TWO YEARS LATER....

Haleoo!!

Ini cerita sambungan dari THE BEGINNING, semoga suka ya!

Catatan: nama member yang ikut berpartisipasi tidak dicantumkan karena si hamster (leader) lupa siapa aja yang ikut waktu itu.

÷÷÷÷÷
Sudah 2 tahun setelah gigitan Jane di lehernya. Andi merasa hidupnya berubah 180 derajat.

Akibat gigitan itu dia berubah menjadi makhluk aneh.

Pernah dengar kanibal? Mungkin kalian hanya mendengarnya di novel atau dongeng sebelum tidur dari cucu untuk kakeknya.

Ya, Andi menjadi kanibal karena gigitan Jane. Tapi dia bukan kanibal sembarangan.

Dia masih berwujud sebagai manusia biasa (jelas aja). Dia masih bisa makan makanan manusia. Tapi entah kenapa dia selalu menginginkan daging manusia, terutama di malam Jum'at. Walau begitu, Andi berusaha untuk menahan hasrat liarnya itu.

Namun ada saat-saat dimana seorang manusia begitu menggoda; begitu terlihat lezat dan kenyal saat ia makan. Manusia tersebut lewat di hadapannya, seakan berusaha menguji Andi.

"Lagi ngapain lu, Ndi?" Tanya gadis itu dengan perlahan sembari mendudukan bokongnya tepat disamping Andi yang sedang termenung.

Andi terkesiap. Sungguh! Demi Dewa dan Dewi langit beserta jajarannya, ia sangat-sangat haus akan daging manusia. Terlebih daging... er, Johanna—si gadis yang duduk di sebelahnya.

Tidak. Ia tak boleh nyences. Ia tak boleh ngiler melihat sosok Johanna yang aduhai -salah- bikin lapar perutnya yang butuh daging mentah manusia itu. Astaga, ia butuh pelampiasan. Atau ia akan termakan nafsu dunia-salah lagi- nafsu kanibalismenya ini. Ia tak mau hal itu terjadi. Dia masih punya nurani.

Oke, kali ini ia tak boleh kegabah lagi. Bisa-bisa semua orang tahu jika dirinya sebenarnya bukan lagi manusia normal.

'Aku harus memikirkan caranya untuk menghindar dari Johanna' batinnya dalam hati.

Namun, sebelum dia bergerak sedikit untuk menghindar dari Johanna, wanita itu sudah merayu Andi terlebih dahulu.

"Ayolah, Andi-kyut.... Setidaknya temeninlah gue makan. Gue laper, nih!"

'Oh may gad, Johanna! Pliisss, for the love of kentutnya Zeus, STOP TALKING ABOUT 'MAKAN'!!! Gue MAKAN lo betulan baru ribut!' Andi hanya bisa berteriak dalam otaknya sementara raut wajahnya dipaksanya agar terlihat sedingin mungkin. Gini-gini Andi punya manner juga loh!

Tapi, jujur saja, hampir tiap hari Johanna memanggilnya 'Andi-kyut' dan selalu mengajaknya untuk....hang out bareng dia. Only dia! Dan anehnya, tidak ada cewek lain yang mau deket-deket ama dia! Ada untungnya juga sih...

Andi tidak tahu hasrat ini bisa ia tahan sampai kapan. Apakah ia harus bikin Johanna patah hati dulu agar cewek itu menjauhinya?

Dan andi merasakan getaran  terhadap sesuatu yang ia tidak tahu....
matanya memerah dan tubuhnya mengering....  dan ia melihat johanna telanjang dihadapan nya dan melorotkan celana dalam nya , johana turun ke selangkangan andy dan mulai melakukan aksi nya yang tak senonoh itu

"Andi-kyut~ kok kamu jadi bengong gitu sih? Mikirin akyu yah?" Tiba-tiba Andi tersadar dari pikiran nistanya, dia langsung merinding ketika melihat Johanna mengedip-ngedipkan mata ke arahnya, padahal dia kanibal! Pasti ini gara-gara sarapan otak orang mesum yang dia makan tadi pagi.

"Nggak kok!" Sahut Andi. Padahal saat ini jantungnya sudah bergemuruh kencang. Ditambah dengan Johanna yang luar binasa seksinya. Hadehh....terkutuklah otak yang dia makan buat sarapan tadi!

