Warning!
OOC di setiap karakter, alur terlalu cepat dan ada beberapa yang bisa membuat kalian tak mengerti
Happy Reading!
“[Name]-chan!!”
“Encore! Encore!”
Teriakan penonton menggema di sebuah taman dengan panggung besar di sudut taman, riuh rendah penonton membisingi tempat itu, berteriak untuk meminta seseorang melakukan pertunjukannya sekali lagi. Light stick berbagai warna diperlihatkan, digerakkan oleh masing-masing penonton. Lampu sorot dari berbagai sudut panggung menyinari seseorang di atas sana, bulan purnama cantik berada di langit malam dihiasi oleh gemerlapnya bintang gemintang di berbagai cakrawala.
“Kalian ingin lagi~?”
Lantunan pertanyaan begitu lembut diucapkan, sesosok wanita dengan dress selutut berwarna [f/c] tengah memegang microphone sembari tersenyum manis berdiri di atas panggung.
“Ingin!
Seruan penuh keinginan dilontarkan penonton kepadanya, wajah-wajah penuh kegembiraan terlukis di masing-masing penonton. Seruan itu membuat wanita cantik, Kirima [Name] terkekeh pelan, jemarinya memperbaiki anak rambut [h/c] yang berantakan akibat aktivitasnya serta semilir angin.
“Baiklah, kita lakukan encore! Bersenang-senanglah sampai kalian merasa puas~!” putusnya disahuti teriakan sukacita dari penjuru taman.
❍
Tit! Tit!
Suara alarm berbunyi berulangkali, menjalankan tugasnya membangunkan sang pemilik tidak peduli jika pemilik merasa terganggu dan menggerutu.
Tuk!
Suaranya terhenti, pertanda sang pemilik sudah bangun. Terlihat sebuah tangan putih berada di atas jam digital, bergerak pelan tanpa berniat menjauhinya. Tangan putih itu milik seorang wanita berusia 20 tahun yang masih terbaring di atas pulau kapuk nyamannya.
Wanita itu masih memejamkan mata, enggan untuk membuka matanya. Paras cantik menampilkan wajah kelelahan karena telah menghabiskan waktu sehariannya untuk konser di depan penggemarnya. Ya, dialah Kirima [Name], seorang penyanyi dari salah satu agensi ternama di Jepang.
Ting!
Dentingan halus menyapanya, membuat ia mau tak mau membuka mata. Tangannya meraba nakas, mencari ponsel dengan malas.
Tap!
[Name] mengambil ponselnya, bangkit dari berbaring sembari menguap kecil. Netranya menatap sebuah notifikasi dari manajer dari layar kunci ponsel. Segera ia membuka layar kunci dan pergi ke aplikasi pesan, membaca keseluruhan isi pesan.
"Nanti pemotretan dengan Ryu-kun," gumam [Name] sembari menghela napas pelan, jemarinya digerakkan, membalas pesan tersebut.
Seusai itu, ia meletakkan kembali ponsel di atas nakas. Tatapannya mengarah langit-langit kamar, senyuman simpul diperlihatkan olehnya.
"Kupikir hari ini bakal off day seperti yang dibilang oleh manajer," gumam [Name].
To be continued!
Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top