🔒Chapter 01🔒
Matahari mulai turun di ufuk barat dengan diselingi oleh semburat jingga yang memudar. Burung-burung telah kembali ke sarang mereka untuk beristirahat sementara para manusia tampak sibuk mengurusi diri mereka sendiri.
Semua orang di negara Tokyo tahu, bahwa mereka di sini tak sendiri, mereka berbagi tempat dengan para makhluk lainnya, sebagian mereka juga tahu batasan untuk apa yang mereka perbuat
The Race Kingdom.
Kerajaan bagi para ras lain selain manusia disana ada 5 kategori ras yang hidup dan mendirikan kerajaan mereka sendiri
Yang pertama adalah ras Vampire, lalu ras Penyihir, ras Siluman, ras Demon dan ras Wicth. Setiap ras memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, dan di setiap kerajaan tertua mereka memiliki batu kristal berharga untuk mereka jaga
Ini adalah kisah tentang perjalanan para putra dan putri dari setiap kerajaan untuk mencari 5 Element terkuat di Mystical World. Banyak rintangan akan mereka hadapi, banyak kejadian yang akan mereka lewati dan masih banyak perbedaan fisik dari mereka yang menyebabkan pertengkaran. Ini adalah kisah mereka
Disclamer : OC milik Readres, cerita dan Furuya milik Author , Shu, Reiji dan Ruki milik ©Rejet
The Element For 5 Race
TOK...TOK...TOK...
Pintu bercat biru laut itu di ketuk lembut oleh seorang pria berparas cantik. Dia sedang menunggu pintu tersebut terbuka dan menampilkan sosok anak pemalasnya
Namun telah 5 menit lebih dia disana dan tak ada tanda-tanda pintu akan terbuka, dia menghela nafas lalu membuka pintu yang sebenarnya tak terkunci
Ceklek
Pintu terbuka menampilkan ruangan bernuasa biru laut yang menyegarkan mata .Pria tadi berjalan menuju kasur King size milik pemilik kamar tersebut lalu melihat ke bawah selimut dan benar saja, anak perempuannya masih tertidur lelap di sana. Padahal hari sudah mulai gelap yang berarti dia harus sekolah .Menepuk pelan pipi anak tersebut sambil menunggu reaksi yang terjadi
"Emhh...mhhh...Ka..Kaa-san?" kelopak mata itu terbuka dan menampilkan Iris biru sempurna sang gadis, dia masih terlihat mengantuk karena dibangunkan
Pria yang dipanggil Kaa-san' tadi tersenyum lalu mendudukan anaknya di sebelahnya "Ini sudah malam Furu, Furu seharusnya bangun Furu juga harus sekolah kan?. Sudah sekarang Furu mandi lalu turun ke bawah untuk sarapan ya disana sudah ada Ruki-kun yang menunggu Furu" perintahnya dengan suara lembut bak bidadari. Sementara gadis tadi hanya mengangguk menuruti perkataan orang-tuanya
Gadis bernama lengkap Furuya Sakamaki itu beranjak dari kasur empuknya dan mengambil handuk yang ada di balkon dan segera masuk ke kamar mandi
15 menit kemudian
Furuya keluar menggunakan seragam sekolah miliknya seragamnya dia tutupi dengan sweater biru pucat dengan ada bagian yang di keluarkan jas sekolah yang hanya dia sampirkan di bahunya rok hitam seperenam paha dengan sepatu kets biru putih miliknya dan rambut biru yang terurai bebas
Mereka sudah puas dengan penampilannya Furuya segera turun ke bawah untuk melakukan kegiatan selanjutnya yaitu sarapan bersama keluarganya.
