Hasil Akhir November Horror G. Challenge

Pertama-tama, kami selaku juri generasi keempat (beserta juri pengawas) sangat mengapresiasi karya-karya para peserta tantangan yang.. WAW (dalam arti yang bagus, tentunya) karena selain pesertanya kali ini cukup banyak. masing-masing cerita memiliki 'cita rasa' horor yang khas dan tentunya, kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tanpa mengulur-ulur waktu, silakan menyimak hasil akhir di bawah ini:



Cerita 1 : E, D#, E, D#, E

Lagu inspirasi : Für Elise

Penulis : ReinAve

Total nilai : 7.5

Ulasan : Diksinya indah, meskipun dipenuhi istilah-istilah sulit yang tak dimengerti orang awam. Ada baiknya mungkin jika diberi footnote untuk memudahkan pembaca. Selain itu perhatikan juga penggunaan kalimat majemuk yang terlalu sering. Contohnya pada kalimat berikut :

'Iseng, aku menekan serentet kalimat pertama Für Elise. E yang intervalnya major tenth dengan middle C.'
'Syok, aku hanya bisa mengusap-usap kepalanya, memastikan ia tidak terluka.'
'Ketika sampai di kamar, aku melihat jejak-jejak cairan merah kecil di lantai.'
'Melihat kakiku, barulah kusadari gigitan anjingku berbuah pendarahan kecil.'

Adapun yang membuat nilainya sedikit rendah adalah

1. Tidak menakutkan; 2. Plot hole; 3. Alur kacau

Secara keseluruhan, cerita sudah cukup mudah diikuti, meskipun dengan ending yang terkesan terburu-buru. Semoga ke depannya bisa lebih baik. Semangat!

Cerita 2: Siapa Yang Berdiri di Belakang?

Lagu inspirasi : Kagome Kagome

Penulis : shizuura

Total nilai : 8.54

Ulasan : Feel horor cerita terbangun dengan baik. Penulisan cukup rapi, mungkin perlu diperhatikan untuk beberapa typo.

Khas cerita horor dalam cerita ini sangat terasa. Dari segi ide selain unik juga epic, ditambah emosi karakter yang diceritakan dengan jelas Mungkin ini salah satu jenis ending yang membuat pembaca bebas mengimajinasikan apa yang terjadi pada mereka. itu bagus, tapi ending yang baik adalah ending yang menyelesaikan semua konflik yang dipaparkan, sedangkan dalam cerita ini ada beberapa konflik yang tidak dijelaskan.

Cerita 3: For Elise

Lagu inspirasi : Für Elise

Penulis : Blue_Sapphirine

Total Nilai : 7

Ulasan: Sense of place yang mantap sekali. Cerita dapat berjalan dengan mulus. Sayangnya, cerita ini malah seperti tragedi (kesedihan si tokoh begitu kental), jika dibandingkan dengan horor.

Perhatikan EyD. Ada beberapa kata yang salah. Kata depan juga masih ada yang disambung.



Cerita 4 : Revenge

Lagu inspirasi : Fur Elise Instrumental

Penulis : 95Widya

Total nilai : 7.45

Ulasan : Narasi masih didominasi oleh telling. Dialog Tauren pada saat dia sendirian malah terkesan kaku dan ditujukan pada pembaca. Contoh: Tauren berkata, "Lampunya mati." Apakah orang yang sedang sendirian dan menyadari lampunya tidak mau hidup akan berkata seperti itu? Selain itu, di pertengahan cerita saat pria berjubah hitam tertawa, peralihan emosi Tauren dari takut ke kesal, lalu ke takut lagi juga terlalu cepat, jadi tidak terasa natural. By the way, hubungan sakit dengan mengganti nama apa, ya? Mengenai alur twist sudah bagus sehingga alur cerita ini cukup 'hidup'.

Cerita 5 : Deal

Lagu inspirasi : Haunted

Penulis : loistulangow

Total Nilai : 7.57

Ulasan : Nilai amanat yang bisa dipetik dijelaskan gamblang oleh penulis. Tapi konfliknya terasa datar, karena tidak ada rasa ketakutan yg hingga memuncak. Ketika si tokoh melihat makhluk-makhluk kisut, tidak ada ketakutan berarti yang dirasakan si 'aku'.

Perihal EyD-nya masih ada yang salah. Mohon selanjutnya lebih diteliti, ya.



