Aku Berpikir Maka Aku Ada

I think therefore I am.

Sebuah kata-kata yang diucapkan oleh Rene Descrates.
Mungkin kau sudah pernah mendengarnya di suatu waktu, di suatu tempat, mungkin saja tidak. Menurutmu, apa makna dari kata-kata itu?

Pertanyaan bermula, bagaimana bisa kau membuktikan bahwa kau ada.

Pernahkah kau merasa bahwa dunia ini sungguh aneh? Terasa sempit dan terbatas? Dunia hanya sebatas apa yang bisa inderamu tangkap.

Tulisan ini ada karena kamu membacanya dengan mata. Bagaimana jika kau tidak memiliki sesuatu yang bernama mata? Kau mungkin bisa meminta bantuan seseorang untuk membacakannya. Bagaimana jika kau tidak punya telinga? Dunia mungkin tidak lagi terasa nyata.

Bayangkan kau ini buta, bisu, tuli, lumpuh dan kemudian kau tak punya lidah, tak bisa merasakan suhu udara, tak bisa merasakan sentuhan atau kesakitan. Bayangkan kau tidak punya sama sekali indera yang berfungsi. Katakan, bagaimana bisa kau yakin bahwa dunia itu ada?

Kau bagaikan sesuatu yang tenggelam dalam kegelapan ketiadaan. Meskipun pada saat itu orang terkasihmu tepat di sebelahmu, menangisimu, kau tidak akan tahu apa-apa. Karena hanya dengan indera lah, kamu dapat mengenal dunia.

Pada saat itu, jelas-jelas bahwa kamu memiliki eksistensi di dunia, tapi kamu tidak bisa membuktikannya. Lalu bagaimana kamu bisa mengetahui bahwa kamu ada?

Aku berpikir maka aku ada.

Sesuatu yang membuatmu ada adalah jiwa. Dengan kamu berpikir, itu adalah bentuk jiwamu berkomunikasi pada dirimu sendiri. Jika kamu mampu berpikir, maka kamu ada.

Pernahkah kamu berpikir tanpa suara dalam benakmu? Ya! Aku yakin setiap kali kamu berpikir ada suara itu. Jika tidak, tentu saja kau tidak sedang memikirkan apa-apa.

I think therefore I am.
Do think.

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top