Make it Right
Vote and comment please!!! Don't be siders!!!
7 Tahun Kemudian.......
Kilatan Blitz kamera para paparazzi semakin tak terkendali saat hadirnya seorang Queen of fashion, Gadis berusia 24 tahun dalam balutan busana mewah Celine yang mewah dan menawan dengan Surai dark brown membuat tampilan sosok Muse yang di kagumi begitu mempesona.
Madame Lalisa Manoban, seorang super model dan pemilik Academy dance terkemuka yang saat ini dengan mendengar namanya saja mampu membuat dunia berteriak histeris menyambutnya.
Malam ini, Lisa hadir dalam fashion week yang di gelar oleh Celine. Lisa hadir sebagai satu-satunya Muse yang di pilih langsung oleh Hedi slimane, sang fashion designer.
Setelah acara selesai di langsungkan, Lisa kembali ke hotel tempatnya menginap. Wanita dewasa itu menjatuhkan tubuhnya di ranjang setelah membersihkan dirinya. Sudah bersiap untuk tidur sebelum ponselnya berdering.
Lisa mengangkatnya dengan senyum sumringah.
"Jennie, kyaaaa sumpah ya gue kangen sama Lo"
"Ish lebay deh Lo, Lo kapan balik sih ???"
Lisa memanyunkan bibirnya, bingung dengan jawaban yang akan di berikan pada istri dari kakaknya ini.
Jennie dan Yoongi emang menikah 2 tahun yang lalu, mereka juga sudah mempunyai seorang putri.
"Udah gue bilang gue akan menetap disini"
"Yakin lo ??"
Lisa mengangguk sambil bergumam kecil.
"Meski Taehyung nikah Lo tetep gak balik ??"
Lisa mengernyitkan dahinya. "Nikah ?? Siapa ???"
Terjadi keheningan yang cukup panjang sebelum Jennie berdehem.
"Taehyung-ie mau menikah dan dia
mengundangmu, adik ipar"
Bahu Lisa meluruh pasrah bersamaan dengan helaan nafasnya. "Gue mau istirahat, salam buat bang Yoongi dan Aera"
"Are you okay, Lalisa ??"
Lalisa kembali bergumam, "Hmm, gue mau ke Florida besok. Udah dulu ya!!!"
Setelahnya, Lisa menutup panggilan tanpa mendengar jawaban dari Jennie lebih dulu.
7 tahun yang lalu, 2 hari setelah dia sampai di Swiss, Lisa mendapat kabar duka tentang meninggalnya jisoo dan kecelakaan Taehyung yang membuat pemuda itu koma.
Lisa tidak bisa kembali, tidak mau kembali lebih tepatnya. Wanita dewasa ini lebih memilih mengeluarkan air matanya dalam selimut tebalnya tiap kali hendak tidur. Mencoba mengalihkan pikirannya dengan merintis karir dan bersekolah.
Setahun setelah itu Lisa terbang ke Paris, Perancis. Tempat tinggalnya selama 6 tahun belakangan, mendirikan Academy dance dan menjadi seorang model sampai terpilihnya ia menjadi Muse Celine.
"Haaaahhhh, Lo harus Move On dong Lalisa"
Lalisa mencoba memejamkan matanya, mencoba mengistirahatkan pikiran dan tubuhnya. Lalisa mulai terpejam, tidak lama karena gadis itu segera membuka matanya kembali. Kemudian merubah posisinya menyamping dan memejamkan matanya kembali.
Taehyung-ie akan menikah.
"Arrrgghhhh Kim Taehyung sialan!!! Dasar banci!!!"
Orlando, Florida, Amerika serikat.
Taehyung menyugar rambut birunya saat kakinya sudah menginjak tanah Orlando, Florida.
Pemuda yang sudah menginjak dewasa itu memajukan bibir bawahnya dan sedikit menarik kaca mata hitamnya sebelum memakainya kembali. Ia tersenyum saat melihat seorang wanita tersenyum manis menyambut sekerumunan orang dengan kamera dan hadiah di tangan mereka.
