Part 4

Setahun sudah berlalu sejak hari dimana alexa menginjak kan kakinya di kanada tak terasa waktu berlalu dengan cepat dan kini dirinya akan kembali ke new york seperti yang telah kalvin janjikan dia akan menjemput alexa di bandara

Pria itu, alexa sudah berhutang banyak kepadanya kini saatnya dia membalas semua hutang kalvin, kalvin sudah menyiapkan posisi untuk dirinya di kantor pria itu sebagai sekretaris,alexa sedikit gugup mengingat dia akan kembali ke new york hari ini, setelah menempuh pelatihan yang keras demi mendapatkan tubuh ideal kini dia bisa bernafas lega dan tersenyum manis di depan cermin melihat penampilan dirinya yang sudah berubah total

Bukan hanya penampilan yang mereka rubah tapi mereka juga membentuk kepribadian alexa menjadi wanita yang lebih percaya diri dan menyangi diri lebih dari apa pun, mereka memolesnya dengan luar biasa tak sia-sia selama setahun dia menjalani hidup yang displin bagai di barak militer

Tapi alexa bisa bersyukur hari ini meski di awal-awal pelatihan dia selalu mengeluh kepada kalvin dan ingin kembali, sekali lagi pria itu menemani nya melewati semuanya dari jarak jauh, tak alexa sangka bahwa kalvin bisa sehangat itu mengingat sifatnya yang dingin namun ketika alexa mengeluh dan menangis di telpon dia dengan sabarnya mendengarkan nya

Lamunan alexa tersadar ketika sebuah suara menyapa nya dari belakang dirinya yang sedang berdiri di balkon apartemen yang telah menamaninya selama setahun, dia akan merindukan tempat itu

"nona alexa"

"ya"

Alexa menoleh ke belakang tampak resepsionis yang melayani nya waktu itu tersenyum ke arahnya

"taxi anda sudah menunggu di luar mari"

"oh ya baiklah"

Alexa mengambil kaca mata hitam dan mantel miliknya dan juga koper dia malangkah keluar bersama sang resepsionis yang sudah bertuga melayani semua anggota camp pelatihan selama setahun hampir semua staf disana alexa sudah mengenal mereka

Lift pun turun dari apartemen lantai atas tersebut menuju lobi mereka keluar dari lift saat lift sampai di lantai dasar, sang resepsionis mempersilahkan alexa keluar,para staf disana sudah berbaris rapi untuk mengantar kepulangan para anggota pelatihan disana, alexa keluar dan tersenyum kepada mereka semua

"aku ingin berterima kasih untuk bantuan kalian selama setahun ini aku merasa kita sudah seperti keluarga semoga kita bisa bertemu kembali di lain waktu"

Para staf mengangguk dan tersenyum senang
Mereka juga mengucapkan selamat kepada alexa karena sudah berhasil menurukan berat badan nya yang hampir 200kg tersebut siapa sangka sekarang wanita langsing dan menjulang tinggi di depan mereka sekarang adalah alexa yang bertubuh tambun saat datang kemari dulu

"kami harap anda akan menemukan kehidupan baru anda lagi nona, anda tak perlu khawatir lagi di bully karena semua orang pasti akan melihat ke arah anda dengan pandangan terpesona"

Ucap salah satu staf disana, alexa tersenyum mendengar penuturan staf tersebut

"terima kasih baik lah aku harus pergi jaga diri kalian,sampai bertemu lagi, byee"

Alexa pun melangkah keluar dari apartemen tersebut dengan membawa kopernya taksi yang akan mengantarnya sudah menunggu disana tampak supir taxi berdiri di dekat taxi alexa sempat terkejut ternyata supir taxi itu adalah supir setahun lalu yang mengantarnya kemari

"mari nona kopernya saya yang simpan"

Ujar sang supir taxi tersebut ramah dan begitu takjub melihat betapa cantiknya alexa, alexa ingin tertawa geli melihat pria tua di depan nya itu dia pasti tidak mengenali dirinya,benar kata orang penampilan bisa merubah bagaimana pandangan orang melihat kita

"terima kasih,senang bertemu anda lagi pak"

Ucap alexa ke supir taxi yang kemudian jadi bingung dan aneh

"maaf nona apa kita pernah bertemu?  Saya merasa baru kali ini bertemu anda"

Alexa tersenyum dan mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan kepada bapak itu foto dirinya saat masih gemuk

"apa anda ingat wanita ini? "

Tanya alexa kepada pria itu, pria itu melihat foto alexa dan bingung mencoba mengingat hingga akhirnya dia sadar

"oh wanita gendut ini ya saya tahu dia saya mengantarnya setahun lalu ke alamat ini juga, apa anda sedang mencari wanita ini nona?"

