SHS || 22 || Pulau Kapuk
Hera berjalan gontai. Lelah menjadi-jadi dirasakannya sore itu. Sampai akhirnya ia melihat sebuah kasur di ujung jalannya. Ingin sekali dia merebahkan tubuhnya di pulau kapuk itu.
Dengan berlari ia menuju pulau itu. "Hua!" teriak Hera terjun bebas dari apartemennya.
Bruk! Hera terkapar tanpa nyawa digenangan cairan merah berbau anyir.
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top