Itu Lalisa Min sebenarnya yang menggunakan marga kakeknya dari pihak ibu, Lalisa Manoban.
Taehyung menyeret kopernya menuju seseorang yang menjemputnya. Lelaki itu mengangguk saat orang di depannya membungkuk hormat.
"Bagaimana??"
Yang di tanya masih menundukkan kepalanya sambil tersenyum. "Sesuai permintaan anda, Sir!!"
Taehyung memasuki mobil tanpa mengatakan apa-apa, sudah merasa puas dengan kinerja orang suruhannya. Diam-diam Taehyung tersenyum. "Ayo lihat seberapa jauh kamu mau menghindar, Lily!!!"
Taehyung tersenyum saat mengetahui bahwa kamar hotelnya berhadapan dengan kamar yang di tempati pujaannya, berada di pojok lagi. Taehyung menggelengkan kepalanya sambil berdecak tapi kemudian terkekeh.
Manik kelamnya melirik ke arah lift yang menampilkan sosok gadis sedang menunduk memainkan ponselnya di temani seorang pria yang cukup menganggu Taehyung.
Pria di sebelah Lisa melihat datar ke arah Taehyung membuat pemilik Surai biru itu berdecak sebelum memasuki kamarnya.
Lisa mengangkat wajahnya saat sudah di depan pintu kamar hotelnya. "Sampai sini aja Mike, nikmati liburanmu manager"
Mike tersenyum dan memeluk singkat model kebanggaan agensinya, "Jaga diri Lisa, gue bisa mati nih sama Abang Lo kalo Sampek adiknya ini lecet"
Hanya dengan kalimat itu saja keduanya tertawa, membuat pria di balik pintu yang bersebrangan berdecak kesal.
"Tsk,, manager aja belagu banget"
Taehyung membuka pintunya bertepatan Lisa yang menutup pintu kamarnya. Taehyung menghembuskan nafasnya kasar.
Kemudian menutup kembali pintu kamarnya dengan kasar.
Sore di Orlando, Lisa habiskan untuk menikmati secangkir coffe dan dessert di salah satu cafe di pusat kota. Sebenernya gadis itu berencana pergi ke Disney World tapi entah kenapa langkah kakinya malah menuntunnya kemari.
Taehyung tersenyum puas mengamati hasil bidikannya, Cantik. Lalisa selalu cantik.
Taehyung tak bisa menahan diri lagi, ia ingin segera menghampiri gadis bersurai sebahu itu. Taehyung berjalan dengan langkah pasti dan gaya angkuhnya.
Lisa yang merasa di perhatikan menoleh, membulatkan matanya dengan mulut yang sedikit terbuka. Taehyung menikmati ekspresi Lisa yang begitu menggemaskan.
Taehyung santai duduk di depan Lisa, menyilang kan kakinya dan menatap Lisa dengan wajah berseri dan binar pada manik bulatnya.
"Apa kabar, Lily ???"
"L-lo Tae...Hyung ???"
Lisa menutup mulutnya tak percaya. Bagaimana bisa, 7 tahun lamanya Lisa bertemu dengan Taehyung di sini, Orlanda. Tempat yang ingin Lisa gunakan untuk melupakan Taehyung yang kabarnya akan melangsungkan pernikahan.
Tapi kenapa pria itu ada di sini ?? Apakah dia sedang liburan atau ada pekerjaan??
Lisa menggelengkan kepalanya sebelum berdehem,mengontrol detak jantungnya yang seolah-olah habis lari maraton.
"Selamat untuk karirmu, Lily!!"
Senyum Taehyung tak pernah pudar, pria itu benar-benar merasa bahagia sekarang. Lisa mengamati senyum Taehyung yang yang menawan, lebih menawan dengan Surai birunya.
"Ah ya..." Lisa mengusap tengkuknya.
"Makin ganteng aja Lo Tae"
Ah!! Sial!!!