Alexa tersenyum dan mengeleng kan kepalanya

"tidak, untuk apa saya mencari diri saya sendiri"

"maksud anda nona? "

"wanita itu adalah saya setahun lalu yang sekarang berdiri di depan bapak"

"apa...!! Anda wanita itu, benarkah?? Tapi bagaimana bisa"

Pria itu terkejut bukan main, melihat alexa dengan seksama dari ujung rambut dan ujung kaki tidak ada satupun hal yang menjelaskan bahwa dia adalah wanita gemuk itu

"apa anda bercanda nona anda berbeda jauh dari wanita di foto itu bagaimana bisa anda jadi selangsing dan secantik ini"

"sudah lah pak mari kita pergi saya akan ketingalan pesawat nanti"

Ujar alexa tersenyum simpul ke arah bapak supir taxi dan masuk ke dalam taxi

"ha ya baik nona"

Supir taxi itu masih super takjub dan heran juga bingung bagaimana setahun bisa mengubah alexa menjadi secantik itu

"apa dia melakukan operasi plastik? "

Pikir sang supir taxi sembari melihat alexa dari kaca spion

****
Alexa telah sampai di bandara kanada kini dia sedang chek in tiket pesawat miliknya ponselnya pun berdering sebuah pangilan masuk dari luar negeri tertera disana

"hallo"

"alexa apa pesawatmu sudah berangkat? "

Suara kalvin terdengar dari seberang telepon dalam satu hari ini kalvin sudah menelpon nya berulang kali

"aku sedang chekin kalvin sebentar lagi akan berangkat"

"baguslah aku akan menunggu di bandara"

"baiklah"

Alexa mematikan ponselnya ketika pengumuman pesawatnya akan berangkat,alexa mengedarkan pandangan matanya ke bandara kanada, negara itu sudah seperti rumah kedua bagi alexa

Bagaimana tidak satu tahun dia sudah menghabiskan waktu di kanada banyak hal yang telah dia alami disana, bertemu orang-orang baru, lingkungan sosial yang luar biasa, anggota pelatihan ternyata bukan lah orang-orang biasa

Mereka berasal dari kalangan elite tentu saja mengingat biaya hidup untuk satu tahun di camp pelatihan saja sudah menghabiskan ratusan dollar tentu saja anggota nya bukan lah berasal dari orang biasa seperti dirinya yang cukup beruntung karena kalvin membantunya

Alexa menarik nafas dalam kini saatnya dia memulai hidup barunya sebagai alexa yang baru alexa wanita dengan seribu pesona,dia melangkah kan kakinya dengan anggun dan elegan boots berhak tinggi itu berjalan menuju pesawat yang sebentar lagi akan berangkat

Mantel bewarna cream dan kacamata bewarna gold yang alexa kenakan menambah gaya cool yang dia miliki alexa berjalan bak model yang akan pergi melakukan pemotretan di negara lain

Setiap pasang mata yang menatapnya tak bisa melepaskan pandangan mata mereka dari alexa, namun alexa kini sudah terbiasa akan hal itu dia selalu mengingat pelajaran yang dia dapat dari camp pelatihan bagaimana untuk tetap percaya diri,berjalan menatap lurus ke depan dan mengangkat kepalanya tinggi walau setiap orang memandang nya dengan berbagai tatapan

Pesawat alexa pun meluncur meninggalkan kanada dan berangkat menuju new york, alexa duduk di kursinya dengan santai sembari membaca majalah yang tergeletak di depan nya

Mata alexa masih fokus menatap majalah di depan nya hingga sebuah suara yang sangat dia kenali terdengar, seorang pria sedang berbicara dengan pramugari

"silahkan tuan toiletnya ada di belakang"

"terima kasih"

Ujar pria itu sembari tersenyum ramah ke arah pramugari karena penasaran alexa mencoba melihat ke arah suara tersebut dan betapa terkejutnya dia melihat pria bermantel navy tersebut

