I'm Absolute (?)

Untuk yang kesekian kalinnya aku membuat fanfic yang bergenre 'Imouto-Nii' Kyaaa~ *berfangirling ria
(*≧∇≦*) Okay.. langsung aja

Maafkan kalau OOC, Gaje, bikin mual, pusing muntah, dll *eh(?) #abaikan

----

Tap Tap

Koridor tampak sepi namun,hanya suara langkah kaki yang terdengar di sepanjang koridor ini..

Sang surya mulai menuju ke tempat peristirahatannya. Para siswa-siswi yang mengikuti kegiatan eskul mulai meninggalkan sekolah, namun tidak dengan gadis bersurai merah ini dengan tatapan datar, dia melihat peringkat hasil ujian yang minggu lalu diadakan.-

1. Akashi Seijuuro
2. Akashi ( your name )
3. Midorima Shintarou
4. ....

Gadis itu tengah menatap kosong ke arah mading, melihat namanya di angka kedua.. dan tentu saja Akashi Seijuuro yang merupakan kakak kembarnya sendiri selalu berada di urutan pertama..
Dan dia selalu lebih unggul dibandingkan Aku.

" Aku pasti dihukum lagi " ucap ( your name ) lalu beranjak dari sana menuju ke kelasnya, mengambil tas selempangnya lalu beranjak ke luar sekolah menuju mobil mewah yang tengah parkir didepan sekolah sana..

" kau terlambat 15 menit!! Apa kau tak tau kita sangat disiplin waktu? " ucap Seijuuro datar terkesan dingin(?)

# Anoo.. kalau disini Akashi aku panggil Seijuuro soalnya kalo Akashi itu nama marga reader-chan juga, jadi nanti pada bingung .-. #

" Sumimasen Sei-Nii-sama " ucap ( your name ) berkata datar sambil menatap mata Heterocomnya. Seijuuri malah menatap balik kepada ( your name ) lalu dengan cepat ia menolehkan kepalanya ke arah yang berlawanan..

" jangan mengulanginnya lagi " ucap Seijuuro sambil menghela nafas. ( your name ) hanya menganggukkan kepalanya.

" jalan "

" Baik, Akashi-sama "

---

" Seijuuro "

" Hai' Otou-sama "

" apa kamu mendapat peringkat 1 lagi ? "

" Hai' "

Ya~ percakapan itu sering terjadi ketika hasil ujian akan dikeluarkan, jika salah satu dari mereka tak bagus dalam sesuatu maka sang Ayah akan menghukum mereka..

Suasana itu pun berlanjut hening, hanya suara gesekan antara sendok, garpu dengan piring, sampe ketika..

" ( your name ) "

" Hai' Otou-sama ? " ucap ( your name ) menghentikan acara makannya

" apa kamu mendapat peringkat dua lagi ? "

" Hai' Otou-sama. Sumimasen " ucapmu. Ketika kamu mendongakkan kepala melihat ke arah Ayahmu, terlihat perubahan ekspresi

" mulai sekarang jadwal mu Ayah tambah, tidak ada lagi permainan gitar! " ( your name ) tampak terkejut dengan itu dan ia hanya menahan air mata yang hampir jatuh dari kelopak matamu, ( your name ) ingin menolak namun semua apa yang dikatakan Ayahnya adalah mutlak.

" Otou-sama bukankah itu agak keterlaluan? Itu hobinya " ucap Seijuuro

" Seijuuro apa kau menentangku? " ucap sang Ayah yang tengah memicingkan mata ke arah Seijuuro

" Sumimasen Otou-sama " ucap Akashi berdiri lalu membungkukkan badannya. Setelah itu ia lalu menarik tangan ( your name ) yang sedang menahan tangisnya. Ia membawa ( your name ) menuju ruang musik.

" Kau tak perlu berhenti bermain gitar " ucap Akashi. ( your name ) lalu mendongakkan kepalanya melihat Akashi yang menunjukkan wajah khawatirnya

" nee, Sei-nii-sama apa kamu mau mengiringi laguku untuk yang terakhir kalinnya? "

" apa kau tak dengar, kau tak perlu berhenti bermain gitar "

" tapi Otou-sama menyuruhku berhenti " ucap ( your name ), air matanya yang ia tahan sedari tadi akhirnya keluar

" karena Okaa-sama aku mencintai basket, karena Okaa-sama kamu mencintai gitar. Sekarang, apa kamu mau membuang harapan Okaa-sama ? " ucap Akashi. ( your name ) menggeleng dengan cepat