Kenapa harus kata itu yang keluar dari mulutmu Lisa, lihatlah Taehyung yang kini tersenyum semakin lebar.
Untuk menutupi rasa malunya, Lisa berdehem. "Lo juga selamat!!"
Taehyung menaikkan sebelah alisnya, "Terima kasih Lily, jangan canggung lah...kita pernah menjalin hubungan yang bahagia dulu"
Bahagia ya????
Lisa mengangguk sekilas, sebelum merapikan tasnya dan berdiri. "Gue duluan ya!!"
Taehyung mencekal tangan Lisa saat gadis itu akan melewatinya. Taehyung sedikit mendongak untuk menatap Lisa, "Bukannya kamu ke sini untuk menikmati waktu luangmu ya ??? Ayolah Lily, jangan menghindar. I Miss you so bad, babe"
"Tck, buaya"
Taehyung terkekeh mendengar hinaan itu, tangannya ia satukan dengan tangan mungil Lisa dan mencium punggung tangan gadis itu cukup lama.
Lisa melirik was was ke seluruh cafe mendapat perlakuan dari Taehyung, bukan apa-apa tapi gadis itu takut kalau ada paparazzi yang menciduk mereka.
Taehyung melihat wajah Lisa yang merona, hal itu membuat hatinya lega. Setidaknya Lisa pasti masih mempunyai perasaan padanya.
"Taehyung"
Taehyung menoleh ke asal suara yang memanggilnya, begitu juga dengan Lisa. Terlihat wanita cantik yang berdiri di sana dengan tersenyum.
"Oh, Hai Bae"
Lisa mendelik dengan sapaan Taehyung. Bae ????
Apa-apaan sih ??? Tadi habis berkata rindu, mencium tangan Lisa dan sekarang seorang wanita cantik datang dan Taehyung manggil Bae ???? Bae ????
Gadis itu menghampiri Taehyung dan keduanya berpelukan singkat. Taehyung memperhatikan wajah Lisa yang datar, Taehyung segera melepas pelukannya saat menyadari sesuatu.
"Ah...Lisa...Ini Irene, dia..."
"Taehyung's Girl"
Taehyung dan Lisa membulatkan matanya mendengar itu, Irene tersenyum tanpa bersalah.
Taehyung menatap Lisa yang mengeluarkan smirknya.
Ayolah!!! Jangan ada kesalah pahaman disini.
"Okay, enjoy your time guys"
Lisa berusaha terlihat tenang meninggalkan pasangan itu, tangannya bersendekap di depan perutnya.
"Hah??? Taehyung's girl ya???"
"Jadi setelah jisoo ada lagi, dan itu Arrrgghhhh"
Lisa melempar batu di depannya dengan kesal. Hilang sudah mood nya untuk berlibur.
Kenapa Taehyung harus muncul lagi sih.
Lisa mengumpat saat dering telfonnya berbunyi nyaring. "Apaan sih??"
"Santai dong neng, marah Mulu cepet tua lho nanti"
Lisa berdecak kesal. "Mau apa sih Gav??"
"Santai dong cantik, lu mah sama mantan gini amat ya. Gimana sama Taehyung kalau ketemu!!"
Lisa merotasikan bola matanya, "Gak takut apa sama istri, godain mantan Mulu...lagian Tae.....Wait, Lo yang bilang ke Taehyung ya kalau gue di Florida???"
Tuuut tuuuutttt
"GAVRIELL BANGSAT DASAR"
Umpat Lisa membuat beberapa pejalan kaki menatap ke arahnya, baru beberapa langkah Lisa merasakan seseorang memeluknya dari belakang dengan nafas terengah.
"Please, dengerin aku dulu Lily"
TBC
Chapter depan adalah part terakhir!!!
Jangan lupa vote sama comment kalian untuk apresiasi atas cerita ini. Don't be siders please!!!!
Bisakah untuk chap ini dan yang terakhir gw mendapatkan banyak comment????
Sorry, jika part ini mengecewakan 😊😊😊😊😊
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top