"alevedro"

Alvedro sebastian berdiri di dekat kabin pesawat dan masuk ke dalam toilet,kepanikan pun mulai alexa rasakan, alexa menyembunyikan dirinya dengan memakai kacamatanya lagi dan menutup separuh wajahnya dengan majalah sembari pura-pura membaca,berharap alevedro tidak akan mengenalinya

Tak lama alvedro keluar dari toilet dan berjalan melalui alexa, tanpa menyadari bahwa wanita yang duduk di kursi pesawat itu adalah alexa
Alexa menurunkan majalahnya dan menarik nafas lega, lega karena alvedro tidak mengenalinya sama sekali

Alexa menatap punggung alevdro dari kejauhan, pria itu dia cukup merindukan untuk melihat wajah tampan bossnya itu,bossnya masih sama tampan seperti biasanya tak berubah masih begitu ramah dan memukau

Senyum mengembang di wajah alexa, tak menyangka dia akan bertemu alvedro di pesawat ini

"tunggu dulu apa yang dia lakukan di kanada?  Apa dia sedang melakukan perjalanan bisnis"

Pikir alexa sembari menatap heran ke arah alvedro memikirkan kanada alexa langsung panik mengingat kalvin akan menjemputnya di bandara

"tidak.. Tidak ini akan ketahuan jika alvedro bertemu dengan kalvin di bandara sedang menjemputku, aku harus menghubungi kalvin"

Ujar alexa panik kepada dirinya sendiri, alexa berlalu ke toilet untuk mengirim pesan kepada kalvin semoga setelah sampai disana kalvin akan segera membaca pesan nya

***

Pesawat akhirnya sampai di new york ketika malam hari, alexa keluar dari pesawat setelah melihat-lihat apakah alevedro sudah keluar dari pesawat, alexa menjadi orang paling terakhir yang keluar dari pesawat takut akan bertemu alvedro atau alvedro melihatnya

Meski alvedro mungkin tidak akan mengenalinya tapi alexa tetap saja tidak ingin bertemu dulu dengan mantan bossnya itu,terlebih ketika dia mengingat bagaimana alvedro begitu terkejut ketika menerima surat penguduran diriny yang tiba-tiba saat itu

Alexa keluar dari pesawat dan kalvin segera menelpon nya begitu alexa keluar dari pesawat

"hallo kalvin bagaimana apa kau bertemu dengan boss maksud ku dengan alvedro? "

"aku tidak bertemu dengan nya, kau bisa langsung menuju mobilku aku menunggu mu di mobil di parkiran airport"

"baiklah aku segera ke sana"

Alexa berjalan sembari membawa kopernya melintasi lobi bandara, matanya megedar ke setiap arah melihat-lihat apakah alvedro masih disana dan ternyata pria itu masij di lobi bandara bersama seorang wanita dan pria yang sangat Alexa kenali

"lion dan amelia, ternyata mereka disini juga gawat jika mereka sampai melihat mobil kalvin ada disini juga aku harus segera pergi"

Ujar alexa panik langsung menuju ke arah parkiran dengan cepat, alexa mencari-mencari mobil kalvin ketika sampai di parkiran namun tak menemukan nya, tiba-tiba sebuah mobil ferari merah berhenti di depan alexa

Alexa terkejut sebuah ferari mewah berhenti di depan nya, kaca mobil pun di turunkan menampak kan wajah kalvin disana

"kalvin"

"masuk"

Ujar kalvin sembari menatap datar ke arah alexa

"cih kau ternyata masih sama datar dan dingin nya seperti setahun lalu"

Ujar alexa masuk ke dalam mobil kalvin, mobil kalvin pun meluncur pergi menuju jalan kota new york malam itu, mata alexa langsung berbinar ketika melihat pemandangan new york malam hari

"wuaah welcome bak my home"

Ujar alexa senang menyulurkan tangan nya keluar jendela dan tersenyum senang melihat kota new york kembali, kalvin hanya tersenyum simpul melihat alexa, dia tak menyangka alexa jauh lebih cantik dari foto yang mereka kirimkan

"bagaimana apa kau sudah siap menjalani hidup barumu sekarang?? "

Tanya kalvin kepada alexa sembari menyetir alexa menatap ke arah kalvin

"siap sangat siap"

