Here Forever [Yandere!Kise x Reader]

Mahouka balik, setelah kemarin habis UTS Fisika dan nggak tau gimana hasilnya //cry

Oke sebenernya ini request, cuma Mahouka lupa siapa yang nge-request //slap

enjoy~!

warning: OOC, disturbing content, typo(s), de-el-el


=~=~=~=~=

[Your Name] menggigit bibir bawahnya pelan, entah mengapa belakangan ini ia merasa seperti diawasi. Jujur saja, kalau memang ia memiliki penguntit, apa pula alasan orang ini untuk menguntitnya? Ia tidak cantik, tidak pintar, dan tidak begitu menarik, apa alasannya untuk memiliki seorang penguntit?

Rumahnya sudah semakin dekat, dan ia merasa orang yang mengawasinya juga semakin memperdekat jarak langkahnya 'sial... sial' umpatnya dalam hati

Ia semakin mempercepat langkahnya dan tanpa sadar berlari. Ia mendengar orang yang mengawsinya juga mulai berlari 'sedikit lagi...' katanya saat sedikit lagi memegang pagar rumahnya

Saat beberapa centi lagi tangannya menyentuh pagar rumahnya, sebuah kain menutupi mulut dan hidungnya, semakin ia menghirup kain itu, semakin buram juga penglihatannya

Hal terakhir yang ia lihat adalah manik yang sewarna dengan madu

=~=~=~=~=

[Your Name] membuka matanya perlahan, pandangannya masih agak kabur, sekujur tubuhnya sakit dan nyeri, terutama pada bagian tangan, kaki dan lehernya. Pasalnya kakinya dan tangannya dirantai, dan lehernya sakit karena tidur dengan posisi duduk

Ia memandangi sekeliling ruangan, suasana seperti disebuah kamar mewah nan megah, ia tidak mengingat bagaimana ia bisa berada didalam keadaan ini. Saat ia baru saja ingin berteriak minta tolong, ia sadar dimulutnya terikat sebuah kain yang membuatnya sulit berbicara

Ia tidak tahan untuk tidak menangis, dan isakannya semakin lama semakin terdengar karena tangisnya yang juga semakin kencang

Brak

[Your Name] terkejut ketika mendengar pintu disamping kanannya terbuka, menampakkan laki-laki bersurai pirang dan bermanik madu "oh~ [Your Name]-cchi! Ohayou~" katanya dengan semangat

Laki-laki itu mendekat kearahnya, lalu membungkuk menyamakan tinggi wajah mereka "aku senang sekali akhirnya kau bangunssu~" katanya sambil membelai lembut pipi [Your Name]

[Your Name] agak risih lalu menjauhkan wajahnya dari tangan laki-laki itu "kenapa kau tidak ingin kupegang?" tanyanya dengan wajah yang agak datar dan tatapan yang dingin

"ah~ aku lupa membuka bekapan mulutmussu" katanya sama seperti sebelum [Your Name] menjauhkan kepalanya

[Your Name] terdiam, menatap laki-laki ini dengan tatapan heran, kenapa bisa sifatnya bisa berubah-ubah seperti itu "kau siapa hah!?" teriak [Your Name] sesaat setelah pembekapnya dibuka

"jahat! kau lupa padaku?" kata laki-laki itu "namaku Kise Ryouta, kau tidak ingat kita satu sekolah dasarssu" jelasnya

[Your Name] terdiam, berusaha mengingat laki-laki ini "ne~ [Your Name]-cchi, kau ingat anak laki-laki yang selalu kau tolong karena diejek karena mirip perempuan dulussu?"

"oh!" [Your Name] ingat, anak laki-laki ini dulu adalah teman sekelasnya yang cengeng dan penakut "ternyata itu kau" kata [Your Name] "lepaskan aku Kise, kau—"

Belum sempat [Your Name] mengeluarkan sumpah serapahnya pada laki-laki dihadapannya, laki-laki itu menciumnya dengan paksa. [Your Name] memberontak, tetapi laki-laki itu malah memegang tengkuknya "mhhmm...!"

