Chapter 1

Welcome to My Story. Kali ini Mimin mau bawakan cerita tentang perjalanan cinta Samuel dan Grace.
Langsung aja Cekidot!!

Hati-hati Typo bertebaran dimana-mana!

Jangan lupa Voment oke guys jangan jadi sider wae wkwkwk 😂😂

^_^ Happy Reading 😁

-_Mr. Charming Alexanders_-

Setelah kejadian beberapa bulan lalu di acara pernikahan Chris dan Angela. Kini semua kehidupan pun berjalan. Chris yang sudah berbahagia dengan Angela serta datangnya baby Carl menambah kebahagiaan keluarga kecil itu. Kaitlyn selaku ibu Chris yang awalnya sangat menentang pernikahan anaknya dengan Angela notabane-nya adalah anak dari wanita yang menjerumuskan Chris ke hal-hal kenikmatan duniawi itu kini sudah mulai menerima sedikit demi sekit kehadiran Angela. Kaitlyn menyukai baby Carl bagaimanapun dia adalah nenek dari cucu tampannya itu yang membuat hubungan Kaitlyn dan Angela berangsur membaik.

Harta, Tahta dan baby Carl. Paduan yang begitu menakjubkan. Tahta tertinggi dalam keluarga Alexanders. Anak pertama laki-laki dan cucu pertama laki-laki. Karena Samuel dan Tristan sebagai sepupu Chris masih belum menikah dan memiliki keluarga apalagi anak. Tentunya baby Carl sangat di sayangi oleh seluruh keluarga Alexanders.

Samuel menjalankan hidupnya seperti biasa menjadi seorang CEO S'Alexanders Company. Kebucinannya terhadap Grace semakin meningkat. Entah mengapa Samuel kini benar-benar merasakan cinta dan sayang pada Grace, bukan seperti hubungannya dengan para wanita-wanita di luaran sana yang hanya mendambakan uang dari Samuel, Grace bukan wanita yang seperti itu.

Independent Woman itulah yang dianut oleh seorang Grace Kennedy. Untuk memenuhi kebutuhannya dia harus bekerja. Dulu dia bekerja menjadi Accounting di perusahaan namun semenjak kepindahan Angela dari apartemen, Grace tidak bekerja di perusahaan lagi. Dia memilih untuk mengambil tawaran menjadi model. Ternyata untuk pendapatan dari seorang model jauh lebih besar daripada hanya menjadi seorang Accounting. Bekerja sebagai Accounting adalah pekerjaan yang penuh tekanan. Berbeda dengan pekerjaannya sebagai model, Grace menjalaninya dengan happy. Dia hanya bermodalkan tenaga dan tubuhnya yang sudah sangat sesuai kriteria dunia modelling.

Beberapa kali Samuel harus menahan amarah karena tidak menyukai Grace menggunakan pakaian terlalu terbuka. Bahkan setiap saat mereka bertemu, mereka berdebat hanya mengenai Samuel yang tidak menyukai jika Grace menjadi model. Selalu itu membuat Grace jengah. Bahkan Grace berusaha menghindari Samuel agar hubungan mereka tetap langgeng dan menyibukkan diri masing-masing.

Well. Sebagai pacarnya, jelas Samuel tidak menyukainya karena Grace menjadi model dari brand terkenal yaitu Victoria's Secret. Mungkin kalian sudah tidak awam dengan brand ini. Brand dengan peragaan busana dalaman wanita itulah yang membuat Grace mau menerima kontrak tentu saja dengan bayaran yang sangat menggiurkan.

Banyak orang hilir mudik tampak tergesa-gesa untuk mempersiapkan penampilan para modelnya agar telihat perfect. Gadis bermata abu-abu itu hanya menatap dari balik cermin setiap orang yang sibuk lalu lalang di belakangnya.

Tiba-tiba sebuah robot datang menghampirinya. Robot itu membawa nampan yang berisikan gelas dan botol dengan berbagai minuman. Ada redwine, orange juice dan water.

"Hai! Grace Kennedy, aku Axel. Apakah kau ingin minum? Silahkan diambil" Ucap robot itu selayaknya robot pada umumnya.

Wow. Baru kali ini aku melihat robot seperti ini, bahkan bisa mengenali ku pikir Grace.

Grace langsung mengambil sebotol air dan menenggaknya. Sedangkan Axel kembali berkeliling menawarkan pada setiap model. Dan bagian terkerennya adalah Axel mampu mengenali seluruh model. Teknologi yang begitu canggih.