🌺🌺🌺
Di meja makan sudah duduk seorang pria sambil memejamkan matanya, dia adalah Shu Sakamaki Raja dari kerajaan Sakamaki serta ayah dari Furuya
"Konbawa Shuna" Furuya datang dan segera duduk di hadapan Shu. Shu membuka matanya sejenak lalu tersenyum tipis "Konbawa mo Fu" Furuya memang tak memanggil Shu dengan sebutan 'Otou-san' atau yang lain dia lebih suka memanggil Shu dengan sebutan Shuna. Itu dia dapatkan saat masih berusia 29 tahun saat dia berusaha memanggil Shu
"Ah Furu kau sudah datang" pria berparas cantik tadi adalah Reiji Sakamaki Ratu di Kerajaan Sakamaki serta istri dan ibu dari Furuya
Reiji menaruh piring makanan di depan Furuya lalu kembali duduk di sebelah Shu
"Kaa-san bilang ada Ruki-kun" tanya Furuya melirik ke sekeliling
Reiji tersenyum "Iya ada tuh dia ada di belakang Furu" Furuya memutar badannya ke belakang dan menemukan sosok pemuda tampan dengan rambut abu-abu serta iris biru baja sedang menatapnya lembut
"Konbawa Kachiku" ucap pemuda tadi yang bernama Ruki atau Ruki Mukami dia tersenyum lembut lalu mengacak rambut Furuya sebelum duduk di sebelah Furuya dan acara sarapan mereka hanya di isi oleh keheningan dan suara dari garpu dan pisau yang berdentingan
🌺🌺🌺
Furuya serta Ruki telah sampai di halaman sekolah mereka yaitu Race School yang berada di kawasan Kerajaan Vampire dan Penyihir
Furuya turun dari mobil bersama Ruki dan segera berjalan menuju kelas mereka. Kelas mereka adalah kelas XII-A yang terletak di bagian kanan lantai 4. Ditengah jalan mereka berpapasan dengan Riana, Luna dan Mizuki yang sepertinya juga baru datang
"Konbawa Furuya-chan, Ruki-kun" sapa mereka bertiga ceria, Furuya membalas sapaan mereka dengan senyum tipis serta anggukan
"Konbawa mou, dimana dua yang lain?" tanya Ruki yang bermaksud pada Akira dan Kagura
"Seperti biasa mereka sudah ada di cafetaria sekolah untuk sarapan" jawab Luna disertai kekehan lembut. Ruki mengangguk lalu mengajak mereka untuk berjalan bersama karena mereka semua sekelas
🌺🌺🌺
Di sebuah kelas yang tentram nan sepi-
"SCOUT ICY EMERALD!!!! KEMBALI KAU!!! DAN KEMBALIKAN BONEKAKU!!!!!"
"HAHAHAHAHA!! TAK AKAN! AHAHAHAH COBALAH TANGKAP AKU REA!!"
Ok abaikan perkataanku yang barusan itu tidak tentram dan sepi. Kalian pengen tahu apa yang terjadi? Mari kita flashback ke ¼ jam yang lalu
¼ jam yang lalu
Rea masuk ke dalam kelasnya dengan Ify yang mengikutinya di belakang. Terlihat jelas di bawah mata Rea terdapat kantong hitam yang cukup terlihat membuktikan bahwa Putri kerajaan Dewatara itu kurang tidur. Karena terlalu kelelahan Rea bahkan tak sadar jika dirinya ke sekolah dengan membawa boneka miliknya
Sementara itu Scout yang kebetulan melihat Rea pun memiliki ide jahil, saat Rea mulai tertidur di bangku nya dia perlahan-lahan mulai mengambil boneka Rea dan membawanya pergi. Rea yang merasakan ada sesuatu yang hilang pun segera membuka matanya dan melihat ke sekeliling yang pada saat itu dia menyadari sesuatu bahwa boneka tidurnya di bawa oleh Scout
Dan kelanjutannya adalah yang diatas. Ify? Dia hanya berusaha menenangkan emosi Rea yang masih bersemangat mengejar Scout
Para ras vampire (Furuya,Ruki, Riana, Luna dan Mizuki) hanya menatap mereka bosan lalu segera duduk dibangku mereka masing-masing. Tak berselang lama rombongan dari ras Witch datang bersamaan dengan ras Demon
Dari ras Witch ada Adeline, Eija lalu di ras Demon Rayven dan Junki, mereka berempat masuk tanpa banyak bicara lagi mereka duduk. Kelas tersebut hanya terjadi keheningan semua sibuk dengan aktifitas mereka yang lain dari mereka semua yang membuka pembicaraan hanya dari ras Witch itu juga dengan acuh tak acuh .Tak lama kemudian sensei pun masuk dan pelajaran pun di mulai
Pulang
