« Questions 6 »

== Unknown entered the chatroom ==

Rei : Gaes....

Ben : Napa?

Rei : *inhale* KITA DAPAT PERTANYAAN!!

Jeff : Eh copot gigi copot.

E.J : Dari siapa? *makan ginjal*

Rei : Eh E.J lu dari mana aja?

Ben : Biasa, E.J baru pulang dari mengelana pencarian ginjal.

E.J : Bacot, gue abis dari misi.

Rei : Okay okay, tuan Slenderman mana?

Slenderman : Memanggilku?

Rei : Kebetulan ada bapak di sini, ada pertanyaan untuk bapak dan saudara-saudara bapak.

Slenderman : Hmm sepertinya makhluk mortal ada yang penasaran dan tertarik padaku.

Rei : Yeu~ langsung saja pertanyaannya dari Della_Dandelion :

Rei : Langsung dijawab aja tuan Slenderman bersaudara.

Slenderman : Terima kasih telah memberi pertanyaan kepada saya selaku pemilik mansion dan juga ketua--"

Ben : Slendy langsung ke intinya saja -_-

Jeff : Keburu lahiran pisau gue

Rei : Pisau memangnya bisa melahirkan Jeff? Lu sekolah di mana?

Jeff : Bi--

Slenderman : *sigh* Kalian jangan berbicara dulu, saya tengah menjawab.

Rei : Okay key, silahkan :U

Slenderman : Soal itu, saya sudah memiliki pendamping hidup kok.

Rei : NANE!?

Ben : *tersedak memory card*

Jeff : *tersedak biji apel*

E.J : *muncrat darah*

Everyone except Slendy : KITA PUNYA MAMA!?!?

Slenderman : Hm?? Kalian bicara apa? Tentu saja yang selama ini mendampingi hidup saya walau secara teknis saya immortal adalah Raven Black *tiba-tiba seekor burung gagak terbang ke bahu Slenderman*

Everyone except Slenderman : *face palm*

Rei : Next questions!!

Offenderman : Oh wahai engkau gadis mortal~ sungguh aku tak mengira kau akan memberiku sebuah pertanyaan. Well mengapa bunga Dandelion jika aku bisa memberikanmu seribu buket mawar merah~? Ayo kita mulai cinta hasrat yang membara dengan kelopak mawar---"

Rei : Okay okay Next!

Trenderman : Hmm...*perbaiki kacamatannya* [Jangan tanya mengapa ia pakai kacamata padahal gak punya mata] well kalau soal itu, *tunjuk Slenderman* Slendie kau terlalu memikirkan soal kertas-kertasmu yang menyampah di hutan. Intinya, dia pemikir tapi dia memikirkan hal yang tidak perlu.

Slenderman : It's not trash, it's art.

Trenderman : Offenderman, kau terlalu sibuk dengan mawarmu sehingga kau tak sadar kalau kau tidak mendapatkan cinta manapun hanya dengan berjalan membawa mawar. Intinya dia itu Penggoda kesepian, dan berakhir menggoda dirinya sendiri.

Offenderman : I could careless about what you say *masih manciumi mawarnya*

Trenderman : Splendorman, kau terlalu banyak membuang waktumu untuk bermain pesta teh dengan Sally. Intinya dia itu korupsi waktu.

Splendorman : Hoho jangan begitu Trendy.

Trenderman : kalau aku--

Slenderman : Kau terlalu lama untuk memilih baju untuk dikenakan. Lebih tepatnya plinplan.

Rei : *sweatdrop* Well...Next!

Splendorman : Hal yang membuatku sedih? Hohoho Splendid tidak pernah mengenal apa itu kesedihan!

Rei : Okay, Next!

Trenderman : Tidak.  menurutmu mengapa aku mengoleksinya jika pada akhirnya aku jual?

Rei : Well i guess that's everything. Terima kasih atas pertanyaannya :D bagi yang telah mengirim pertanyaan bersabarlah, kami akan segera menjawab.

Slendy's brother : Bye.





== Unknown leave the chatroom ==

Bạn đang đọc truyện trên: AzTruyen.Top