Cerita 6: 別世界

Lagu inspirasi : Instrumental Fur Elise

Penulis : RebeccaLenexa

Total Nilai : 6,1

Ulasan : Pembawaan cerita terkesan datar, dan lalu berubah jadi humor (apalagi saat tuyul itu muncul). Apakah ini comedy-horror atau bukan, membuat bingung. EyD juga agak berantakan. Perasaan tokoh sebaiknya tidak langsung dikatakan pada pembaca. Lebih baik tunjukkan kalau tokoh itu ketakutan, jangan langsung tulis dia takut. Kemunculan Ayana juga terlalu tiba-tiba (hint tentang dirinya memang ada di awal, tapi terlalu halus sampai mudah dilupakan). Namanya tidak pernah disebut, membuat saya harus berpikir keras mengungkap siapa dia. Setidaknya jika ingin agar Ayana mempunyai peran penting dalam plot, beri hint sekali-dua kali tentang dirinya. Cerita ini juga agak kurang tepat kalau ini disebut horor. Saya lebih merasa kalau ini adalah Action-Fantasy.

Cerita 7: Aku menunggumu

Lagu inspirasi : Antara Ada dan Tiada

Penulis : putcieput

Total Nilai :7.17

Ulasan : Ceritanya kependekan, cenderung tanpa konflik. dan lebih mirip flashfiction daripada cerpen. Sedikitnya kata membuat hubungan emosional dengan karakter jadi sulit dibangun. Horornya tidak berasa padahal premisnya cukup menarik.

Cerita 8 : The Family

Lagu inspirasi : Antara Ada Dan Tiada, Utopia

Penulis : LectaIruka

Total Nilai : 7.8

Ulasan : Bacaan yang menarik. Kesan horor yang baru terasa di akhir juga menambah nilai tersendiri. Penggambarannya juga sudah oke, setidaknya teknik 'show' juga digunakan dengan baik dalam cerita ini. Hanya saja, penggunaan PoV 2 dalam cerita ini terkesan dipaksakan.

Cerita 9 : Cheerful Song

Lagu inspirasi : Kagome kagome

Penulis : SeniorBrother

Total Nilai : 7.42

Ulasan : Ide penulis yang dituangkan cukup kreatif. Salut! Horornya juga berasa, tapi terlalu bertele-tele padahal cerita ini punya potensi menjadi 'lebih horor' seandainya lebih straight-to-the-conflict.

Cerita 10 : Loving MAL

Lagu: Haunted-Evanescence
Penulis : archanielelsker

Total Nilai : 7.1

Ulasan : Meskipun pengkarakteran dan konfliknya memikat, tapi sepertinya agak sedikit melenceng genre. Mungkin lebih seperti psycho-thriller daripada horror. Untuk teknisnya sendiri, masih ada typo dan kata depan yang salah. Oya, Koreksi untuk 'menggenaskan' seharusnya 'mengenaskan' (kata dasarnya enas)

Cerita 11 : DISTORSI
Lagu inspirasi : Tarantula
Penulis : BloodyChopper
Total Nilai : 7.2
Ulasan : Overall, cerita udah bagus. Good job juga sudah memasukkan makhluk eldrich di dalam cerita. Opening cerita (bukan flashback) lebih mirip dengan film-film thriller. Kehadiran Atlach-Nacha seharusnya menyeramkan, tapi entah mengapa terkesan biasa. Kesalahan EyD juga tampaknya karena penulis kurang teliti saja.

Cerita 12 : Thread of Game

Lagu inspirasi : Kagome Kagome

Penulis : Florensia_Meilanie
Total Nilai : 6.87
Ulasan : Cerita ini sempat membuat bingung dengan pergantian tokohnya yang bisa dikatakan tiba-tiba. Ada empat adegan. Pertanyaan utama: siapa narator di adegan pertama?Saran dari kami, jika ingin menggunakan lebih dari satu karakter POV, gunakan PoV 3 saja (serba tahu atau terbatas terserah penulisnya). Atau, fokuskan cerita pada satu tokoh.

Cerita 13 : Zon 99
Lagu inspirasi : Kagome Kagome
Penulis : lanissari
Total Nilai : 5.41
Ulasan : Cerita ini masih banyak menimbulkan pertanyaan. Alur terlalu cepat dan banyak konflik, menjadikan banyak plot hole dan sedikit tidak masuk akal Tolong diperhatikan juga penggunaan kata depan. Untuk pengkarakteran sendiri cukup sulit dikenali karena pov 2.
Perhatikan kalimat, 'wajahmu memerah, dan napasnya mulai tidak teratur'. PoV 3 di tengah PoV 2? Ini sangat tidak dimengerti. Apapun itu, ini termasuk kalimat yang fatal.