"Kau tampak cantik hari ini. Bahkan bisa menyaingi kecantikan supermodel, walaupun kau hitungan baru di dunia fashion. Aku yakin kamu pasti cepat menjadi supermodel" Ucap Naomi seorang fashion stylist-nya yang sedang merapikan beberapa helai bulu-bulu halus sebagai sayap yang dikenakan oleh Grace. Grace hanya tersenyum simpul atas penuturan Naomi karena dia sangat tidak begitu yakin bisa mencapai level supermodel secepat itu. Yang ia ketahui jika menjadi supermodel harus memiliki pengalaman sekurangnya 5 tahun bisa berlenggok diatas panggung dan tentunya harus selalu di kontrak dengan brand-brand besar.

"Percayalah padaku" Ucap Naomi lagi. William yang sedang memoleskan make up dihadapannya juga turut menganggukkan kepala setuju atas pernyataan dari Naomi. William adalah lelaki bertulang lunak. Apakah Grace bisa mengatakan seperti itu? Karena Grace yakin jika William sama sekali tidak menyukai perempuan namun dia menyukai laki-laki. Bahkan dengan lantangnya dia mendeklarkan dirinya bahwa dia adalah seorang Gay.

"Ini" Ucap gadis yang baru saja datang menghampiri ketiganya dan memberikan sebuah mahkota cantik bertahtakan berlian merah kepada William.

"Kamu begitu hot sayang" Ucap gadis yang baru saja datang kepada Grace, lalu matanya mengedip genit.

"Ewhhh hentikan itu Stella, kau begitu menjijikkan" Ucap Grace pada Stella selaku managernya yang sedang membantu William memakaikan mahkota di kepala Grace.

Bagaimana Grace tidak hot, karena hari ini Grace mengusung tema merah darah. Sangat kontras dengan tubuh putih pucatnya. Tubuhnya yang tinggi dan semampai serta wajah yang cantik sangat mendukung aura kecantikan Grace. Sesuai dengan tema Fashion Show Summer in Paris yaitu Demon and Angel. Grace kali ini menggunakan konsep Dark Angel.

Derap langkah cepat menghampirinya. Kini sosok laki-laki tinggi dengan earpieces ditelinganya berhenti di belakang Grace. "2 menit harus sudah berada di backstage" Ucap laki-laki itu memberitahu Grace. Lalu laki-laki pergi memberitahu model selanjutnya yang harus bersiap-siap.

"Ayo bergegas langsung ke backstage" Panik Stella. William dan Naomi semakin cepat merapikan yang digunakan Grace bahkan mereka masih memperbaikinya sambil berjalan menuju backstage.

Tak berapa lama kru nya menyuruh Grace mulai naik ke atas panggung. Sebelumnya Grace berusaha menenangkan diri dengan mengambil nafas sebanyak-banyaknya mengeluarkan dari mulutnya, berulang kali dilakukan agar dirinya relax. Dia selalu memanjatkan doa agar penampilannya tidak ada kesalahan di atas panggung dan memuaskan para penontonnya.

Alunan lagu dari Jhon Legend yang membawakan lagu All Of Me terdengar di seluruh penjuru ruangan besar ini. Jhon Legend sendiri berada di tengah podium sambil memainkan piano 'As Time Goes By' yang seharga 3.4 Juta Dollar. Dengan piawainya tangannya memencet beberapa tuts sekaligus serta menyanyi disaat bersamaan.

Langkah demi langkah, kepercayaan diri Grace kini terkumpul membuat dirinya percaya diri untuk berjalan melenggak-lenggokkan badannya di atas panggung. Sesekali dia membalas senyuman para penonton. Pada saat berada di depan kamera, dia menunjukan beberapa pose dan berlalu menuju backstage. Namun matanya menatap kearah mata coklat yang duduk di barisan paling depan, senyuman penuh arti itu membuat Grace membalas tatapannya dengan datar.

Menyebalkan batin Grace.

Secepat kilat kembali terseyum kepada para orang-orang yang mendukungnya. Ketika sudah berada di backstage, Grace langsung berlari kecil menghampiri Stella, William dan Naomi. Sepatu heels nya bahkan kini di tenteng di tangannya seraya tersenyum puas jika selama di atas panggung berjalan sangat lancar.

Setiap model yang berjalan di atas panggung pasti akan takut mengalami kesalahan karena memang brand ini sangat besar dan mendunia. Bahkan sekelas supermodel juga berharap tidak adanya kesalahan yang membuat nyinyiran di sosial media mereka. Mereka tak mengharapkan itu.

"Stella!" Panggil Grace sambil merentangkan tangannya.

