hingga Suara klakson membuatnya berhenti seketika dan melihat mobil yang dikenalinya itu.

"Jungkook?"
Dilihatnya namja itu keluar dari mobilnya dan menghampirinya.

"Kau mau kemana? "

"Aku mau ketoko bunga milik Jennie eonni"

"Biarku antar"

Chae masih diam saja dan tiba-tiba saja tangannya ditarik dan menyuruhnya masuk.

Baiklah chae hanya diam sekarang, dilihatnya jungkook masih menatap jalanan.

"Kenapa kau berjalan"

"Emm a...aku ingin saja" entah kenapa chae merasa gugup sekarang.

Jungkook yang mendengar suara chae gugup pun langsung menolehkan wajahnya melihat chae yabg disampingnya.

"Dimana tokonya?"

"Didepan itu" tunjuk chae membuat mobil yang dikendarai jungkook semakin meminggir.

Chae turun begitu pun jungkook.

"Eonniiiiii" teriak chae membuat seseorang yang sedang menyirami bunga itu sedikit kaget.

Greb

Chae memeluk Jennie erat dari belakang membuat Jennie tersenyum melihat kelakuan chae.

Jungkook pun melangkah menghampiri dan membungkuk sopan pada Jennie.

Imut sekali pikir jungkook,chae benar-benar manja sekali.

"Emm kata oppa kau hamil jadi aku akan menemani eonni disini,kau tak boleh capekk"

Jennie kembali tersenyum sedangkan jungkook yang mendengar kata 'hamil' sedikit membuatnya sedikit rasa bersalahnya muncul.

Jennie yang mengetahui muka jungkook berubah langsung melepas pelukan chae.

"Chae lebih baik kau duduk buatkan minuman untuk jungkook didalam" tadinya chae cemberut karena pelukannya dilepas tapi ia kembali dengan senyuman.

"Baiklah,jungkook ikuti aku,aku akan sangat berterimakasih karena kau mengantarkan aku kesini"

"Jangan begitu aku senang mengantarmu chae" jawabnya sambil mengekori chae masuk kedalam yang tentunya masih banyak bunga Indah didalam.

Sungguh Indah dan menawan tempatnya,lampu kuning dan bangunan kayu mengkilap dan ditambah hiasan bunga membuatnya suasananya damai.

Ia duduk dikursi dengan kayu itu sedangkan chae sedang membuatkan minuman.

"Akan enak jika kau minum teh begini" chae mengampirinya dengan secangkir teh.

"Minumlah" jungkook mengangguk dan meminumnya.

"Kau sering kesini? " tanya jungkook sambil melihati wajah chae

"Ani,aku jarang sekali, mungkin karena ia sedang hamil aku harus membantunya agar dia tidak capek"

"Emm" hanya dijawab seperti itu oleh jungkook.

"Aku mau menyiram bunga dulu" chae bangkit segera karena ia baru sadar atas tadi yang ia uncapkan.

Ia ingin keluar tapi tangannya ditarik membuatnya ia berbalik.

Chup

Jungkook menciumnya kembali? Chae menutup matanya,sedangkan jungkook menarik tubuh chae agar mendekat padanya dan menekan tengkuk chae dalam.

Ciuman lembut dan memabungkan bagi chae,bohong kalau ia tidak juga menikmatinya.

Ia melingkarkan tangannya pada tubuh jungkook dan sedikit berjinjit karena jungkook lebih tinggi darinya.

"BAJINGAN!!!!!" mendengar seruan itu membuat jungkook melepaskan ciumannya segera.

BUGHHH

"OPPAAAAAA"

jungkook tersungkur dengan darah yang mulai keluar dari sudut bibirnya membuat chae langsung menghampirinya dan panik.

"SUDAHKU BILANG JAUHI CHAE BAJINGAN!!!!" jennie menahan tubuh yoongi karena tak ada hal lain yang bisa ia lakukan.

"Dan kau chae!!,oppa kira kau kesini untuk menemani jennie ternyata kau malah bertemu jungkook"

"KUHARAP SETELAH INI KAU PULANG DAN JANGAN TEMUI CHAE MENGERTI!!! "

chae menangis hingga yoongi keluar ia mulai terisak.

"J..jungkook maafkan aku" ucapnya dengan terisak.

"Sudahlah chae kenapa kau menangis" jungkook duduk,ingin rasanya menghapus air mata itu.

"Aku akan mengobatimu"

"Ani,aku akan pulang saja aku takut jika kau dimarahi lagi"

"Maafkan aku jung hikss"
Chae tak tahan melihat darah disurut bibir jungkook hingga ia berani mengecup bibir itu sekilas.

Jungkook membeku sebentar, kemudian ia tersenyum dan mulai bangkit.

"Aku pulang,jangan lupa makan malam-mu nanti" jungkook mengusak rambut chae kemudian keluar dan masuk mobilnya.

Sedangkan chae? Ia hanya duduk ditempat semula dan masih menangisinya.

Ia menaruh kepalanya dilipatan tangannya dan masih saja terisak.

"Chaeee" itu suara jennie,ia langsung duduk disamping chae dan mengelus tubuh itu untuk menenangkannya.

"Eonni hikss"

"Sudahlah chae oppamu juga sudah eonni suruh pulang,tadi eonni sudah mencegah agar masuk tapi tau saja oppamu sangat ketat"

"Eonniii aku takut pulang"

"Nanti kita pulang sama-sama".

°°

"Kalian berdua sama saja!!!, seharusnya kau juga memantau chae bukan mengikutinya!!! " ya sini,diruang makan, yoongi benar-benar marah dengan keduanya.

Sedangkan chae mendengarkan dan menunduk.

"Maafkan aku oppa,aku yang membawa jungkook karena ia mau mengantarkanku"

"Kau benar-benar wanita murahan chae!!!,mau tidak mau seharusnya kau tolak,dia sudah menidurimu apa lagi HAH!! "

chae diam sedangkan jennie masih saja fokus makan,ia benar kekurangan makan jadi itu snagat berbahaya untuk kandungannya saat ini.

"Lebih baik tutup saja toko bunganya" mendengar itu membuat jennie menatap yoongi.

"Tidak yoongi" jawabnya dengan nada tegas.

"Apa lagi jennie?,lagian kau juga masih hamil tidak boleh capek kau lupa?? "

"Yoongi biarkan aku bekerja lagian toko bunga tidak menyulitkanku"

"Terserahmu aku muak dengan kalian"

BRAK.

Yoongi pergi dari ruang makan dan mulai masuk kedalam kamarnya.

"Habiskan makanmu dan tidur chae"

"Maafkan chae eonni,chae benar-benar menyesal" chae kembali melanjutkan makannya.

"Eonni akan membawakan roti kekamar untuk yoongi" jennie bangkit dan mulai pergi.

Chae menatap para nasi itu.

"Hey nasi bagaimana jika aku tidak memakanmu?apa kau akan sedih? "

Bagaikan orang gila chae mengangguk dan kemudian memakannya.


TBC

Echimm akan update cepat :')

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top