Chapter 1

*Author's PoV

Valya tiba di istana dengan tas dan kopernya. Para pelayan sempat bingung melihat Valya. Namun berkat Mason yang datang dan menjelaskan, akhirnya mereka mengerti.

"Ikut aku, biar kutunjukan kamarmu." Ucap Mason.

Valya pun mengikuti Mason.

Mereka tiba disebuah kamar yang cukup mewah untuk seorang pelayan.

"Ini kamarmu." Ucapnya singkat.

"Umm.. Tuan Mason.. Kalau boleh tahu, kenapa ruangan ini? Bukankah terlalu mewah untuk seorang pelayan?" Tanya Valya sedikit gugup.

"Kau tidak perlu bersikap formal begitu. Panggil aku Mason saja. Ruangan ini selalu digunakan pelayan pribadi Pangeran. Yah.. Walaupun hingga sekarang tak ada yang tahan dengannya." Ucapnya sambil menghela nafas.

"Tidak ada yang tahan??" Tanya Valya was-was.

"Kau akan tahu nanti, sekarang ikut aku, akan kutunjukkan ruangan Ratu, kau harus bertemu dengannya dulu." Ucapnya.

Valya mengangguk kemudian menaruh barang-barangnya dan mengikuti Mason ke ruangan Ratu

Knock.. Knock..

"Masuklah" Ucap sebuah suara dari dalam.

Mereka pun masuk keruangan itu.

"Tante, ini gadis yang aku bicarakan kemarin." Ucap Mason.

"Benarkah??" Ucap seorang wanita yang sangat anggun dengan antusias.

Wanita itu, Sang Ratu, berjalan kearah Valya.

"Haii.. Namaku Roselyn, Ratu disini.. Panggil aku Roselyn saja. Namamu??" Tanyanya sambil tersenyum.

"Namaku Valya Winter." Ucap Valya menunduk.

"Senang bertemu denganmu Val.. Aku ingin minta tolong.. Tolong disiplinkan putraku ya.. Aku sudah benar-benar pasrah dengan sikapnya." Ucap Roselyn.

Valya bingung namun tetap mengangguk.

"Ayo, aku akan mengantarmu." Ucap Roselyn lagi sambil menggandeng lengan Valya paksa dan menariknya menuju kekamar Pangeran.

Roselyn membuka pintu kamar tanpa mengetuk.

"Aleeex...." Panggil Roselyn.

Seorang pemuda berambut hitam sedang membaca buku di tempat tidurnya. Kamarnya benar-benar seperti kapal pecah.

"Alex!! Setidaknya bersihkan kamarmu!!" Ucap Roselyn kesal.

"Kan ada pembantu Mah.. Ngapain ngelakuin tugas pembantu?" Jawab Pemuda itu, Alex, santai.

Roselyn hanya bisa menghela nafasnya.

"Valya ini putraku, Alexander Stone. Alex! Ini Valya Winter dia akan menjadi pelayan pribadimu. Dia juga yang akan mendisiplinkanmu. Aku memberi Valya kewenangan penuh atas dirimu. Dia bisa menghukummu, memarahimu dan mengaturmu." Ucap Roselyn.

"WHATT??!! Mama ngga serius kan?! Dia cuma manusia Mah.. Mama mau aku nurut sama manusia?! Mama bercanda kan?!" Ucap Alex kaget.

"Mama serius. Sangat serius malah. Jadi, Valya.. Tolong ya. Dan Mama akan bilang sama Papa kamu kalo kamu ngerendahin manusia sekali lagi.. Bye.." Ucap Roselyn kemudian pergi.

"Kau mendengar Ratu. Untuk saat ini akan kubersihkan kamarmu yang sudah seperti kapal pecah ini." Ucap Valya.

"Cih, untuk apa aku menuruti perkataanmu? Aku bisa saja meminummu sekarang juga." Ucap Alex sinis.

"Kalau begitu silahkan, setidaknya orang tuamu akan mengetahui ini dan akan memarahimu habis-habisan." Balas Valya tenang.

Alex merinding mengingat kemarahan Papa nya.

"Sekarang, bisa kau keluar, Pangeran?" Ucap Valya sambil menekankan pada kata Pangeran.

"Kau masih bisa membersihkan ruangan ini walaupun ada aku,  bukan. Dan lagi, berani sekali kau mengusir Pangeran." Ucap Alex kesal.

"Memang aku masih bisa membersihkan ruangan ini kalau kau ada disini tapi itu akan menyusahkan. Dan jika kau lupa, Ratu telah meberiku kewenangan penuh atas dirimu. Aku bebas melakukan apapun." Ucap Valya tak kalah kesal.

Valya memarik lengan Alex keluar kamar.

"Hey!! Kau! Lepaskan tanganku sekarang juga!!" Omel Alex.

"Maaf Pangeran, tapi tolong carilah kegiatan diluar dulu." Ucap Valya kemudian menutup pintu dan menguncinya.

"Hey!! Kau!! Buka pintunya sekarang juga!!" Ucap Alex sambil menggedor-gedor pintunya.

"Maaf tidak bisa, Pangeran. Dan aku punya nama yaitu, Valya, bukan Kau." Ucap Valya dari dalam ruangan.

"Cih, sialan. Yasudahlah, aku ketaman saja." Gumam Alex.

Valya yang sudah tidak mendengar gedoran pintu ataupun suara Alex mulai tenang.

"Akhirnya tenang juga. Sekarang waktunya bersih-bersih." Gumamnya sambil memggulung lengan bajunya.

"Haahh.. Darimana mulainya coba?!" Gumamnya lagi mulai kesal dengan keadaan kamar ini.

Valya pun mulai membersihkan kamar Pangeran Alex.

======================
Don't forget to leave some vomment.

Ciao minna
Lup U All

*Sapphire*

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top