"Congrat's Baby" Ucap Stella sambil membalas pelukan Grace. Grace bahkan menangis karena terharu dia berhasil sempurna di atas panggung.

"Tidak perlu menangis. Kamu seharusnya terbiasa dengan keadaan seperti ini. Aku yakin kedepannya kamu lebih hebat lagi. Yang begini aja buat kamu cengeng apalagi saat kamu hebat apakah kamu tetap menangis juga?" Ucap William sambil menghapus air mata bahagia Grace dengan tisu. Grace mengangguk mengerti dari ucapan William dan menghambur kepelukannya William. William dengan senang hati menerima pelukan Grace.

"Jangan menangis nanti membuat make up mu luntur, karena semua model akan tampil di akhir acara" Ucap Naomi sambil mengipas-ngipas Grace agar tidak keringatan.

"Enak saja ya mulutmu itu. Sorry shay make up hasil karyaku semuanya waterproof ya!" Kesal William sambil menyingkirkan rambut panjangnya ke belakang telinga ala-ala cewek centil.

Grace, Naomi dan Stella tertawa akibat kelakuan William yang lucu. William yang merasa di ketawakan malah keki dengan menghentak-hentakkan kakinya menuju keluar backstage. Lagi pula pekerjaannya sudah selesai, sisanya pun bisa di bereskan oleh Stella dan Naomi, jadi dia berhak untuk kemanapun.

Setelah beberapa supermodel sudah kembali ke backstage yang menandakan jika acara akan berakhir. Acara berakhir dengan menampilkan seluruh model di atas panggung beserta dengan Artis yang di undang, seperti kali ini artinya adalah Jhon Legend.

Grace berada di pojok barisan paling depan berjajar dengan para supermodel, dalam barisan itu hanya dirinyalah yang 'new model'. Sedangkan new model yang lain berada di barisan kedua serta barisan ketiga. Ditengah barisan tersebut terdapat jalan yang di khususkan untuk MC, bintang tamu dan para designer.

Suara riuh tepuk tangan dan suara sorakan para penggemar pada model favoritnya terdengar seantero ruangan. Kini MC mempersilahkan bintang tamu dan para designer berdiri tepat di depan para model membuat suara tepuk tangan semakin menyaring.

"Inilah tiba saat nya meginformasikan kepada semua orang yang berada disini. Jika Fashion Show Victoria's Secret Summer In Paris dengan tema Demon and Angel ini di sponsori langsung para lelaki tampan. Kepada kalian dipersilahkan naik keatas panggung" Ucap MC tiba-tiba. Tubuhnya memiring seakan mempersilahkan orang yang di panggil melewatinya.

Suara riuh tepuk tangan kini menggema kembali menunggu siapakah yang mensponsori panggung yang semegah ini. Dapat di pastikan bahkan rela menghabiskan puluhan juta dollar, dapat dilihat dari dekorasi yang begitu cocok dengan konsep temanya, begitu besar hall yang digunakan serta acara ini seluruhnya menggunakan teknologi. Seperti sudah tidak ada perekaman yang dilakukan oleh manusia secara langsung namun semuanya sudah menggunakan drone dan bisa di kontrol dari jauh. Bukan hanya itu salah satunya juga si robot Axel yang berada di beberapa titik menjamu para tamu undangan dari acara ini dengan minuman yang di bawanya.

Tepuk tangan semakin menyaring ketika, ketiga orang tampan yang menjadi Most Wanted seluruh wanita di dunia ini mulai berjalan dan berbaris di depan para designer.

Mata Grace rasanya mau keluar ketika melihat 3 orang laki-laki yang sering ditemuinya kini berada di hadapannya dan membelakangi Grace. Grace tidak menyangka jika keluarga Alexanders lah yang membiayai seluruh kegiatan ini. Pantas saja kali ini panggungnya terlihat sangat luar biasa dari sebelum-sebelumnya. Ia sangat yakin keluarga Alexanders menghabiskan uang yang sangat-sangat-sangat banyak untuk acara ini. Orang kaya seperti mereka pasti bingung bagaimana caranya menghamburkan uangnya yang tak habis-habis.

"Terimakasih semuanya yang sudah hadir di acara ini. Acara ini di dukung oleh Chris Alexanders selaku penyedia akomodasi dan perhiasan dari seluruh model, terimakasih kepada Tristan Alexanders selaku penyedia dan pendukung seluruh teknologi canggih pada acara malam hari ini. Serta saya sendiri mendukung pengadaan yang kurang dari seluruh acara, agar acara bisa berjalan dengan lancar" Ucap Samuel sambil tersenyum keseluruh penjuru walaupun keadaan penonton tidak terlihat karena tidak terdapat cahaya menyinari mereka. Cahayanya kini fokus pada seluruh orang diatas panggung.

