• Veritas by Einar •

Enam kandidat. Tiga negara. Satu tujuan.

Legenda berkata bahwa siapa pun yang memiliki Tarikh Daslaenad, sang kaisar digdaya di masa lalu, akan mendapat kekuatan yang tak terbatas dan akan menguasai benua.

Kekaisaran telah lama runtuh, menyisakan tiga negara yang bertikai dari masa ke masa. Ketika Tarikh Daslaenad disebutkan ditemukan di kota suci, ketiganya mengirimkan siswa terbaiknya untuk berpartisipasi dalam turnamen persahabatan untuk merayakan perdamaian semu.

Tentu saja, di balik fasad penuh senyum, para remaja itu memiliki misi memperebutkan Tarikh yang akan mempertaruhkan nasib negara mereka.

Siapakah pemenangnya?

"In Ferro, Veritas."

In Ferro, Veritas. Di dalam pedang, terdapat kebenaran.

Menang, adalah kebenaran bagi Qasalon? Pedang, adalah kebenaran? Besi, adalah kebenaran?

Atau kekerasan yang adalah kebenaran?

"Veritas, Vitae Magistra."

Kebenaran, adalah guru kehidupan. Tetapi, bagaimana cara menentukan sebuah kebenaran adalah yang paling benar?

Kebenaran, adalah guru kehidupan? atau kehidupan, yang adalah guru kebenaran?

Dia tidak ada di dalam indra. Kehadirannya tidak terbatas fisik maupun yang meta. Kemudian, bagaimana ia bisa diterima oleh keterbatasan, sebagaimana inti dunia yang manusia tinggali.

Karena, manusia yang bebas, tidak akan pernah menemukan kebenaran sejati. Lantas, dahaga ini bisa dipuaskan dengan apalagi?

"Einar"

"Dia, yang diharapkan bisa berjalan sendirian. Dia, yang dimaksudkan untuk bertarung seorang diri. Dia, yang dibina hanya untuk dirinya sendiri."

"Kemudian, dipanggil untuk berjalan dengan orang lain. Ditempatkan untuk bertarung bersama. Digantungkan kehormatan satu negara."

Background

Einar, seorang murid tunggal dari satu-satunya master yang menguasai gaya bertarung 'Tipu Muslihat', yang memadukan teknik pedang ganda dan ilusi. Sebuah gaya berpedang yang dilarang selama berabad-abad, karena terkesan seperti perpaduan pedang dengan sihir.

Kaisar Qasalon, terpaksa mengirim Einar yang asing dan sulit diatur untuk memperebutkan Tarikh Daslaenad, berharap elemen kejutan dari gaya bertarungnya yang tak dikenal negara lain dapat memberi keuntungan bagi negara mereka.

Baginya, bertarung bukan hanya sekedar menebas sesuatu, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual. Jika kemudian sampai pada persimpangan, Veritas mana yang harus Einar pilih? Pedangnya, atau dahaganya?

Moodboard Character

*Pinterest x Canva

*Picrew for his generally looks

*Picrew for his earings and behavior



Catatan : /saya selingkuh ke naskah baru lagi./

Masih ga percaya Einar keterima :")

Bermain roleplay adalah keinginan saya sejak lama, apalagi saat itu NPC juga lagi ada event-nya. RP juga salah satu event yang bikin saya pengen masuk komunitas ini. Meski sebenernya sangat doki-doki, tapi saya juga sangat antusias, sangking antusiasnya saya khawatir itu bisa mengganggu orang lain.

Einar, ini sebenernya tokoh dari cerita saya yang lain. Jika di dunia aslinya dia dan Makyla adalah partner in crime, disini mereka menjadi guru dan murid. Namun, mereka tetaplah berbeda, mereka orang yang sama dengan latar belakang yang berbeda.

Project ini akan menyuguhkan kisah dari berbagai sudut pandang para peserta turnamen. Jika kamu penasaran dengan bagaimana pov peserta lain akan kisah ini, jangan lupa untuk mampir ke-work yang lain juga, ya.

Semoga saya tidak menjadi penghambat dan bisa menyelesaikan event ini dengan baik.



With Love,

Thngsgtldr.


Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top