Prolog

Suara tembakan terdengar jelas. Malam yang seharusnya sunyi kini begitu tegang. Di perbatasan desa kana dan desa gawa terlihat begitu mencekam. Pancaran cahaya helikopter tersorot di satu titik. Rumah kecil yang telah rusak.

"Kalian bisa mendengarku?"

"Bisa kapten."

Pria yang menggunakan alat TCAPS sebagai penghubung dengan pasukannya tersenyum kecil. Dia melepas TCAPS headset dari telinganya.

"Baiklah, ini waktuku."

-

-

Haloo guyss author balik lagi nih😂😂 author tau kalian kangen sama Nura dan Akito. Nah kali ini author buat cerita tentang anak-anak mereka Lo. Yang pastinya nggk kalah seru. Next part ya guys.

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top