Suit coklat yang digunakan oleh Samuel membuat Samuel tetap tampan seperti biasanya, di belakanganya ada Chris dengan pakaian casual-nya dan Tristan menggunakan semi formal.

"Samuel begitu tampan!" Jerit tertahan Anya supermodel tepat di sebelah kirinya. Anya berbicara pada Alice yang sama-sama supermodel berada di sebelah kirinya.

Alice terdiam dan hanya bisa tersenyum melihat sahabatnya tampak senang dengan kehadiran ketiga Alexanders itu.

"Ingin sekali aku membungkusnya dan mengurungnya di dalam kamar" Ucap Anya sambil meremas tangannya, menyalurkan rasa gemasnya terhadap Samuel.

Alice hanya berdecak sambil menggelengkan kepalanya melihat Anya seperti remaja puber.

"Tristan juga tampan dengan pakaian seperti itu" Tambah Anya lagi. Alice pun membenarkan namun Alice merasa Samuel lah yang paling tampan untuk di kagumi ketampanannya.

"Tapi sayang tampan-tampan seperti itu dia seorang Gay" Kikik Alice pada Anya. Anya pun juga ikut cekikikan bersama Alice sahabatnya. "Benar juga ya. Gak jadi deh. Aku suka Sama Chris" Ucap Anya.

"Jangan dengannya. Dia sudah memiliki istri dan anak" Balas Alice.

"Ya sapa tau dia sudah tidak berselera dengan istrinya aku siap menjadi kedua untuknya" Ucap Anya sambil tertawa kecil. Alice langsung memukul sahabatnya itu sambil berujar "Dasar gila"

Grace mendengar semua percapakan diantara mereka bedua membuat dirinya geram. Grace juga mengakui jika Samuel malam ini sangat tampan seperti biasanya rasanya ingin mengarungi Samuel dan membawanya kembali ke mansion mereka. 

Grace kembali geram pada Alice dan Anya. Apa tadi katanya dia siap menjadi wanita kedua Chris? Lelaki mana yang tidak menyukai Angela, dia pikir Angela jelek gitu sampai Chris tidak berselera. Hellowwww jika Chris tidak berselera dengan Angela mengapa harus dinikahi, apalagi Chris merebut pernikahan Angela dan Marcus. Orang waras saja memikirkan beribu kali untuk menggagalkan pernikahan Angela dan Marcus, karena Marcus juga memiliki kekuasaan tapi memang tidak sebesar keluarga Alexanders. Hanya seorang Chris Alexanders lah yang sudah gila karena nekat menggantikan Marcus di pelaminan. Jelas-jelas Chris sudah sangat jatuh cinta pada Angela, tidak mungkin ada wanita lain di sisinya. 

Tadi mereka bilang Tristan 'Gay'? Dia masih belum mengetahui saja jika Tristan memiliki hubungan dengan gadis jauh umur dengannya yang lebih cerdas dan tidak sebodoh mereka, mereka yang membicarakan Tristan hanya bisa mengandalkan tubuh langsing dan cantik mereka namun mereka tidak memiliki otak.

Setelah penyampaian dari Chris, Samuel dan Tristan diatas panggung, mereka bertiga itu kembali ke backstage. Mata Grace menatap kearah Samuel secara lekat. Ketika mata abu-abu milik Grace bertemu dengan mata biru milik Samuel. Samuel dengan terang-terangan berkedip genit kepada Grace membuat Grace melotot kearah Samuel yang masih saja tersenyum iseng kearahnya. Beda lagi dengan Anya, dia malah menjerit tertahan karena mereka pikir Samuel menujukan kedipannya untuk mereka berdua. Anya tersungkur ketika tidak siap menerima serangan mendadak dari Samuel tampan membuat Alice berusaha membantu Anya berdiri. Melihat itu Grace memutarkan bola matanya karena jengah. Anya terlalu berlebihan.

-_Mr. Charming Alexanders_-

Mimin udah cepat ni update setiap hari 1 chapter. Terimakasih sudah mau menunggu. Mimin usahain secepatnya menyelesaikan cerita ini. Karena rencana mau di jadikan 1 novel dengan 3 pemain utama Chris, Samuel dan Tristan. Bagusnya dibuat Trilogy atau di gabung aja gess. Langsung Komen ya. Aku tunggu ya gess.

Jun-JunFish

09/09/22

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top