Kalau tau begini, mestinya dia makan otaknya Brad pitt atau Calvin Klein aja biar tambah keren maksudnya *muntah berjamaah*.

Kalau tahu begini, mestinya dia tanya dulu sama Jane tentang apa yang harus dilakukan seorang kanibal saat jatuh cinta.

Apa dia jatuh cinta saat ini? Kalau sama dagingnya Johanna sih iya!

Tapi masalahnya, masa dia harus mencari Jane sih?

Dan lagi, dia harus menghindari satu makhluk paling ganas di muka bumi ini : cewe ganjen yang minta dicipok, eh salah, dilayani maksudnya.

Jadi, sekarang Andi harus bertanya pada Jane terlebih dahulu atau melayani Johanna? Ah, bagaimana jika kedua-duanya?

Maka Andi pun berjalan dengan Johanna di sisinya, menuju rumah Jane yang hanya terletak beberapa blok dari tempat ia duduk tadi.

Hening mengiasi keduanya. Hanya gesrekan dan tarikan manja tangan Johanna yang terus meminta agar Andi meliriknya—atau mungkin merayunya?

Malam itu, dibawah sinar bulan tanpa adanya pencahayaan dari lampu jalan, Andi justru memincingkan matanya.

Siapa lagi jika tidak kepada Johanna?

Di balik gelapnya malam itu, pupil/? Andi berubah warnanya. Jika sedari dulu berwarna Hitam pekat, kini menjadi merah. Semerah darah.

"Hey... Andi-kyutku sayang"

"Hmmm... Apa Johanna?" kata cowok itu tersenyum miring. Oke, sepertinya saking laparnya dia, separuh pikirannya sudah terkontaminasi antara ingin memakan daging cewek itu atau ingin melakukan hal 'itu'.

"Entah kenapa semakin lama aku melihatmu, aku jadi semakin lapar. Kamu beneran seksi And. Boleh kumakan?"

"Hah?"

Suasana pun berubah hening. Butuh loding lama buat cowok itu untuk bisa memahami maksud Johanna. Sesaat kemudian Andi menyadari sesuatu yang salah dengan cewek itu.

Mata emerald cewek itu juga berwarna merah seperti  dirinya. Sewarna bulan yang berwarna merah darah.

Johana menarik tubuh Andi mendekat ke diri nya.... Johana merasakan nafas terburu Andi ...dia merasa takut atas kehadiran Johanna,
"Apa yang kamu lakukakan Johanna ?"
Johanna hanya tersenyum lalu merasakan panas tubuh Andi semakin naik...
"Diri mu penuh kemarahan,"
kata Johanna dan Andy mengerang saat Johanna mencabut sesuatu dari lehernya,
"Setiap kanibal memiliki senjata,
senjata mu telah tumbuh dan keluar tepat pada waktu nya," kata Johanna memperlihatkan pisau yang tadi ia cabut dari leher Andi dan Johanna berjalan menjauh dari Andi
"NIkmati first hunt mu, babby," kata Johanna.

Dan andi menarik tangan Johanna dan bernyanyi lagu snsd "tell me whyyyyyyyy, wae mami mami jakku hendeullini, nan yeogi yeogi ne yeope ijanhny, jeongsin charyeo lion heart heart heart....."

Johanna langsung mimisan ketika melihat tingkah absurd Andi. Darah mengalir deras dari hidungnya, hingga seluruh tubuhnya berubah menjadi warna merah.

Melihat betapa semakin menawannya rupa Johanna saat ini, Andi pun segera menyeret Johanna ke rumah Jane, untuk dia nikmati sendiri.

Jane menganga lebar saat melihat Andi yang membawa Johanna berdiri dihadapannya.

"Hebat juga, akhirnya kau bisa membawa seorang manusia!" Pekik Jane, senang.

"Kau mau aku membuat dia jadi sushi?" Tawar Jane lagi.

"Ng....Jane? Dia kanibal." Jawab Andi.

Rahang Jane serasa mendarat ke lantai.

"APAAAA!!??" Teriaknya hingga membuat seluruh kawanan hamster terbangun dari hibernasi panjang.

TO BE CONTINUED....

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top