Bel telah berdering 5 menit yang lalu namun para ras vampire memutuskan untuk berkumpul sebentar di ruang musik -karena tertua mereka masih tidur disana-
Akhirnya setelah menunggu cukup lama akhirnya Furuya pun bangun dan mulai menjelaskan alasannya menyuruh adik (tiri) nya berkumpul
"Baiklah jadi begini, akhir-akhir ini Furuya merasakan aura 7 Dead Sins di sekitar Kingdom tapi Furuya tak tahu pasti apakah mereka memang akan menyerang atau tidak tapi Furuya harapkan kalian untuk berhati-hati" Furuya menatap ke semua vampir tersebut dengan pandangan datar
Mereka semua terdiam hanya ada suara AC yang menyala disana sampai Akira membuka percakapan "Jadi apakah hanya itu yang disampaikan?" dia bertanya sambil berdiri dan membersihkan rok-nya
Furuya mengangguk "Kalian boleh pulang tapi ingat tetap berhati-hati, Ruki-kun ayo" semua yang disana berdiri dan kemudian keluar dari ruang musik tersebut
🌺🌺🌺
Di dalam mobil para saudara hanya terjadi keheningan disana, semuanya masih merenungkan perkataan Furuya tadi
"Apa kita harus memberitahu ras lain tentang hal ini?" tanya Luna menatap para saudaranya
Kagura menggeleng tanda tak setuju dengan usul kakaknya "Tak perlu, aku yakin mereka juga dapat merasakan aura 7 Dead Sins" tuturnya
"Tapi kalau mereka tak menyadarinya apa yang akan terjadi?" tanya Mizuki heran kali ini berganti Riana yang menjawab "Mereka akan dengan mudah dikalahkan oleh para Iblis itu tapi aku sedikit yakin Demon akan merasakannya" Riana berkata dengan yakin seolah perkataan memang benar adanya
Dan akhirnya mereka pun hanya mengiyakan perkataan Riana dan kembali pada aktifitas masing-masing, dalam pemikiran mereka semua semoga saja Furuya dapat membuat dengan agar mereka aman dari serangan para Iblis tersebut
🌺🌺🌺
Sedangkan ras Penyihir juga sedang membicarakan hal yang sama dengan hal yang dibicarakan oleh ras Vampire tadi bedanya mereka agak sedikit berdebat tentang perasaan aura masing-masing
"Iblis akan datang dan kita harus mulai siap siaga jika mereka menyerang tiba-tiba" ucap Thunder dengan nada datar sambil memandang ke seluruh saudaranya
"Tidak bukan iblis tapi Vampire lah yang akan menyerang kita" sangah Zyla menolak perkataan Thunder
"Tapi Zyla-chan auraku mengatakan Demon lah yang menjadi ancaman kita" Flora berkata dengan pelan agak canggung berkata tentang pendapat miliknya
Rea yang melihat hanya menghela nafas lelah, dia mendudukkan dirinya di dekat rak-rak buku lama dan mulai mengambil perhatian semuanya
"Dengar ini mungkin agak mengejutkan tapi ini penting..." Rea nenjeda sejenak perkataanya lalu memijit pelipisnya
"Aku mendengar dari ras Vampire, Iblis sedang mengintai Race Kingdom entah apa lagi yang Iblis rencanakan aku hanya ingin kalian selalu waspasa besok pagi beritahu seluruh rakyat untuk membuat Kekkai untuk rumah mereka" ujar Rea tegas sorot mata pun mengatakan dia benar-benar serius mengatakan ini
Ify yang didekatnya agak terkejut dengan sikap Rea yang tak biasa tapi dia tahu Rea khawatir pada seluruh rakyatnya jika sampai Iblis menyerang. Tapi itu lah yang seharusnya Rea lakukan mengingat dia adalah yang tertua
"Aku akan memberitahu ras lain" akhirnya Scout angkat bicara dan keluar ruangan meninggalkan keempat yang lain
"Kita harus siap dengan apa yang terjadi nanti" guman Rea pelan namun masih bisa di dengar oleh yang lain. Dan tanpa sadar mereka semua mengangguk setuju dengan ucapan Rea
To Be Continue
Ok! Ini adalah chap pertama, apa menurut kalian dengan chap ini? Apakah membosankan? Dan untuk yang namanya belum muncul tunggu ya~ Oh ya karena Dilla udah lama nunggu apakah ada yang mau masuk ke ras Demon akhirnya Dilla putuskan untuk menutup Form dan sisanya akan diganti oleh OC Dilla. Jangan lupa untuk menekan 🌟
Bye~
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top