Cerita 14 : Eternal Melody
Lagu inspirasi : Fur elise
Penulis : H-Author
Total Nilai : 5
Ulasan : Di ending cerita, ada permasalahan yg belum terjawab, dan menimbulkan plot hole. Ada beberapa pengulangan kata yg tidak sesuai dan merusak feel pembaca.

Cerita 15 : Diane
Lagu inspirasi : Fur elise
Penulis : hellokittyboy
Total Nilai : 7
Ulasan : Diksi bagus. Idenya unik daripada yg lain, tapi lebih terkesan supernatural dan ketegangannya kurang. Fokus yang berpindah-pindah antar tokoh membuat cerita agak sulit diikuti.

Cerita 16 : Whisper of Melody
Lagu inspirasi : Haunted
Penulis : ruripuri_
Total Nilai : 5.77
Ulasan : Ada kalimat yang agak janggal kalau dibaca. Visualisasi tokoh terlalu diulang-ulang ("manik, aura dingin, surai"). Saran saja, visual tokoh kalau tidak ada kaitannya dengan plot, sebaiknya disebut satu dua kali saja. Ending-nya juga terasa agak dipaksakan. Siapa Elvia? Kedatangannya sangat tiba-tiba Out of the thin air. Padahal dia merupakan kunci dari konflik yang ada di cerita. Beberapa pengkarakteran menjadi kabur. Terlalu banyak pemakaian imbuhan -nya juga cukup mengganggu. Alurnya bisa dibuat lebih rapi, tapi sepertinya penulis terlalu fokus dengan twist cerita sendiri.

But, on the bright sight, cerita ini sudah mampu menciptakan atmosfer misteri dan seramnya.

Cerita 17 : Rumah Tua dan Kagome-kagome
Lagu inspirasi : Kagome Kagome
Penulis : KuroHime-sama
Total Nilai : 5.25
Ulasan : Dari segi alur sudah lumayan. Ada kalimat yang agak janggal karena kekurangan tanda baca. Typo bertaburan. Tambahan juga, orang yang ditikam di jantung pasti langsung mati; kalau hidup sekali pun, dia tidak akan bisa bicara.
Untuk pergantian POV, tidak perlu disebutkan secara gamblang ini POV siapa. Biarkan pembaca yang berimajinasi sendiri. Koreksi lagi, 'sebuah setengah dari paru-paru' sebagiknya ditulis, 'setengah dari paru-paru'.

Cerita 18 : Hide and Seek
Lagu inspirasi : Fur Elise
Penulis : sereluna
Total Nilai : 5
Ulasan : Alasan tokoh untuk mengikuti permainan terlalu sederhana, mungkin karena background karakter—walau ada—masih kurang. Kita jadi tidak tahu apakah karakter memang menyepelekan hal-hal yang berbahaya. Typo masih bisa dijumpai. Ada juga kalimat yang terlalu panjang sampai yang baca jadi kehabisan napas.
Koreksi untuk kalimat,
'Dulu 20 tahun yang lalu saat kakaknya berumur 15 tahun pernah melakukan permainan petak umpet ini bersama dengan teman-teman sekolahnya.'
Kalimat di atas terkesan janggal. Mungkin bisa diperbaiki jadi,
'Kejadiannya dulu, 20 tahun yang lalu saat kakaknya berumur 15 tahun pernah melakukan permainan petak umpet ini bersama dengan teman-teman sekolahnya.'


Mari kita ucapkan SELAMAT untuk para pemenang sekaligus juri generasi ke-5 yaitu shizuura, LectaIruka, dan loistulangow! Kalian luar biasa, yay (tebar confetti) Kalian juga berhak memilih satu dari empat juri pengawas (feryrows/esfladys/akuorangindo/archanielelsker) untuk membantu kalian dalam penjurian. Oya, untuk pemenang pertama, dimohon kesediaannya untuk mengisi materi horor di grup, ya (jadwal ditentukan kemudian) dan SELAMAT (lagi) karena Anda mendapatkan giveaway novel dari kak sereluna :3 hohoho

Tak lupa pula kami berterima kasih untuk semua yang telah berpartisipasi dalam lomba ini, baik yang mengikuti tantangan maupun yang telah menyediakan waktu untuk memberi komentar terhadap cerita-cerita peserta (bows down). Sampai jumpa pada December (unknown) challenge, dan mari terus belajar menulis demi kemaslahatan dunia kepenulisan (?)

Kalian semua LUARRRRRR BIASA! 

Regards,

Juri generasi keempat.



Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top