Kise menghentikan ciumannya setelah [Your Name] kehabisan nafas begitu pula dengannya "ah~ bibirmu manis sekali, ku tidak tahu seberapa ingin aku melakukannya"

[Your Name] bergidik jijik, jujur itu ciuman pertamanya, dan laki-laki dihadapannya ini tidak lebih dari seorang laki-laki maniak yang mesum "terasa sangat menjijikkan" kata [Your Name] tanpa pikir panjang

Kise menatapnya dengan tatapan kelam sebelumnya "kurasa aku harus melakukan sesuatu dengan lidahmu yang setajam pedang itussu" katanya dingin, lalu mengambil sesuatu dari kantung celananya

Pisau lipat berukuran sedang dengan ujungnya yang tajam berada ditangan kanan Kise "apa yang akan kau lakukan brengsek!?" tanya sekaligus teriak [Your Name]

Laki-laki itu tidak menjawab, malah memegang pipi kanan [Your Name] dengan tangan kirinya, memaksa [Your Name] membuka mulutnya. [Your Name] menutup rapat mulutnya, takut apa yang akan terjadi kedepannya

Kise terus memaksa mulut [Your Name] terbuka, dan setelah beberapa lama melakukannya, mulut [Your Name] terbuka, lalu Kise memegang lidah [Your Name] dengan jari tangan kirinya, lalu memotongnya dengan pisau lipat ditangan kanannya

"kau tahu, sesukanya aku padamu, bukan berarti aku tidak bisa melukaimu" kata Kise dingin

"Arghhh..." erangan sakit dan memilukan menggema diseluruh ruangan. Erangan [Your Name] yang lidahnya dipotong tidak membuat Kise merasa bersalah

[Your Name] menangis sesenggukan, darah terus mengalir dari dalam mulutnya karena lidahnya yang dipotong "ah~ padahal aku suka saat kau berbicara" kata Kise "tetapi kau suka mengatakan hal yang buruk, jadi lebih baik lidahmu kupotong sajassu" kata Kise lalu membuang daging kecil yang diketahui sebagai lidah [Your Name] kesembarang arah

[Your Name] masih sesenggukan, rasa sakit serta perih menyelimuti mulutnya "kau tahu [Your Name], aku benar-benar menyukaimu" kata Kise memegang pipi [Your Name] "tidak, tidak aku tidak menyukaimussu... aku mencintaimu~"

[Your Name] menatap Kise dengan tatapan tidak suka "berhenti menatapku seperti itu atau matamu juga kuhilangkan seperti lidahmu" kata Kise sambil mendekatkan pisau lipatnya pada mata [Your Name]

[Your Name] mengalihkan pandangannya "aku ingat saat masih sekolah dasar kau juga sangat kasar, tetapi disaat yang sama sangat pedulissu. Itu yang kusuka darimu" jelas Kise "kau tahu, aku sangat sedih kau tidak memilih SMP Teikō menjadi sekolah menengahmu" kata Kise "tapi aku sangat senang kau memilih Kaijo dan akupun mulai mengawasimussu!"

[Your Name] mengutuk dirinya sendiri karena memilih Kaijo, harusnya ia kesekolah lain saja "jangan panggil aku penguntit, penguntit itu sangat hina" kata Kise "aku lebih suka kau panggil pengamatmu"

"kau tahu, kau akan disini bersamaku selamanya~" kata Kise "karena aku mencintaimu dan kau juga harus mencintaiku"

=~=~=~=~=

cerita awal Mahouka maunya main tonjok-tonjokan(?) tapi kayaknya membosankan, dan akhirnya Mahouka inget Kise adalah salah satu karakter yang sering dibully baik langsung dan tidak langsung(?). terus gimana kalau Kise yang biasanya cuma bilang 'hidoi!' malah nggak suka?

tapi kayaknya disini ngak ngena -_- try again later maybe?

oh~ dan yang merasa merequest ini, tolong PM Mahouka

Ok see you next OneShots!

MK♥

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top