"bagus bearti besok kau sudah bisa mulai bekerja"

"eh besok??  Tidak bisakah aku dapat libur sehari dulu aku baru saja kembali, aku harus mengemasi apartemenku"

"apartemenmu sudah di pindahkan"

"dipindahkan? Apa maksudmu? "

"aku sudah membeli ebuah apartemen baru yang bisa kau tempati"

"apa..!!! Kenapa kau melakukan itu, sudah cukup kau membiayai hidupku selama di kanada kalvin kenapa kau juga harus membelikan apartemen baru untuk ku,aku tidak bisa menerimanya"

"kau akan menggunakan identitasmu sebagai alexa yang baru apa kau akan tinggal di apartemen lamamu mereka bisa curiga akan indentitas lama mu apa kau inginkan hal itu,bukan kah kau ingin menyembunyikan semuanya"

Alexa terdiam mendengar penuturan kalvin, apa yang dikatakan kalvin ada benarnya juga

"baiklah aku pindah, aku akan membayar semua utangku kepadamu dengan bekerja denganmu"

"tentu saja, besok kau bisa libur"

"serius?? "

"iya"

"okeee akhirnya aku bisa merasakan tidur nyenyak tanpa harus memikirkan jadwal besok"

"apa pelatihan itu begitu berat"

"yah seperti yang kau tahu itu tidak mudah aku tidak mau kembali ke sana lagi"

Kalvin tersenyum simpul mendengar penuturan alexa

"aku pikir tak sia-sia aku menginvestasikan uangku disana melihat hasil mereka kepadamu aku akan meneruskan proyek ini"

"kau serius? Kau akan tetap berinvestasi disana? "

"ya seperti janjiku jika program ini berhasil kepadamu aku akan menanamkan modal disana"

"terserah kau saja"

Ujar alexa ke arah kalvin sembari melihat ke arah luar jendela mobil

"apa kau bertemu alvedro di pesawat? "

"iya aku melihat dia"

"lalu apa dia mengenalimu"

"tidak, tentu saja dia tidak mengenaliku aku juga melihat amelia dan lion disana menjemput nya"

"mereka ada di bandara? "

"iya mereka disana, makanya aku bergegas ke parkiran takut mereka akan melihat mobilmu tapi aku pikir kau memakai mobil baru"

"bagaimana apa kau menyukai mobil ini"

"ya ini bagus terlihat sangat keren"

Ujar alexa ke arah kalvin sembari melihat mobil ferari yang mereka tumpangi

"baguslah"

"kalvin"

"ada apa"

"aku berencana untuk menjadi model"

"apa maksudmu? "

Kalvin menatap heran ke arah alexa

"setelah aku pikir-pikir untuk membayar semua hutangku kepadamu hanya menjadi sekretarismu pasti tidak akan cukup jadi aku mendaftarkan diri ku di sebuah agensi model yang sedang mencari model"

"apa kau gila bagaimana dengan pekerjaan kantormu"

"aku pastikan itu tidak akan menganggu pekerjaan ku di perusahaanmu sebagai sekretarismu"

"apa kau yakin?  Tugasmu banyak sebagai sekretarisku,aku bisa memberi bayaran yang tinggi untukmu"

"aku hanya meminta sabtu dan minggu untuk tidak menganggu jadwalku ketika aku di terima di agensi itu, aku masih harus berlatih disana ayolah kalvin ini adalah impian ku"

"impianmu? "

"iya, sejak dulu aku selalu bermimpi menjadi cantik dan memliki tubuh yang langsing dan seksi dan bisa mengenakan pakaian yang indah seperti model-model jadi sekarang aku ingin mewujudkan nya di tambah untuk bersaing dengan amelia aku harus mempunyai sesuatu yang lebih untuk mengimbanginya menjadi cantik saja tidak cukup aku ingin menjadi saingan yang sepadan untuk nya untuk mendapatkan alvedro jadi aku mohon kau harus membantu ku"

Kalvin mendesah kasar mendengar penuturan alexa

"baiklah terserah kau saja tapi pastikan itu tidak akan menganggumu ketika menjadi sekretarisku"

"tidak akan aku berjanji, tapi sekali lagi kau juga harus merahasiakan semua ini dari orang lain"

"iya"