" nah sekarang berhentilah menangis. Kita akan berlatih kuda " ucap Seijuuro menepuk kepala ( your name ) lalu meninggalkannya di ruang musik sendirian

Flashback

" nee~ Okaa-sama ini apa " ( your name ) kecil mendekat ke Ibunya yang sedang memainkan gitar

" ini gitar ( your name )-chan. Kamu mau memainkannya? " dengan wajah yang berbinar-binar ( your name ) menganggukan kepalanya

" nee.. Okaa-sama aku ingin menjadi penyanyi " ucap ( your name ) riang

" baiklah, nanti Ibu akan melihat mu menyanyi ya? " ( your name ) lalu menganggukan kepalanya dengan mantap

" demo.. kenapa hidung Okaa-aama berdarah ? " mendengar itu Ibunya hanya tersenyum sambil melap hidungnya.

Flashback Off

------

Keesokan harinya

" ohayou gozaimasu ( your name )-san " ucap Kuroko yang muncul tiba-tiba. Dan itu membuat mu sedikit kaget

" Tetsuya-kun jangan membuatku kaget " ucap ( youre name ) sambil kembali melamun

# Kalo reader-chan aku kasih agak sopan dikit make sulfik -kun atau -san tapi, tetap manggil nama depan ^^ . Tapi kalau dia udah jengkel banget sama orangnya dia gak bakal pake sulfik lagi ^^ #

" Sumimasen, Anoo.. ( your name )-san hidung mu berdarah " ucap Kuroko dan itu sedikit membuat ( your name ) kaget. Ia lalu menyentuh hidungnya, darah.

" Tetsuya-kun jangan beritau Sei-nii-sama tentang ini " ucap ( your name ) sambil mengelap hidungnya menggunakan tisu

" apa kamu gak berniat buat periksa ke dokter ? "

" aku gak punya waktu untuk itu Tetsuya-kun, sekarang jadwal ku ditambah karena aku selalu berada di dibawah Sei-nii-sama"

" Demo.. " ucapan Kuroko terpotong ketika mendengar seseorang membuka pintu secara kasar

BRAK!!

" ( your name )-cchi!!! " panggil Kise yang muncul tiba tiba

" ada apa Kise-kun "

" Akashi-cchi... Akashi-cchi... " ucapnya terbata bata

" berbicaralah dengan benar Kise!! " ucap ( your name ) tajam. Kise lalu meneguk ludahnya dan berpikir ' dia benar-benar adik Akashi-cchi '

" Akashi-cchi akan dihajar oleh Haizaki-cchi ssu" mendengar itu mata ( your name ) membulat dengan sempurna. Dengan cepat ia bergegas mengikuti Kise

---

" Teme.. beraninya kau membuatku keluar dari tim basket " ucap Haizaki, ia lalu memegang kerah baju Seijuuro. Namun Seijuuro hanya menatapnya datar, Haizaki mulai melayangkan tinjunya.

" hentikan Shogo!! " ucap ( your name ) mendekat ke arah mereka berdua

" Cih.. " Haizaki lalu melepaskan tangannya dari kerah milik Akashi

" kau bukan Akashi yang absolute, mau mengikuti Akashi ? Tak punya masa depan heh~ " ucap Haizaki lalu menjilat ibu jarinya. ( your name ) hanya terpaku mendengar ucapan Haizaki. Memori tentang ucapan Ayahnya dan juga.. Ibunya lalu terputar di memorinya. Karena tak sanggup ( your name ) akhirnya terduduk dengan posisi tangan menutupi telingannya dengan mata yang terpejam..

" ( your name )-cchi " ucap Kise menyentuh bahu ( your name ). Begitu juga dengan Kuroko, ia menatap Haizaki dengan pandangan suram.

" Nee, Shogo apa kita bisa berbicara sebentar " ucap Seijuuro memicingkan matanya, ( your name ) lalu mendongakkan kepalanya. Mendengar itu Haizaki lalu menyeringai, perasaan tak enak mulai menyelimuti ( your name )

" berbicara lah dengan otot mu " Dan benar saja. Haizaki mulai melayangkan pukulannya yang sempat tertunda

BUGH!! BRUKK!!

" Kyaa~ "

Bersambung .-.
OK, Disini aku mau buat 2 chapter. Soalnya nanti kepanjangan .-.

Sampai jumpa di Next Chapter Jaa Nee~ ^-^)/


Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top