Mobil kalvin terus meluncur menju apartemen milik alexa, mobil memasuki sebuah kawasan apartemen elite, Alex tercengang melihat komplek perumahan apartemen tersebut

"kau membeli apartemen itu disini? "

"iya, kenapa? "

"kalvin..!!  Ini komplek apartemen mewah uangku akan habis untuk membayar apartemen ini"

"aku sudah membayar semuanya hingga satu tahun kedepan untuk semua pemakaian listrik,air dan semua kebutuhan mu selama kau tinggal disini"

"apa maksudmu"

"selama kau menjadi sekretarisku kau tinggl disini dan memakai semua fasilitas yang aku siapkan kontrak kerja mu bersamaku hanya satu tahun untuk membayar lunas semua hutangmu"

"benarkah? Kau serius"

"iya setelah setahun kau bebas melakukan apa pun yang kau inginkan dan tidak menjadi sekretarisku lagi kau akan mendantangani kontrak kerja setelah ini"

"okee baguslah jika begitu"

"ayo turun kita sudah sampai"

Alexa dan kalvin sudah sampai di basemant apartemen mereka pun berjalan menyelusuri basemant dan menaiki lift menuju apartemen,kalvin melemparkan kunci mobil kepada alexa, alexa terkejut menangkap kunci dari kalvin

"kenapa aku melemparkan kunci kepadaku?"

"mulai besok mobil itu kau yang gunakan"

"hah kenapa aku? "

"sudah aku katakan selama kau menjadi sekretarisku kau memakai fasilitas yang aku berikan"

"tapi.. "

"tidak ada tapi turuti saja..!!! "

Alexa hanya bisa mendengus masam melihat tingkah kalvin, kalvin tidak berubah sedikit pun dari setahun lalu,mereka pun memasuki apartemen milik alexa setelah kalvin menekan nomor apartemen

Mereka pun masuk dan betapa terkejutnya alexa melihat interior dari apartemen yang begitu mewah dan nyaman itu

"wuaah.. Ini persis seperti apartemen di kanada"

Ujar alexa takjub melihat interior mewah apartemen tersebut

"ya aku tahu kau sangat menyukai apartemen yang disana jadi aku pikir membuat nya sedikit mirip tak masalah"

"ya kau benar aku sangat menyukai apartemen yang di kanada terima kasih kalvin"

Kalvin hanya tersenyum simpul dia beranjak dari sofa

"baiklah aku harus pergi besok kau bisa libur"

"kau pulang pakai apa? "

Kalvin mengeluarkan kunci mobil lain dari sakunya

"ini apartemen ku jadi tentu saja mobilku pasti disini"

"hah benar juga baiklah sampai jumpa lusa"

"satu lagi nama baru mu adalah alexandria"

"alexandaria? Mengapa aku harus pakai nama baru"

"kau lupa kau sedang menyembunyikan identitasmu? "

"oh benar juga,baiklah"

Kalvin berlalu pergi dari apartemen alexa menuju basemant mobil, alexa melihat kepergian kalvin dia sungguh tidak menyangka kalvin sudah mempersiapkan semuanya untuk dirinya

Alexa membawa kopernya masuk ke dalam kamar dan lagi kalvin membuatnya takjbu isi lemarinya sudah di penuhi dengan segala jenis pakaian, dari pakaian kantor sebagai seorang sekretaris dan gaun hingga baju casual

"dia ingin aku jadi sekretarisnya atau kekasihnya?  Kenapa semua jadi serba lengkap begini hah pria kaya memang sulit di pahami"

Ujar alexa sembari membuka ruangan pakaian yang juga menyimpan semua aksesoris, sepatu hingga tas disana

"tapi anggap saja ini keberuntungan ku setelah mendapatkan kesialan sepanjang hidup jadi alexa kau hanya harus menerima nya..benar kau hanya harus menerimanya ini kesempatan kedua bagimu untuk membuat seorang alexa yang baru"

Ujar alexa kepada dirinya sendiri di depan cermin dan tersenyum bahagia dan kini kehidupan barunya sebagai seorang alexa yang baru,baru akan di mulai

Akan kah semua berjalan sesuai rencana kalvin dan alexa atau justru takdir membawa cerita berbeda untuk mereka semua masih tanda tanya

Yuhhuu author kembal... Dont forget to vote thank you 😘


Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top